WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerak cepat ditunjukkan Satreskrim Polres Wonogiri setelah mengungkap dugaan kasus pelecehan seksual berupa begal pantat yang menggegerkan warga Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Seorang pria berinisial M (27), warga Kecamatan Eromoko, berhasil diamankan petugas hanya dalam waktu kurang dari lima jam sejak laporan diterima aparat kepolisian.
Kasus ini langsung menjadi perhatian masyarakat lantaran aksi yang diduga dilakukan pelaku disebut bukan pertama kali terjadi. Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku bahkan mengaku telah berulang kali menjalankan modus serupa di sejumlah wilayah.
Peristiwa tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berinisial S (19), warga Kecamatan Manyaran. Kejadian itu terjadi saat korban sedang berkendara di ruas Jalan Manyaran–Watukelir, tepatnya di sekitar kawasan SPPG Manyaran pada Senin (18/5/2026) petang.
Usai menerima laporan, Satreskrim Polres Wonogiri langsung bergerak melakukan penelusuran. Hasilnya, terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat sebelum didalami lebih lanjut di Mapolres Wonogiri.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengakui aksinya telah dilakukan lebih dari satu kali.
“Pelaku mengakui perbuatannya dan berdasarkan pengakuannya, aksi tersebut telah dilakukan sekitar empat kali,” jelasnya.
Pengakuan tersebut membuat kasus ini semakin menjadi perhatian. Hingga kini, tercatat sudah ada dua korban yang melaporkan kejadian serupa dengan dugaan pelaku yang sama.
Polisi pun membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang kemungkinan pernah mengalami tindakan serupa, khususnya warga di wilayah Manyaran, Wuryantoro, hingga Eromoko. Langkah ini dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Dari hasil penyelidikan sementara, modus yang digunakan pelaku terbilang sederhana namun dinilai cukup meresahkan. Pelaku diduga mendekati perempuan yang sedang berkendara di jalan dengan berpura-pura menanyakan arah tujuan. Setelah itu, korban dibuntuti sebelum dugaan tindakan pelecehan dilakukan.
Pola tersebut kini menjadi fokus penyelidikan aparat guna menelusuri kemungkinan lokasi kejadian lain serta memastikan jumlah korban secara keseluruhan.
Sementara itu, Satreskrim Polres Wonogiri masih terus mendalami perkara dan membuka peluang pengembangan penyidikan apabila ditemukan korban tambahan atau fakta baru dalam kasus ini.
Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Wonogiri guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

14 hours ago
11


















































