Tukang becak, ojol hingga kuli bangunan menerima paket beras 5kg dari Gerakan Solusi Indonesia (GSI) di kawasan Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Selasa (10/3/2026). SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerakan Solusi Indonesia (GSI) turun ke jalan membagikan ratusan paket berisi beras 5 kg kepada warga tak mampu di kawasan Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Selasa (10/3/2026).
Dari pantauan di lapangan, antrean mengular tetapi rapi. Karena sistem pembagian paket beras dengan kupon, sehingga warga yang mengantre tertib.
Tidak hanya warga Solo, ada dari Sukoharjo, Wonogiri hingga Klaten. Mereka yang setiap hari mengadu nasib di Kota Bengawan.
”Tiba-tiba dapat beras 5kg. Barokah, bisa buat makan anak istri dimasak di rumah” kata kuli bangunan, Triyanto (38) sambil meneteng beras asli Delanggu itu.
Begitu juga dengan dua sahabat dari ojek online (ojol). Yakni Deni (35) dan Heri (56). Keduanya tampak semringah tiba-tiba mendapatkan rezeki di tengah keduanya istirahat usai mengantar penumpang.
”Sangat terbantu. Pulang tidak hanya bawa uang, tetapi beras. Ya 5kg bisa buat berhari-hari di keluarga,” aku Deni diamini Heri usai entre di Gladag.
Manajer Program GSI, Asep Abdullah berterima kasih kepada warga Solo dan sekitarnya yang sudah mengantre dengan tertib. Aksi bagi-bagi beras kepada masyarakat tak mampu yang dilakukan oleh Gerakan Solusi Indonesia (GSI) saat bulan Ramadan untuk memperkuat solidaritas kepedulian sosial.
”Mari bersama-sama peka terhadap lingkungan sekitar. Jika kita peduli, maka hubungan sesama masyarakat akan kuat dan terus harmonis,” terang dia.
”Bulan puasa adalah momentum kita bersyukur serta memupuk solidaritas,” harapnya.
Selian itu kata dia, bagi-bagi paket beras juga sebagai salah satu upaya mencari solusi persoalan masyarakat di sektor pangan. Beras menjadi satu-satunya barang yang dibutuhkan masyarakat. Bahkan jika dibawa pulang, akan bermanfaat untuk satu keluarga.
”InsyaAllah beras bermanfaat. Oleh-oleh dibawa pulang ke rumah setelah seharian kerja. Beras yang kami bagaikan juga membeli dari petani lokal. Dari rakyat untuk rakyat,” ungkap dia.
Dia menambahkan, GSI membagikan beras sebanyak 500 paket yang disebar di sejumlah titik dengan sasaran kaum marjinal atau yang membutuhkan. Di antaranya di pusat Kota Solo sebagai titik pertemuan masyarakat sebanyak 100 paket beras masing-masing beratnya 5kg.
”Tidak hanya beras. Untuk Ramadan ini juga bagi-bagi takjil kepada masyarakat yang masih di jalan saat jam buka puasa. Harapan kami ini terus berlanjut di berbagai daerah,” jelasnya. (*)
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

5 hours ago
5

















































