Ugal-ugalan Sambil Ayun Celurit, 3 Remaja di Sleman Berakhir Celaka

10 hours ago 8
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor | Kreasi AI

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi nekat tiga remaja yang diduga hendak menebar teror di jalanan berakhir memalukan sekaligus tragis. Bukannya berhasil menakut-nakuti korban, mereka justru tumbang sendiri setelah motor yang ditunggangi menabrak tugu di pinggir jalan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Godean–Pedes, tepatnya di wilayah Dusun Menulis, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Ketiga remaja tersebut sebelumnya dilaporkan berkendara menggunakan sepeda motor Kawasaki KLX sambil membawa senjata tajam jenis celurit. Aksi mereka sempat meresahkan pengguna jalan lain karena melakukan intimidasi hingga mengayunkan senjata.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 02.30 WIB saat seorang pengendara berinisial DAN (18) melintas di lokasi bersama rekannya.

“Pengendara sepeda motor Kawasaki KLX bersama kedua pemboncengnya mendahului (sepeda motor) pelapor lagi, sambil membleyer kendaraanya dan kedua pembonceng di belakang mengayun-ayunkan dua bilah celurit,” ujar Iptu Argo.

Tak hanya mengintimidasi, pelaku juga diduga sempat menyabetkan senjata tajam ke arah korban. Merasa terancam, korban kemudian berinisiatif membuntuti pelaku yang melaju ke arah selatan.

Namun aksi berbahaya itu tak berlangsung lama. Saat melintas di kawasan Dusun Menulis, pengendara motor KLX kehilangan kendali hingga akhirnya menghantam tugu di sisi jalan. Benturan keras membuat ketiganya terjatuh.

Petugas Polsek Moyudan yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara, polisi mendapati tiga remaja beserta sepeda motor dan dua bilah celurit yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Akibat kecelakaan itu, dua pelaku mengalami luka dan harus dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan. Sementara satu pelaku lainnya berinisial WF (17), warga Argomulyo, Sedayu, yang tidak mengalami luka langsung diamankan ke Mapolsek Moyudan.

“Barang bukti yang didapatkan petugas berupa 1 unit sepeda motor jenis Kawasaki KLX dan 2 bilah senjata tajam jenis celurit. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polsek Moyudan,” jelasnya.

Aksi ketiga remaja tersebut juga sempat viral di media sosial. Dalam salah satu unggahan akun X, disebutkan para pelaku melakukan aksi ugal-ugalan sambil mengayunkan celurit hingga akhirnya terjatuh setelah menabrak tugu.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kami selalu meningkatkan patroli malam guna meminimalisir aksi kekerasan dan akan bertindak tegas kepada pelaku kejahatan jalanan,” tegas Argo.

Ia juga mengimbau agar para remaja tidak berada di luar rumah pada jam rawan, yakni antara pukul 22.00 hingga 04.00 WIB, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal jalanan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|