103 Casis Mulai Diktukba di SPN Hinai

8 hours ago 8

STABAT – Sebanyak 103 calon siswa (casis) Polri Tahun Anggaran 2026 siap menjalani Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Kabupaten Langkat. Para casis sebelumnya telah mengikuti masa orientasi dan pembinaan awal sebagai bekal sebelum memasuki pendidikan resmi.

Kepala SPN Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Wiyono Eko Prasetyo, mengatakan pembukaan pendidikan dilaksanakan pada Senin (20/7). Seluruh peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang telah lolos proses seleksi melalui polres masing-masing.

“Para casis telah mengikuti orientasi yang meliputi pembagian pleton, pemeriksaan kesehatan, pembagian perlengkapan lapangan, gladi, serta pembinaan rohani dan mental di masjid maupun gereja SPN,” ujar Wiyono, Minggu (19/7).

Ia menjelaskan, dari 103 peserta tersebut terdiri atas 83 calon Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), lima calon penyidik, empat calon personel Polair, serta peserta dari jalur kompetensi khusus seperti rekrutmen proaktif, teknik sipil, perkebunan, perikanan, peternakan, musik, dan humas.

Seluruh rangkaian orientasi dan pengasuhan dipimpin Kompol Anjas Asmara bersama para komandan peleton pengasuh, yakni Ipda Sumarno, Ipda Nimrot, Ipda Padang, dan Ipda Christian.

Sebelum pendidikan dimulai, keluarga besar SPN Polda Sumut juga menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kelancaran pelaksanaan penyambutan casis dan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.

Tim Sekretariat Panitia, Pembina Siti Maryam bersama Ipda Brimen, menyebut seluruh tahapan penerimaan telah dipersiapkan secara matang guna mendukung proses pendidikan yang berkualitas.

“Sebanyak 103 casis telah diterima dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Ini merupakan tugas mulia karena SPN memiliki peran penting mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional,” kata Brimen.

Ia berharap pendidikan di SPN Polda Sumut mampu melahirkan personel Bhayangkara yang berintegritas, adaptif, humanis, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. (ted/ila)

STABAT – Sebanyak 103 calon siswa (casis) Polri Tahun Anggaran 2026 siap menjalani Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Kabupaten Langkat. Para casis sebelumnya telah mengikuti masa orientasi dan pembinaan awal sebagai bekal sebelum memasuki pendidikan resmi.

Kepala SPN Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Wiyono Eko Prasetyo, mengatakan pembukaan pendidikan dilaksanakan pada Senin (20/7). Seluruh peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang telah lolos proses seleksi melalui polres masing-masing.

“Para casis telah mengikuti orientasi yang meliputi pembagian pleton, pemeriksaan kesehatan, pembagian perlengkapan lapangan, gladi, serta pembinaan rohani dan mental di masjid maupun gereja SPN,” ujar Wiyono, Minggu (19/7).

Ia menjelaskan, dari 103 peserta tersebut terdiri atas 83 calon Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), lima calon penyidik, empat calon personel Polair, serta peserta dari jalur kompetensi khusus seperti rekrutmen proaktif, teknik sipil, perkebunan, perikanan, peternakan, musik, dan humas.

Seluruh rangkaian orientasi dan pengasuhan dipimpin Kompol Anjas Asmara bersama para komandan peleton pengasuh, yakni Ipda Sumarno, Ipda Nimrot, Ipda Padang, dan Ipda Christian.

Sebelum pendidikan dimulai, keluarga besar SPN Polda Sumut juga menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kelancaran pelaksanaan penyambutan casis dan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.

Tim Sekretariat Panitia, Pembina Siti Maryam bersama Ipda Brimen, menyebut seluruh tahapan penerimaan telah dipersiapkan secara matang guna mendukung proses pendidikan yang berkualitas.

“Sebanyak 103 casis telah diterima dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Ini merupakan tugas mulia karena SPN memiliki peran penting mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional,” kata Brimen.

Ia berharap pendidikan di SPN Polda Sumut mampu melahirkan personel Bhayangkara yang berintegritas, adaptif, humanis, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. (ted/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|