Sembelih 5.000 Hewan Kurban, Kejeruan Metar Bilad Deli XI dan Aliyah Rizq Farm Cetak Rekor ASEAN dan Asia

3 hours ago 1

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Yayasan Al Fatih, Palu Manan, Hamparanperak, Deliserdang, Rabu (27/5) berlangsung meriah dan bersejarah. Kurban akbar dipimpin Delphi El Hazmih gelar Datok Setia Bentara Kanan (ketua panitia) berhasil menyembelih 5.000 hewan hingga meraih penghargaan bergengsi ASEAN Record dan Asia Record.

Pelaksanaan Salat Ied turut dihadiri Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Muhammad Fauzi, S.I.Kom., M.H beserta permaisuri, Bupati Deliserdang diwakili Drs. Zainal Abidin Hutagalung, M.AP (asisten I), CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. Datok Sri Mohamad Nor Ashraf gelar Datok Sri Abiasatiya Wira Negara Diraja KMBD, Syech Adnan Magharib, Pimpinan Yayasan Al Fatih H. Tasimin M.T gelar Datok Indra Sakti Diraja KMBD dan  Direktur The Herdsmen Pte. Ltd. Sri Ridzwan Syed gelar Datok Sri Haluan Indera Wangsa Diraja KMBD.

Salat Ied dipimpin Hadi Muslim, S.Sos gelar Datok Setia Tuan Imam Diraja KMBD dan khutbah Idul Adha disampaikan Muhammad Mukhlis gelar Datok Setia Diraja KMBD. Setelah pelaksanaan ibadah, penyembelihan hewan kurban pertama dilakukan YTAM Muhammad Fauzi, dilanjutkan Dato Sri Syech Adnan Magharib dan Dato Sri Mohamad Nor Ashraf.

Ribuan hewan kurban berupa lembu dan kambing kemudian didistribusikan kepada masjid dan masyarakat kurang mampu di Kota Medan dan sekitarnya. Sebagian lainnya diolah menjadi daging kaleng berbumbu untuk dikirim kepada peserta kurban di Singapura dan Malaysia. Kulit hewan kurban dimanfaatkan untuk kebutuhan industri kulit sebagai bentuk pemanfaatan maksimal hasil kurban.

Momen paling bersejarah terjadi saat Ketua Juri ASEAN Record Ms. Gillian Ooi menyerahkan piagam penghargaan ASEAN Record dan Asia Record kepada Datok Sri Mohamad Nor Ashraf, CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd atas pencapaian kurban 5.000 ekor hewan. Pencapaian melibatkan persaingan dari 11 negara di ASEAN dan 47 negara di Asia. Penghargaan tersebut disambut meriah karena dinilai membawa nama Medan Tanah Deli Bumi Melayu ke perhatian internasional.

Bupati Deliserdang kagum atas pelaksanaan kurban akbar. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menunjukkan semangat ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu yang berjalan harmonis bersama syiar Islam.

Hal senada disampaikan Syech Adnan Magharib sebelum menutup sambutan dengan doa. Ia menyebut penghargaan internasional menjadi simbol persaudaraan umat Islam serumpun Melayu lintas negara.

YTAM Muhammad Fauzi mengapresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung acara. Mulai dari Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd, Yayasan Al Fatih, The Herdsmen Pte. Ltd, panitia, Juru Sembelih Sejahtera (Juleha), Anak Melayu Bersatu (Ambe), perangkat desa Hamparanperak hingga masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

YTAM Muhammad Fauzi menegaskan Idul Adha bukan sekadar seremoni tahunan. Tetapi momentum memperkuat persatuan umat, budaya Melayu dan nilai kemanusiaan melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Dengan capaian 5.000 hewan kurban serta pengakuan ASEAN Record dan Asia Record, perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Hamparanperak resmi tercatat sebagai salah satu pelaksanaan kurban terbesar dan paling bersejarah di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Sumut Fajri Akbar, S.H gelar Datok Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD, Anggota DPRD Deliserdang Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag gelar Datok Satria Cakra Wangsa Diraja KMBD dan Prof. dr. Ridha Darmajaya, Sp.BS (K) gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri. (dmp)

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Yayasan Al Fatih, Palu Manan, Hamparanperak, Deliserdang, Rabu (27/5) berlangsung meriah dan bersejarah. Kurban akbar dipimpin Delphi El Hazmih gelar Datok Setia Bentara Kanan (ketua panitia) berhasil menyembelih 5.000 hewan hingga meraih penghargaan bergengsi ASEAN Record dan Asia Record.

Pelaksanaan Salat Ied turut dihadiri Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Muhammad Fauzi, S.I.Kom., M.H beserta permaisuri, Bupati Deliserdang diwakili Drs. Zainal Abidin Hutagalung, M.AP (asisten I), CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. Datok Sri Mohamad Nor Ashraf gelar Datok Sri Abiasatiya Wira Negara Diraja KMBD, Syech Adnan Magharib, Pimpinan Yayasan Al Fatih H. Tasimin M.T gelar Datok Indra Sakti Diraja KMBD dan  Direktur The Herdsmen Pte. Ltd. Sri Ridzwan Syed gelar Datok Sri Haluan Indera Wangsa Diraja KMBD.

Salat Ied dipimpin Hadi Muslim, S.Sos gelar Datok Setia Tuan Imam Diraja KMBD dan khutbah Idul Adha disampaikan Muhammad Mukhlis gelar Datok Setia Diraja KMBD. Setelah pelaksanaan ibadah, penyembelihan hewan kurban pertama dilakukan YTAM Muhammad Fauzi, dilanjutkan Dato Sri Syech Adnan Magharib dan Dato Sri Mohamad Nor Ashraf.

Ribuan hewan kurban berupa lembu dan kambing kemudian didistribusikan kepada masjid dan masyarakat kurang mampu di Kota Medan dan sekitarnya. Sebagian lainnya diolah menjadi daging kaleng berbumbu untuk dikirim kepada peserta kurban di Singapura dan Malaysia. Kulit hewan kurban dimanfaatkan untuk kebutuhan industri kulit sebagai bentuk pemanfaatan maksimal hasil kurban.

Momen paling bersejarah terjadi saat Ketua Juri ASEAN Record Ms. Gillian Ooi menyerahkan piagam penghargaan ASEAN Record dan Asia Record kepada Datok Sri Mohamad Nor Ashraf, CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd atas pencapaian kurban 5.000 ekor hewan. Pencapaian melibatkan persaingan dari 11 negara di ASEAN dan 47 negara di Asia. Penghargaan tersebut disambut meriah karena dinilai membawa nama Medan Tanah Deli Bumi Melayu ke perhatian internasional.

Bupati Deliserdang kagum atas pelaksanaan kurban akbar. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menunjukkan semangat ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu yang berjalan harmonis bersama syiar Islam.

Hal senada disampaikan Syech Adnan Magharib sebelum menutup sambutan dengan doa. Ia menyebut penghargaan internasional menjadi simbol persaudaraan umat Islam serumpun Melayu lintas negara.

YTAM Muhammad Fauzi mengapresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung acara. Mulai dari Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd, Yayasan Al Fatih, The Herdsmen Pte. Ltd, panitia, Juru Sembelih Sejahtera (Juleha), Anak Melayu Bersatu (Ambe), perangkat desa Hamparanperak hingga masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

YTAM Muhammad Fauzi menegaskan Idul Adha bukan sekadar seremoni tahunan. Tetapi momentum memperkuat persatuan umat, budaya Melayu dan nilai kemanusiaan melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Dengan capaian 5.000 hewan kurban serta pengakuan ASEAN Record dan Asia Record, perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Hamparanperak resmi tercatat sebagai salah satu pelaksanaan kurban terbesar dan paling bersejarah di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Sumut Fajri Akbar, S.H gelar Datok Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD, Anggota DPRD Deliserdang Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag gelar Datok Satria Cakra Wangsa Diraja KMBD dan Prof. dr. Ridha Darmajaya, Sp.BS (K) gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri. (dmp)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|