Gelar Pelatihan, Indomaret dan Sunco Bersinergi dengan Pemkab Langkat Bawa UMKM Naik Kelas

14 hours ago 10

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing dan naik kelas, Indomaret dan Sunco bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menggelar Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Kabupaten Langkat, Rabu (8/7). Melalui pelatihan ini, produk-produk lokal diharapkan dapat memenuhi standar untuk dipasarkan di jaringan ritel modern seperti Indomaret.

​Development Manager Indomaret Medan, Boris Anderson, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Langkat yang telah memfasilitasi kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa program ini menyasar pelaku usaha mapan maupun pemula demi memperluas jangkauan pasar produk lokal Langkat.

​”Pelatihan ini memberikan pembekalan strategis dan keilmuan agar produk yang dihasilkan pelaku UMKM mampu menembus pasar modern. Kami ingin mengedukasi mereka tentang bagaimana mengelola produk dari hulu ke hilir agar siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Boris.

​Meski peluang masuk ke gerai ritel modern terbuka lebar, Boris mengingatkan adanya proses kurasi yang ketat. Pelaku UMKM wajib memenuhi sejumlah standardisasi, antara lain kepemilikan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi Halal, pencantuman tanggal kedaluwarsa yang jelas, serta kualitas kemasan yang rapi, aman, dan tidak bocor.

​Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga simulasi praktis pengemasan produk yang aman dan estetik untuk menarik minat konsumen. Selain itu, digelar pula peragaan pembuatan produk makanan oleh chef profesional. Langkah ini sejalan dengan program Indomaret yang menyediakan lapak khusus bagi Mitra UMKM di halaman gerai mereka.

​Sebagai bentuk dukungan konkret, penyelenggara membagikan bantuan stimulan berupa timbangan digital serta doorprize modal usaha berbentuk gerobak jualan kepada para peserta.

​Komitmen Pemerintah Daerah

​Merespons inisiatif tersebut, Plt Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menegaskan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkab Langkat berkomitmen penuh untuk terus mengawal pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas.

​Tiorita mengimbau para pelaku UMKM untuk menjadikan momentum pelatihan ini sebagai pijakan meningkatkan standardisasi usaha secara konsisten.

​”Pelaku UMKM harus terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kebersihan dan keamanan pangan, melengkapi legalitas usaha, serta menjaga konsistensi kuantitas produksi. Dengan begitu, kepercayaan konsumen akan terjaga dan produk asal Langkat akan mampu bersaing kuat di pasar modern,” pungkas Tiorita. (adz)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing dan naik kelas, Indomaret dan Sunco bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menggelar Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Kabupaten Langkat, Rabu (8/7). Melalui pelatihan ini, produk-produk lokal diharapkan dapat memenuhi standar untuk dipasarkan di jaringan ritel modern seperti Indomaret.

​Development Manager Indomaret Medan, Boris Anderson, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Langkat yang telah memfasilitasi kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa program ini menyasar pelaku usaha mapan maupun pemula demi memperluas jangkauan pasar produk lokal Langkat.

​”Pelatihan ini memberikan pembekalan strategis dan keilmuan agar produk yang dihasilkan pelaku UMKM mampu menembus pasar modern. Kami ingin mengedukasi mereka tentang bagaimana mengelola produk dari hulu ke hilir agar siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Boris.

​Meski peluang masuk ke gerai ritel modern terbuka lebar, Boris mengingatkan adanya proses kurasi yang ketat. Pelaku UMKM wajib memenuhi sejumlah standardisasi, antara lain kepemilikan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi Halal, pencantuman tanggal kedaluwarsa yang jelas, serta kualitas kemasan yang rapi, aman, dan tidak bocor.

​Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga simulasi praktis pengemasan produk yang aman dan estetik untuk menarik minat konsumen. Selain itu, digelar pula peragaan pembuatan produk makanan oleh chef profesional. Langkah ini sejalan dengan program Indomaret yang menyediakan lapak khusus bagi Mitra UMKM di halaman gerai mereka.

​Sebagai bentuk dukungan konkret, penyelenggara membagikan bantuan stimulan berupa timbangan digital serta doorprize modal usaha berbentuk gerobak jualan kepada para peserta.

​Komitmen Pemerintah Daerah

​Merespons inisiatif tersebut, Plt Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menegaskan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkab Langkat berkomitmen penuh untuk terus mengawal pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas.

​Tiorita mengimbau para pelaku UMKM untuk menjadikan momentum pelatihan ini sebagai pijakan meningkatkan standardisasi usaha secara konsisten.

​”Pelaku UMKM harus terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kebersihan dan keamanan pangan, melengkapi legalitas usaha, serta menjaga konsistensi kuantitas produksi. Dengan begitu, kepercayaan konsumen akan terjaga dan produk asal Langkat akan mampu bersaing kuat di pasar modern,” pungkas Tiorita. (adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|