BINJAI – Suasana di tempat hiburan malam (THM) Samudera Selatan, Jalan Gunung Kawi, Kelurahan Bhakti Karya, Binjai Selatan, mendadak ricuh saat tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggelar razia, Minggu (12/7/2026) dini hari. Ratusan pengunjung yang tengah menikmati hiburan panik dan berusaha menyelamatkan diri begitu mengetahui kedatangan petugas.
Berbagai cara dilakukan untuk menghindari pemeriksaan. Ada yang nekat memanjat dan melompati pagar setinggi lebih dari satu meter, berdesakan hingga menabrak petugas, bahkan beberapa pengunjung terlihat menangis setelah gagal melarikan diri.
Razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Saber Bersinar 2026 yang digelar BNNK Binjai bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP Pemko Binjai.
Kepala BNNK Binjai Ucok Ferry, mengatakan operasi tidak hanya menyasar THM Samudera Selatan, tetapi juga dua lokasi hiburan lainnya, yakni Kafe Armada dan Kafe Champion di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
“Kami BNN Kota Binjai melakukan kegiatan razia di tiga titik dalam rangka Operasi Saber Bersinar Tahun 2026 sesuai arahan Kepala BNN. Lokasinya di Kafe Armada, Kafe Champion, dan Samudera Selatan,” ujar Ucok.
Pantauan di lokasi, razia sempat diwarnai kepanikan massal. Sejumlah pengunjung berhamburan keluar sesaat setelah petugas tiba. Kondisi itu memunculkan dugaan informasi razia kembali bocor, sebagaimana yang disebut pernah terjadi pada operasi sebelumnya.
Beberapa pekan lalu, razia di lokasi yang sama disebut terkendala karena gerbang utama digembok pengelola. Kali ini, meski petugas datang lebih cepat, sebagian pengunjung tetap lebih dahulu berusaha meninggalkan lokasi.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap ratusan pengunjung di tiga lokasi hiburan malam. Hasilnya, puluhan orang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
BNNK Binjai masih melakukan pendalaman terhadap mereka yang terindikasi positif, termasuk pemeriksaan dan asesmen untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Terhadap yang positif, kami langsung arahkan ke lembaga rehabilitasi. Tim pemberantasan sedang melakukan interogasi, sementara tim rehabilitasi melakukan asesmen,” kata Ucok.
Ia menegaskan, seluruh penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang mengedepankan rehabilitasi bagi pengguna narkotika.
Ucok juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba karena operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala.”Jangan sekali-kali menggunakan narkoba. Suatu saat pasti akan terjaring tes urine oleh BNN. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan bersama TNI, Polri, dan Satpol PP sesuai arahan pimpinan,” tegasnya. (ted/ila)
BINJAI – Suasana di tempat hiburan malam (THM) Samudera Selatan, Jalan Gunung Kawi, Kelurahan Bhakti Karya, Binjai Selatan, mendadak ricuh saat tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggelar razia, Minggu (12/7/2026) dini hari. Ratusan pengunjung yang tengah menikmati hiburan panik dan berusaha menyelamatkan diri begitu mengetahui kedatangan petugas.
Berbagai cara dilakukan untuk menghindari pemeriksaan. Ada yang nekat memanjat dan melompati pagar setinggi lebih dari satu meter, berdesakan hingga menabrak petugas, bahkan beberapa pengunjung terlihat menangis setelah gagal melarikan diri.
Razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Saber Bersinar 2026 yang digelar BNNK Binjai bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP Pemko Binjai.
Kepala BNNK Binjai Ucok Ferry, mengatakan operasi tidak hanya menyasar THM Samudera Selatan, tetapi juga dua lokasi hiburan lainnya, yakni Kafe Armada dan Kafe Champion di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
“Kami BNN Kota Binjai melakukan kegiatan razia di tiga titik dalam rangka Operasi Saber Bersinar Tahun 2026 sesuai arahan Kepala BNN. Lokasinya di Kafe Armada, Kafe Champion, dan Samudera Selatan,” ujar Ucok.
Pantauan di lokasi, razia sempat diwarnai kepanikan massal. Sejumlah pengunjung berhamburan keluar sesaat setelah petugas tiba. Kondisi itu memunculkan dugaan informasi razia kembali bocor, sebagaimana yang disebut pernah terjadi pada operasi sebelumnya.
Beberapa pekan lalu, razia di lokasi yang sama disebut terkendala karena gerbang utama digembok pengelola. Kali ini, meski petugas datang lebih cepat, sebagian pengunjung tetap lebih dahulu berusaha meninggalkan lokasi.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap ratusan pengunjung di tiga lokasi hiburan malam. Hasilnya, puluhan orang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
BNNK Binjai masih melakukan pendalaman terhadap mereka yang terindikasi positif, termasuk pemeriksaan dan asesmen untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Terhadap yang positif, kami langsung arahkan ke lembaga rehabilitasi. Tim pemberantasan sedang melakukan interogasi, sementara tim rehabilitasi melakukan asesmen,” kata Ucok.
Ia menegaskan, seluruh penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang mengedepankan rehabilitasi bagi pengguna narkotika.
Ucok juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba karena operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala.”Jangan sekali-kali menggunakan narkoba. Suatu saat pasti akan terjaring tes urine oleh BNN. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan bersama TNI, Polri, dan Satpol PP sesuai arahan pimpinan,” tegasnya. (ted/ila)

20 hours ago
12

















































