Senina 2026 di STMIK Methodist Binjai: Perkuat Sinergi Akademik untuk Transformasi Digital Berkelanjutan

11 hours ago 6

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Methodist Binjai kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan budaya akademik melalui suksesnya penyelenggaraan Seminar Nasional Informatika dan Edukasi (Senina) 2026, Sabtu (11/7).

Seminar digelar di Ruang Seminar STMIK Methodist Binjai Jalan Jenderal Gatot Subroto, Bandar Senembah, Kota Binjai. Diselenggarakan secara hybrid, seminar ini diikuti ratusan dosen, peneliti, mahasiswa dan praktisi dari berbagai daerah di Indonesia yang berpartisipasi secara luring maupun daring.

Mengangkat tema: Transformasi Teknologi Digital Menuju Kesejahteraan Sosial yang Inovatif dan Berkelanjutan, Senina 2026 menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para akademisi, peneliti dan praktisi.

Pertemuan ini untuk membahas perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence, tata kelola berbasis data serta inovasi pembelajaran sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang lebih maju, adaptif dan berdaya saing.

Acara dibuka secara oleh Wahyudi, S.Kom dan Ratna Zalukhu selaku pembawa acara. Kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Koordinator Kemahasiswaan STMIK Methodist Binjai Drs. Dahrim Sukatendel, M.Pd. Sejak awal kegiatan, suasana seminar berlangsung semarak dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap rangkaian acara.

Ketua Panitia Senina 2026 Tomy Satria Alasi, M.Kom menyampaikan bahwa seminar nasional merupakan bagian dari komitmen STMIK Methodist Binjai dalam membangun ekosistem akademik yang produktif melalui penguatan riset, peningkatan publikasi ilmiah dan perluasan jejaring kerja sama antarperguruan tinggi.

Kolaborasi, lanjut Tomy Satria Alasi, M.Kom, menjadi kunci dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Ketua STMIK Methodist Binjai Dr. Ramen A. Purba, M.Kom menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak transformasi digital melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan artificial intelligence, big data, Internet of Things (IoT), dan teknologi digital lainnya harus diarahkan untuk melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan Senina turut disampaikan Ketua Pembina Yayasan Methodist Indonesia Binjai Peterus, S.H, MM yang diwakili Hendy Rahalim, S.Kom, SH.

Ketua Pembina Yayasan Methodist Indonesia Binjai menilai seminar nasional ini menjadi bukti nyata komitmen STMIK Methodist Binjai dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memperkuat budaya akademik yang inovatif dan kolaboratif.

Senina 2026 menghadirkan tiga guru besar dan pakar nasional sebagai narasumber utama. Prof. Dr. Zakarias Situmorang, M.T, MCE dengan materi berjudul AI-Learning Algorithm. Dibahas tentang penerapan algoritma kecerdasan buatan dalam membangun sistem pembelajaran yang lebih personal, adaptif dan efektif.

Prof. Dr. Ir. Dahlan Abdullah, M.Kom, IPU, ASEAN Eng memaparkan materi berjudul Kebijakan Berbasis Data dan Inteligensi Buatan: Menjamin Transformasi Digital yang Merata dan Akuntabel. Dalam paparannya disorot pentingnya pemanfaatan data dan AI dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan tepat sasaran.

Prof. Dr. Asrul Huda, M.Kom membawakan materi berjudul Revolusi Pembelajaran Cerdas: Membangun SDM Inovatif melalui Ekosistem Digital yang Adaptif. Ia menekankan pentingnya transformasi pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era digital.

Ketiga narasumber menghadirkan perspektif yang komprehensif mengenai perkembangan teknologi informasi dan pendidikan. Diskusi berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi artificial intelligence, transformasi pendidikan, kebijakan berbasis data hingga strategi pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif di era digital.

Seminar nasional ini juga dihadiri sejumlah mitra strategis STMIK Methodist Binjai. Antara lain dari Universitas Budidarma, STMIK Time dan Bapperida Kota Binjai. Kehadiran para mitra memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Setelah seminar pleno, kegiatan dilanjutkan dengan parallel session yang menjadi wadah bagi para pemakalah mempresentasikan hasil penelitian di bidang sistem informasi, kecerdasan buatan, teknologi pendidikan, rekayasa perangkat lunak, data science, jaringan komputer dan transformasi digital.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap kualitas karya ilmiah, panitia memberikan penghargaan pemakalah terbaik kepada peserta dengan artikel dan presentasi terbaik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika STMIK Methodist Binjai. Diantaranya Riandy Yap, M.Kom, Marwa Halim, M.TI, Irwan Jani Tarigan, M.Kom, Suhendri Nasution, M.Si, Anzas Ibezato Zalukhu, M.Kom, Adil Priman Hati Hulu, M.Kom dan Metta Dina Gloria, M.Si. Kehadiran seluruh sivitas akademika menjadi bukti kuatnya dukungan institusi terhadap pengembangan budaya ilmiah yang berkualitas.

Keberhasilan penyelenggaraan Senina 2026 semakin menegaskan posisi STMIK Methodist Binjai sebagai perguruan tinggi yang konsisten menghadirkan forum ilmiah berskala nasional. Melalui kolaborasi akademik, penguatan riset dan pertukaran gagasan inovatif, STMIK Methodist Binjai terus berkontribusi dalam mendorong transformasi digital Indonesia yang inklusif, berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dmp)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|