Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan berkolaborasi dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumatera Utara, APPSI Kota Medan, serta Konilife menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang pasar tradisional dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat MAI Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Selasa (7/7/2026), ini menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Ratusan pedagang Pasar Petisah dan warga sekitar tampak antusias mengikuti layanan kesehatan sejak posko dibuka. Mereka mengantre secara tertib untuk mendapatkan pemeriksaan yang meliputi skrining kepadatan tulang, fungsi paru-paru, serta pengecekan kadar gula darah.
Ketua DPD MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, mengatakan keterlibatan organisasi masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah mengubah paradigma pelayanan kesehatan, dari yang semula berorientasi pada pengobatan menjadi pencegahan melalui deteksi dini.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat dan komunitas pedagang menjadi langkah konkret untuk membantu mewujudkan visi swasembada kesehatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kepuasan dan rasa terbantu yang disampaikan warga hari ini menjadi bukti bahwa model pelayanan yang dinamis dan langsung menyentuh masyarakat seperti inilah yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Khalil.
Sementara itu, Ketua DPC MAI Kota Medan Suwarno, didampingi Sekretaris Zullifkar AB, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan paru-paru kronis.
Menurutnya, para pedagang pasar merupakan kelompok yang rentan mengabaikan kondisi kesehatan karena harus bekerja setiap hari demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Melihat antusiasme warga hari ini, kita tahu bahwa kebutuhan riil itu ada. Kami menjemput bola karena para pedagang kerap tidak memiliki waktu luang untuk melakukan skrining mandiri ke fasilitas kesehatan akibat tuntutan ekonomi harian,” kata Suwarno.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian besar peserta mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Selama ini mereka kesulitan meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan karena aktivitas berdagang yang dimulai sejak dini hari hingga siang.
Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, para pedagang dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga memiliki kesempatan untuk melakukan penanganan maupun perubahan pola hidup sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Bakti sosial tersebut turut dihadiri Wakil Ketua APPSI Sumatera Utara Suwarno, SE, MM yang mewakili Ketua APPSI Sumut Ihwan Ritonga, Wakil Bendahara APPSI Sumut Harinovina, Ketua APPSI Kota Medan Muhammad Siddiq, Satgas MAI Medan Adi Syahputra, serta Kepala Bidang Hukum MAI Medan Andrean Syahputra.
Kegiatan diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya para pedagang pasar tradisional. (map/ila)
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan berkolaborasi dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumatera Utara, APPSI Kota Medan, serta Konilife menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang pasar tradisional dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat MAI Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Selasa (7/7/2026), ini menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Ratusan pedagang Pasar Petisah dan warga sekitar tampak antusias mengikuti layanan kesehatan sejak posko dibuka. Mereka mengantre secara tertib untuk mendapatkan pemeriksaan yang meliputi skrining kepadatan tulang, fungsi paru-paru, serta pengecekan kadar gula darah.
Ketua DPD MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, mengatakan keterlibatan organisasi masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah mengubah paradigma pelayanan kesehatan, dari yang semula berorientasi pada pengobatan menjadi pencegahan melalui deteksi dini.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat dan komunitas pedagang menjadi langkah konkret untuk membantu mewujudkan visi swasembada kesehatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kepuasan dan rasa terbantu yang disampaikan warga hari ini menjadi bukti bahwa model pelayanan yang dinamis dan langsung menyentuh masyarakat seperti inilah yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Khalil.
Sementara itu, Ketua DPC MAI Kota Medan Suwarno, didampingi Sekretaris Zullifkar AB, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan paru-paru kronis.
Menurutnya, para pedagang pasar merupakan kelompok yang rentan mengabaikan kondisi kesehatan karena harus bekerja setiap hari demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Melihat antusiasme warga hari ini, kita tahu bahwa kebutuhan riil itu ada. Kami menjemput bola karena para pedagang kerap tidak memiliki waktu luang untuk melakukan skrining mandiri ke fasilitas kesehatan akibat tuntutan ekonomi harian,” kata Suwarno.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian besar peserta mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Selama ini mereka kesulitan meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan karena aktivitas berdagang yang dimulai sejak dini hari hingga siang.
Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, para pedagang dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga memiliki kesempatan untuk melakukan penanganan maupun perubahan pola hidup sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Bakti sosial tersebut turut dihadiri Wakil Ketua APPSI Sumatera Utara Suwarno, SE, MM yang mewakili Ketua APPSI Sumut Ihwan Ritonga, Wakil Bendahara APPSI Sumut Harinovina, Ketua APPSI Kota Medan Muhammad Siddiq, Satgas MAI Medan Adi Syahputra, serta Kepala Bidang Hukum MAI Medan Andrean Syahputra.
Kegiatan diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya para pedagang pasar tradisional. (map/ila)

8 hours ago
10

















































