BBM Naik Nelayan Wonogiri Jajal Perahu Listrik

12 hours ago 12
Perahu listrikNelayan Wonogiri mulai jajal perahu listrik. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) makin terasa menghantam kehidupan nelayan di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri. Biaya mencari ikan yang terus membengkak membuat banyak nelayan harus memutar otak agar tetap bisa mencari ikan tanpa tekor di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Di saat para nelayan mulai terbebani ongkos operasional harian, langkah tak biasa justru muncul dari jajaran Polres Wonogiri.

Bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Waduk Gajah Mungkur, Dusun Bendorejo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Rabu (13/5/2026), Polres Wonogiri menyerahkan bantuan mesin listrik tempel perahu kepada Kelompok Nelayan Sendang Asri. Bantuan ini langsung diberikan Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo sebagai solusi alternatif di tengah mahalnya BBM yang terus menghantui para nelayan kecil.

Suasana penyerahan bantuan berlangsung hangat. Para nelayan tampak antusias melihat mesin perahu listrik yang digadang-gadang mampu memangkas pengeluaran harian mereka saat mencari ikan di Waduk Gajah Mungkur. Teknologi perahu listrik ini dinilai jauh lebih hemat dibanding mesin berbahan bakar minyak yang selama ini menjadi beban utama nelayan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan penggunaan mesin perahu listrik diharapkan menjadi jawaban atas keresahan nelayan yang selama ini terpukul kenaikan BBM.

“Penggunaan mesin perahu listrik diharapkan dapat membantu meringankan biaya operasional nelayan, terutama di tengah fluktuasi dan kenaikan harga BBM yang berdampak pada aktivitas penangkapan ikan sehari-hari,” ujar AKBP Wahyu Sulistyo.

Tak hanya mengurangi ketergantungan terhadap BBM, penggunaan perahu listrik juga disebut lebih ramah lingkungan dan lebih efisien untuk aktivitas penangkapan ikan di kawasan waduk. Inovasi ini sekaligus menjadi langkah baru dalam modernisasi alat tangkap nelayan tradisional di Wonogiri.

Bantuan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari para nelayan. Ketua Karamba Jaring Apung Waduk Gajah Mungkur, Budi Hardono, mengaku bantuan mesin listrik tempel perahu itu sangat membantu aktivitas para nelayan yang selama ini harus keluar biaya besar hanya untuk membeli BBM.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para nelayan dalam menunjang aktivitas mencari ikan sehari-hari serta membantu mengurangi biaya operasional, khususnya pengeluaran untuk pembelian BBM,” ungkapnya.

Menurut Budi, para nelayan berkomitmen merawat bantuan tersebut agar bisa digunakan dalam jangka panjang dan benar-benar memberi dampak nyata terhadap penghasilan nelayan Waduk Gajah Mungkur.

Di tengah kondisi harga BBM yang belum stabil, hadirnya perahu listrik mulai dilirik sebagai solusi masa depan bagi nelayan kecil. Selain lebih hemat, mesin listrik juga minim suara dan dinilai lebih praktis digunakan di area perairan waduk seperti Gajah Mungkur.

Langkah Polres Wonogiri ini pun mendapat perhatian masyarakat karena dianggap menyentuh langsung kebutuhan nelayan yang selama ini harus berjuang menghadapi mahalnya biaya melaut. Dengan adanya bantuan mesin listrik tempel perahu ini, diharapkan nelayan Waduk Gajah Mungkur bisa tetap produktif tanpa terus dihantui kenaikan BBM yang membuat penghasilan makin tergerus. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|