WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dunia pencak silat di Kabupaten Wonogiri kembali jadi perhatian. Jajaran Tim Formatur Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi resmi dengan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Selasa (12/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Kerja Bupati itu langsung membahas masa depan organisasi IPSI, pembinaan atlet, hingga kondisi persilatan Wonogiri yang disebut tetap solid dan kondusif.
Langkah Tim Formatur IPSI Wonogiri ini menjadi sinyal kuat bahwa kepengurusan baru siap tancap gas membawa dunia pencak silat Wonogiri naik level. Tidak hanya mengejar prestasi di arena pertandingan, IPSI juga ingin menjaga suasana persaudaraan antarperguruan agar tetap adem dan jauh dari gesekan.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, bahkan memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi IPSI Wonogiri yang selama ini dikenal aktif menjaga organisasi sekaligus serius melakukan pembinaan atlet.
“Saya sangat mengapresiasi IPSI Wonogiri sebagai salah satu cabor yang tertib organisasi dan sangat aktif dalam pembinaan prestasi. Koordinasi yang terjalin selama ini dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Forkopimda dalam membina anggotanya sangat baik,” ujar Setyo Sukarno.
Pernyataan itu langsung menjadi perhatian, di tengah tantangan pembinaan olahraga daerah, IPSI justru dinilai mampu menjaga komunikasi dengan pemerintah dan Forkopimda secara harmonis.
Tak berhenti di situ, Setyo Sukarno juga berharap kepengurusan baru IPSI Wonogiri mampu membawa nama daerah semakin dikenal lewat jalur olahraga bela diri.
“Saya berharap IPSI Wonogiri semakin maju dan berprestasi untuk mengangkat nama Wonogiri di bidang olahraga,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Wonogiri terpilih, Weda Hendragiri, memimpin langsung Tim Formatur dalam audiensi tersebut. Ia memaparkan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI sekaligus perkembangan penyusunan kepengurusan terbaru.
Dalam pertemuan itu, Weda juga menegaskan kondisi dunia persilatan di Wonogiri saat ini tetap aman, guyub, dan penuh semangat persaudaraan. Menurutnya, hubungan antarperguruan yang tergabung di IPSI terus dijaga agar tetap harmonis.
“Pencak silat di Wonogiri tetap solid. Kami selalu menjalin silaturahim yang erat antar perguruan anggota IPSI. Komitmen kami jelas, yakni mempertahankan suasana yang nyaman, adem ayem, dan kondusif di Kabupaten Wonogiri,” tegas Weda Hendragiri.
Ucapan Weda tersebut menjadi penegasan bahwa IPSI Wonogiri tidak hanya fokus mencetak atlet juara, tetapi juga menjaga stabilitas sosial melalui pendekatan budaya dan olahraga. Di tengah besarnya basis perguruan silat di berbagai daerah, suasana adem ayem yang terus dijaga IPSI Wonogiri menjadi nilai penting tersendiri.
Audiensi ini sekaligus menjadi langkah awal kepengurusan IPSI Wonogiri periode mendatang dalam menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah. Sejumlah agenda pembinaan atlet, penguatan organisasi, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dipastikan bakal menjadi fokus utama.
Selain membidik prestasi di tingkat regional maupun nasional, IPSI Wonogiri juga siap mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui olahraga serta pendekatan budaya persilatan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan solidnya hubungan antarperguruan, IPSI Wonogiri kini membawa harapan besar agar dunia pencak silat di Kota Gaplek semakin diperhitungkan di tingkat lebih tinggi. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

4 hours ago
9

















































