JARAN KEPANG dan JARAN EDHAN Bikin Heboh Tirtomoyo

12 hours ago 12
InovasiInovasi JARAN KEPANG dan JARAN EDHAN dari Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecamatan Tirtomoyo sedang tancap gas membenahi pelayanan publik hingga urusan pajak lewat dua inovasi unik yang langsung bikin perhatian warga tertuju. Program bertajuk JARAN KEPANG dan JARAN EDHAN kini bergerak masif menyasar dusun-dusun demi mempercepat tertib administrasi kependudukan sekaligus mengejar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026.

Program JARAN KEPANG atau Jemput Bola Tertib Adminduk dan Pelunasan Pajak Bumi Bangunan digerakkan langsung oleh Pemerintah Kecamatan Tirtomoyo bersama pemerintah kelurahan dan TP PKK setempat. Sistem jemput bola ini membuat petugas turun langsung ke lingkungan warga agar pelayanan tidak lagi menunggu masyarakat datang ke kantor.

Wilayah yang disasar cukup luas. Di Kelurahan Tirtomoyo, kegiatan berlangsung di lingkungan Cangkring Lor, Cangkring Kidul, Bugel, Bedingin, Wonolopo, Dawung, Ngemplak, Sembung hingga Pertinggen. Sementara di Kelurahan Ngarjosari, pelayanan menyentuh Balong, Batang, Klampok, Bembem, Kajaran, Gunung Kendil, Ngampel, Banaran sampai Kalialang.

Fokus utama program ini adalah percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD dan sosialisasi pelunasan PBB 2026. Namun bukan cuma itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan inovasi “Genduk PKK Wonogiri” hingga tingkat RT agar program PKK makin dekat dengan masyarakat.

Tim Adminduk Kecamatan Tirtomoyo dibagi menjadi dua kekuatan besar. Tim pertama dipimpin langsung Camat Tirtomoyo, Suyatno, sedangkan Tim II dipimpin Sekretaris Kecamatan Tirtomoyo, Rahmad Ari Windono. Di lapangan mereka turut didampingi Lurah Tirtomoyo, Isti Sundari dan Plt Lurah Ngarjosari, Wartoyo bersama perangkat kelurahan dan pengurus PKK.

Meski sempat diguyur hujan dan banyak warga disibukkan musim tanam, antusiasme masyarakat untuk memiliki KTP Digital tetap tinggi. Warga ramai memanfaatkan kesempatan tersebut karena pelayanan dilakukan langsung di lingkungan mereka tanpa harus antre jauh ke kantor pemerintahan.

Camat Tirtomoyo, Suyatno, memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi seluruh pihak yang ikut bergerak menyukseskan program tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi pemanasan menuju lomba tertib adminduk tingkat Kabupaten Wonogiri tahun 2026 bertajuk Anugerah Kelurahan Nyawiji Migunani.

Lurah Tirtomoyo, Isti Sundari, bahkan memasang target tinggi agar wilayahnya mampu masuk nominasi 30 besar kelurahan terbaik tingkat kabupaten. Tidak hanya itu, Kecamatan Tirtomoyo juga memburu posisi 15 besar kategori Kecamatan Pembina.

Tak berhenti di situ, Pemerintah Kecamatan Tirtomoyo kembali meluncurkan inovasi anyar bernama JARAN EDHAN atau anJangsana RAkor rutiN dEsa Dan keluraHAN. Pertemuan perdana program ini digelar di Balai Desa Girirejo pada Selasa, 5 Mei 2026.

Konsep JARAN EDHAN dibuat berbeda dari rapat biasa. Tim kecamatan yang terdiri dari camat, sekcam, para kasi hingga pendamping desa turun langsung memberikan pembinaan ke desa-desa. Sistem ini dibuat agar persoalan administrasi, pajak hingga pelayanan publik bisa dibahas langsung di lapangan tanpa menunggu masalah menumpuk.

Percepatan pelunasan PBB 2026 menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Tirtomoyo, Ambar Retno Wulandari, meminta seluruh petugas peneliti PBB bekerja lebih maksimal karena target waktu sudah ditentukan.

“Kami menargetkan penelitian objek pajak selesai pada Juni, sehingga pada bulan Juli 2026 nanti, seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Tirtomoyo sudah bisa melunasi PBB secara serentak,” tegas Ambar.

Untuk mempercepat target tersebut, Kepala Bidang Pendapatan BPKAD Kabupaten Wonogiri, Eko Budi Utomo, ikut turun memberikan bimbingan teknis. Ia mendorong pembayaran pajak memanfaatkan teknologi digital seperti QRIS, Mobile Banking hingga E-Wallet agar proses lebih cepat, praktis dan transparan.

Selain fokus pada pajak, JARAN EDHAN juga dipakai sebagai ajang pemantapan menghadapi Anugerah Desa Nyawiji Migunani 2026. Pemerintah Kecamatan meminta seluruh desa mempercepat kelengkapan data inovasi serta aktivasi IKD warga.

“Target kita adalah masuk dalam nominasi 15 besar Kecamatan terbaik dan desa-desa kita bisa menembus 30 besar tingkat kabupaten,” ujar perwakilan Kasi Pelayanan Umum.

Lewat dua inovasi ini, Kecamatan Tirtomoyo menunjukkan gerak cepat memperbaiki pelayanan publik hingga tingkat bawah. Sistem jemput bola yang langsung menyentuh warga dinilai mampu mempercepat tertib administrasi, memperkuat pembayaran pajak daerah, sekaligus membuat pelayanan pemerintahan makin modern dan mudah dijangkau masyarakat. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|