Cemilan Kampung Mendunia: Omzet Keripik Usus Selajaya Sragen Tembus 1 Ton Per Hari

8 hours ago 10
Suasana produksi keripik usus Selajaya di Dukuh Genengsari, Desa Kalikobok, Tanon, Sragen, Jawa Tengah || Foto Huri Yanto

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Siapa sangka, di sebuah sudut kecil Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tersimpan potensi ekonomi yang luar biasa. Tepatnya di Dukuh Genengsari, Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon, aroma gurih bumbu rempah dan usus goreng senantiasa menyelimuti udara, menandakan denyut nadi usaha yang tengah berkembang pesat.

Adalah Erma Sulistyowati (37), sosok di balik kesuksesan Keripik Usus Selajaya. Bermula dari keinginan sederhana untuk mengolah bahan yang sering dianggap sisa menjadi makanan ringan yang lezat, Erma dan suaminya kini telah berhasil membangun sebuah kerajaan kecil keripik usus yang produknya telah merambah ke berbagai pelosok negeri.

Proses Produksi Tradisional dengan Cita Rasa Modern

Setiap harinya, pabrik Keripik Usus Selajaya disibukkan dengan aktivitas pengolahan usus ayam. Tak kurang dari satu ton usus ayam mentah didatangkan dari berbagai pemasok untuk diolah menjadi keripik yang gurih dan renyah. Proses produksinya pun masih mempertahankan cara-cara tradisional, yakni dengan menggunakan tungku kayu bakar.

“Kayu bakar ini memberikan rasa alami yang khas pada keripik usus kami,” ujar Erma saat ditemui di rumahnya yang juga berfungsi sebagai pabrik.

Meskipun menggunakan cara tradisional, Keripik Usus Selajaya tidak melupakan sentuhan modern dalam hal cita rasa. Selain varian original yang gurih alami, tersedia juga varian pedas balado yang menggugah selera. Rahasia kelezatan keripik usus ini terletak pada bumbu rempah pilihan yang meresap sempurna hingga ke dalam usus, serta tekstur renyah yang tahan lama.

Suasana produksi keripik usus Selajaya di Dukuh Genengsari, Desa Kalikobok, Tanon, Sragen, Jawa Tengah || Foto Huri Yanto

Omzet Fantastis dan Jangkauan Pasar yang Luas

Kerja keras Erma dan timnya membuahkan hasil yang manis. Keripik Usus Selajaya kini telah menjadi salah satu camilan favorit di berbagai kota besar di Indonesia. Permintaan yang tinggi membuat omzet Keripik Usus Selajaya mencapai angka yang fantastis, yakni berkisar antara Rp 85.000 hingga Rp 100.000 per kilogramnya.

“Kami sangat bersyukur atas sambutan positif dari masyarakat. Produk kami kini sudah bisa ditemukan di berbagai toko oleh-oleh dan supermarket di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Jakarta, hingga Kalimantan,” ungkap Erma dengan nada bangga.

Dampak Positif bagi Perekonomian Desa

Kesuksesan Keripik Usus Selajaya tidak hanya memberikan keuntungan bagi Erma dan keluarganya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Desa Kalikobok. Saat ini, Keripik Usus Selajaya telah mempekerjakan delapan orang warga sekitar, dan diharapkan dapat terus berkembang sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga desa.

Sebuah Inspirasi bagi Pelaku UMKM

Kisah sukses Keripik Usus Selajaya merupakan bukti bahwa dengan kerja keras, kreativitas, dan ketekunan, usaha kecil pun dapat berkembang menjadi usaha yang besar dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Kisah ini diharapkan dapat menginspirasi para pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan tidak pernah menyerah dalam mengejar impian mereka. Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|