BINJAI — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Binjai terus memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik maupun nonpendidik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan rapat monitoring dan evaluasi kepesertaan yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kota Binjai.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh pekerja di lingkungan Kemenag mendapatkan perlindungan yang optimal, berkelanjutan, dan sesuai ketentuan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai Inggrid Maya Sari, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemenag Kota Binjai dalam mendukung perlindungan bagi para tenaga kerja di bawah naungannya.
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kepastian dan rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja, termasuk tenaga pendidik dan tenaga nonpendidik,” ujar Inggrid, Jumat (15/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sinergi yang terjalin dengan Kemenag Kota Binjai telah membantu memperluas cakupan kepesertaan sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kemenag Kota Binjai atas peran aktifnya dalam mendukung perlindungan tenaga kerja sepanjang tahun 2025.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan pemilik yayasan di lingkungan Kemenag Kota Binjai.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bukti nyata manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga peserta ketika terjadi risiko meninggal dunia.
Pihak Kemenag Kota Binjai menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga pendidik serta tenaga nonpendidik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara kedua instansi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Binjai. (ted/ila)
BINJAI — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Binjai terus memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik maupun nonpendidik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan rapat monitoring dan evaluasi kepesertaan yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kota Binjai.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh pekerja di lingkungan Kemenag mendapatkan perlindungan yang optimal, berkelanjutan, dan sesuai ketentuan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai Inggrid Maya Sari, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemenag Kota Binjai dalam mendukung perlindungan bagi para tenaga kerja di bawah naungannya.
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kepastian dan rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja, termasuk tenaga pendidik dan tenaga nonpendidik,” ujar Inggrid, Jumat (15/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sinergi yang terjalin dengan Kemenag Kota Binjai telah membantu memperluas cakupan kepesertaan sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kemenag Kota Binjai atas peran aktifnya dalam mendukung perlindungan tenaga kerja sepanjang tahun 2025.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan pemilik yayasan di lingkungan Kemenag Kota Binjai.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bukti nyata manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga peserta ketika terjadi risiko meninggal dunia.
Pihak Kemenag Kota Binjai menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga pendidik serta tenaga nonpendidik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara kedua instansi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Binjai. (ted/ila)

1 day ago
8

















































