Tim dosen dari Universitas Negeri Medan dan Universitas Harapan Medan menggelar pelatihan pemanfaatan tools coding dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) bagi guru-guru SD Negeri 060910 Kota Medan pada 18 Juni lalu. Kegiatan tersebut diikuti 20 guru dan bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir komputasional para pendidik di era digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Medan dengan dukungan BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Ketua Tim Pelaksana Putri Maulidina Fadilah, M.Si kepada Sumut Pos di Medan, Rabu (22/7) mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dasar coding dan pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu pembelajaran.
Menurut Putri Maulidina Fadilah, M.Si, penguasaan berpikir komputasional menjadi bekal penting bagi guru sekolah dasar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan sekaligus menghadirkan metode mengajar yang lebih inovatif bagi siswa.
Tim pelaksana kegiatan ini turut beranggotakan Boni Oktaviana Sembiring, M.Kom dari Universitas Harapan Medan, Nurul Ain Farhana, M.Si dari Unimed dan dibantu tiga mahasiswa. Pelaksanaan pelatihan tersebut menghadirkan Putri Harliana, S.T, M.Kom sebagai narasumber utama yang memaparkan materi seputar tools coding dan aplikasi kecerdasan artifisial yang relevan digunakan di lingkungan sekolah dasar.
Dalam pelaksanaannya, para guru tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan perangkat coding dan aplikasi AI menggunakan laptop masing-masing dengan didampingi tim pelaksana dan narasumber. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan peserta mengikuti sesi demonstrasi sekaligus praktik mandiri di sela pemaparan materi.
Kepala SD Negeri 060910 Kota Medan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam testimoninya, kepala sekolah menilai pelatihan tersebut memberi manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi, sekaligus berharap kerja sama antara pihak sekolah dan Universitas Negeri Medan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh salah seorang pengajar di SDN 060910 yang turut menjadi peserta pelatihan.
Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim pelaksana, narasumber dan para guru. Dilaksanakan juga penyerahan Learning Management System (LMS) untuk menunjang kegiatan pembelajaran di SDN 060910 Kota Medan.
Tim pelaksana turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi atas dukungan pendanaan dan fasilitasi melalui platform BIMA sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat semacam ini, Universitas Negeri Medan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam mempersiapkan guru menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. (dmp)
Tim dosen dari Universitas Negeri Medan dan Universitas Harapan Medan menggelar pelatihan pemanfaatan tools coding dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) bagi guru-guru SD Negeri 060910 Kota Medan pada 18 Juni lalu. Kegiatan tersebut diikuti 20 guru dan bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir komputasional para pendidik di era digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Medan dengan dukungan BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Ketua Tim Pelaksana Putri Maulidina Fadilah, M.Si kepada Sumut Pos di Medan, Rabu (22/7) mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dasar coding dan pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu pembelajaran.
Menurut Putri Maulidina Fadilah, M.Si, penguasaan berpikir komputasional menjadi bekal penting bagi guru sekolah dasar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan sekaligus menghadirkan metode mengajar yang lebih inovatif bagi siswa.
Tim pelaksana kegiatan ini turut beranggotakan Boni Oktaviana Sembiring, M.Kom dari Universitas Harapan Medan, Nurul Ain Farhana, M.Si dari Unimed dan dibantu tiga mahasiswa. Pelaksanaan pelatihan tersebut menghadirkan Putri Harliana, S.T, M.Kom sebagai narasumber utama yang memaparkan materi seputar tools coding dan aplikasi kecerdasan artifisial yang relevan digunakan di lingkungan sekolah dasar.
Dalam pelaksanaannya, para guru tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan perangkat coding dan aplikasi AI menggunakan laptop masing-masing dengan didampingi tim pelaksana dan narasumber. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan peserta mengikuti sesi demonstrasi sekaligus praktik mandiri di sela pemaparan materi.
Kepala SD Negeri 060910 Kota Medan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam testimoninya, kepala sekolah menilai pelatihan tersebut memberi manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi, sekaligus berharap kerja sama antara pihak sekolah dan Universitas Negeri Medan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh salah seorang pengajar di SDN 060910 yang turut menjadi peserta pelatihan.
Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim pelaksana, narasumber dan para guru. Dilaksanakan juga penyerahan Learning Management System (LMS) untuk menunjang kegiatan pembelajaran di SDN 060910 Kota Medan.
Tim pelaksana turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi atas dukungan pendanaan dan fasilitasi melalui platform BIMA sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat semacam ini, Universitas Negeri Medan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam mempersiapkan guru menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. (dmp)

15 hours ago
5

















































