Fakultas Pertanian UMSU Dorong Pengembangan Greenhouse Sebagai Inovasi Pertanian Modern

7 hours ago 6

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd beserta Wakil Rektor III UMSU Dr. Rudianto, M.Si, dekan, kepala biro serta mahasiswa fakultas pertanian memanen buah melon hydroponik.

Buah ini hasil kebun greenhouse Fakultas Pertanian UMSU yang dikembangkan di kebun percobaan kampus IV Jalan di Jalan Dwikora, Pasar VI Desa Saentis Percutseituan, Deliserdang, Selasa (21/7).

Fakultas Pertanian UMSU melakukan penamaman buah Melon hidroponik di kebun percobaan dengan model greenhouse sejak setahun lalu. Hal ini sebagai pengembangan dari laboratorium pembelajaran, riset dan inovasi.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd menyampaikan bahwa greenhouse tersebut dibangun sebagai sarana pembelajaran sekaligus pengembangan inovasi bagi sivitas akademika fakultas pertanian. Panen perdana ini merupakan hasil budidaya melon menggunakan sistem hydroponik.

Keberhasilan panen raya tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika. Hasil panen yang manis dan layak jual dinilai sesuai dengan perencanaan awal pembangunan greenhouse.

“Panen raya ini sangat membanggakan kita semua. Sesuai dengan rencana yang telah disusun, greenhouse ini diharapkan mampu menghasilkan tanaman melon yang berkualitas dan layak dipasarkan. Kami berharap program ini dapat menjadi bagian dari ekosistem diversifikasi pendapatan atau usaha UMSU,” kata rektor.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengelola usaha pertanian modern secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan. “Harapannya, mahasiswa mampu mengelola greenhouse secara mandiri setelah lulus dari Fakultas Pertanian UMSU,” tambahnya.

Kedepan, lanjut rektor, UMSU berencana mengembangkan sistem barcode untuk mendukung pemasaran dan distribusi hasil panen. Meminta fakultas pertanian terus melibatkan dosen, mahasiswa dan para praktisi dalam mengembangkan greenhouse sebagai pusat inovasi pertanian modern. Menurutnya, capaian panen perdana ini merupakan langkah awal yang sangat positif.

“Saya melihat ini sebagai perkembangan yang luar biasa karena ini baru panen perdana. Mudah-mudahan panen berikutnya hasilnya lebih banyak dan lebih besar,” ujar Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd.

Apabila pengelolaan greenhouse semakin stabil, menurut rektor, UMSU berencana memperluas pengembangan usaha pertanian lainnya. Kampus masih memiliki lahan yang cukup luas untuk ditanami berbagai komoditas hortikultura yang lebih produktif.

Selain buah melon, UMSU memiliki ekositem rantai pasok pangan berupa, lahan pertanian, kebun, kandang ayam, kolam ikan hingga pabrik air minum.

Dekan Fakultas Pertanian UMSU Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P berharap program budidaya melon melalui greenhouse dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi mahasiswa maupun institusi. “Kami berharap ke depan program ini semakin berkembang dan dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Kegiatan panen melon dilanjutkan dengan melihat inovasi mahasiswa UMSU yang berhasil lolos pada ajang Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) nasional. Produk yang dihasilkan berupa cookies dari daun kelor dan buat bit hingga teh jamelor.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd beserta Wakil Rektor III UMSU Dr. Rudianto, M.Si, dekan, kepala biro serta mahasiswa fakultas pertanian memanen buah melon hydroponik.

Buah ini hasil kebun greenhouse Fakultas Pertanian UMSU yang dikembangkan di kebun percobaan kampus IV Jalan di Jalan Dwikora, Pasar VI Desa Saentis Percutseituan, Deliserdang, Selasa (21/7).

Fakultas Pertanian UMSU melakukan penamaman buah Melon hidroponik di kebun percobaan dengan model greenhouse sejak setahun lalu. Hal ini sebagai pengembangan dari laboratorium pembelajaran, riset dan inovasi.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd menyampaikan bahwa greenhouse tersebut dibangun sebagai sarana pembelajaran sekaligus pengembangan inovasi bagi sivitas akademika fakultas pertanian. Panen perdana ini merupakan hasil budidaya melon menggunakan sistem hydroponik.

Keberhasilan panen raya tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika. Hasil panen yang manis dan layak jual dinilai sesuai dengan perencanaan awal pembangunan greenhouse.

“Panen raya ini sangat membanggakan kita semua. Sesuai dengan rencana yang telah disusun, greenhouse ini diharapkan mampu menghasilkan tanaman melon yang berkualitas dan layak dipasarkan. Kami berharap program ini dapat menjadi bagian dari ekosistem diversifikasi pendapatan atau usaha UMSU,” kata rektor.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengelola usaha pertanian modern secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan. “Harapannya, mahasiswa mampu mengelola greenhouse secara mandiri setelah lulus dari Fakultas Pertanian UMSU,” tambahnya.

Kedepan, lanjut rektor, UMSU berencana mengembangkan sistem barcode untuk mendukung pemasaran dan distribusi hasil panen. Meminta fakultas pertanian terus melibatkan dosen, mahasiswa dan para praktisi dalam mengembangkan greenhouse sebagai pusat inovasi pertanian modern. Menurutnya, capaian panen perdana ini merupakan langkah awal yang sangat positif.

“Saya melihat ini sebagai perkembangan yang luar biasa karena ini baru panen perdana. Mudah-mudahan panen berikutnya hasilnya lebih banyak dan lebih besar,” ujar Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd.

Apabila pengelolaan greenhouse semakin stabil, menurut rektor, UMSU berencana memperluas pengembangan usaha pertanian lainnya. Kampus masih memiliki lahan yang cukup luas untuk ditanami berbagai komoditas hortikultura yang lebih produktif.

Selain buah melon, UMSU memiliki ekositem rantai pasok pangan berupa, lahan pertanian, kebun, kandang ayam, kolam ikan hingga pabrik air minum.

Dekan Fakultas Pertanian UMSU Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P berharap program budidaya melon melalui greenhouse dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi mahasiswa maupun institusi. “Kami berharap ke depan program ini semakin berkembang dan dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Kegiatan panen melon dilanjutkan dengan melihat inovasi mahasiswa UMSU yang berhasil lolos pada ajang Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) nasional. Produk yang dihasilkan berupa cookies dari daun kelor dan buat bit hingga teh jamelor.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|