Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara (FKIP USM) Indonesia sukses menyelenggarakan Pekan Seni dan Olahraga (Porseni) FKIP 2026. Porseni bertema FKIP Aktif, Senang, Inovatif dan Kreatif (ASIK) digelar 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Medan.
Porseni FKIP 2026 dilaksanakan di tiga venue, yaitu Hall USM Indonesia, Lapangan Futsal USM Indonesia dan Aula LPMI USM Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 peserta beserta guru pendamping dari berbagai SD dan PAUD di Kota Medan yang turut memeriahkan setiap rangkaian perlombaan.
Acara ini dihadiri Dekan FKIP USM Indonesia, Dra. Panni Ance Lumbantobing, M.Psi beserta seluruh dosen FKIP USM Indonesia. Kehadiran pimpinan fakultas dan dosen memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, kreativitas dan sportivitas peserta didik sejak usia dini.
Porseni FKIP 2026 secara resmi dibuka Dra. Panni Ance Lumbantobing, M.Psi yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen FKIP USM Indonesia dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik melalui kegiatan yang edukatif, kreatif dan kompetitif.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para peserta, guru pendamping dan seluruh sekolah yang telah berpartisipasi dalam Porseni FKIP 2026. Kegiatan ini menjadi wadah yang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sportivitas dan rasa percaya diri sejak usia dini,” katanya.
Dekan FKIP USM Indonesia berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif dan mampu bersaing secara sehat.
Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan dalam kegiatan ini meliputi futsal, mewarnai, vokal solo, tari kreasi dan fashion show. Setiap perlombaan berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan, menampilkan kemampuan terbaik dari para peserta yang hadir.
Ariston Laia selaku ketua panitia bersyukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang mendapat sambutan luar biasa dari berbagai sekolah di Kota Medan. “Kami sangat bersyukur karena kegiatan Porseni FKIP 2026 mendapat antusiasme yang luar biasa dari berbagai PAUD dan SD di Kota Medan,” ucapnya.
Kehadiran sekitar 400 peserta bersama guru pendamping, lanjut Ariston Laia, menjadi motivasi bagi untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, kompetitif dan menyenangkan bagi anak-anak. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dalam mengembangkan bakat, kreativitas dan kepercayaan diri mereka,” ujar ketua panitia.
Kesuksesan kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor Izone Arcade yang turut berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan acara. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi pengembangan potensi generasi muda.
Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dan kreativitas yang luar biasa dalam setiap cabang lomba. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, Porseni FKIP 2026 juga menjadi sarana mempererat hubungan antara peserta didik, guru pendamping, sekolah dan lingkungan akademik FKIP USM Indonesia.
Pada penutupan kegiatan, Pembimbing Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PGSD FKIP USM Indonesia Jheni Yusuf Saragih, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia dan pihak-pihak yang telah mendukung tkegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, kepala sekolah, dekan dan dosen FKIP, sponsor Izone Arcade serta panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Selama dua hari pelaksanaan, pembimbing HMP PGSD FKIP USM Indonesia melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar untuk berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai proses, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas dan menjalin persahabatan.
“Kami berharap semangat FKIP ASIK dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus aktif, kreatif, inovatif dan berprestasi,” ungkap Jheni Yusuf Saragih saat menutup kegiatan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian lomba, lanjutnya, Porseni FKIP USM Indonesia 2026 berhasil menjadi wadah pengembangan bakat dan minat peserta didik sekaligus memperkuat hubungan antara FKIP USM Indonesia dengan SD dan PAUD di Kota Medan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang memberi manfaat bagi dunia pendidikan serta melahirkan generasi yang kreatif, sportif dan berkarakter sesuai dengan semangat FKIP ASIK. (dmp)

6 hours ago
5

















































