Gudang Sabu Jaringan Cina-Malaysia-Indonesia Digerebek, Polisi Sita 5 Kg dan Ringkus Gondrong

16 hours ago 7

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan gudang penyimpanan narkotika di Jalan Antariksa, Gang Makruf Ujung, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (31/7).

Dalam operasi tersebut, polisi menyita lima kilogram sabu dan menangkap seorang pria berinisial EG (45) alias Gondrong yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional Cina-Malaysia-Indonesia.

Penggerebekan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif selama sekitar sepekan. Informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut menjadi titik awal pengungkapan kasus yang diduga melibatkan sindikat peredaran narkotika lintas negara.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, hasil penyelidikan mengarah pada rumah yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu sebelum diedarkan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.

“Saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan lima bungkus sabu dengan berat keseluruhan lima kilogram. Dalam perkara ini kami mengamankan EG alias Gondrong,” ujar Rafli.

Dari pemeriksaan awal, EG diduga tidak hanya berperan sebagai penyimpan barang haram tersebut. Polisi menduga tersangka merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional yang bertugas menyalurkan sabu sebelum diedarkan kepada para pengedar di berbagai daerah.

“Pelaku merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional. Kami masih terus mendalami peran masing-masing pelaku dalam jaringan ini,” katanya.

Rafli menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Baru yang melakukan surveillance dan pendalaman informasi hingga memastikan lokasi penyimpanan narkotika.

Polisi menduga lima kilogram sabu tersebut akan dipasarkan di Kota Medan serta sejumlah kabupaten dan kota di sekitarnya. Karena itu, penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jalur distribusi, penerima barang, hingga aktor lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Selain menangkap EG, polisi kini memburu seorang pria berinisial R yang diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada tersangka. Identitas R telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran.

“Tim masih melakukan pengejaran terhadap R. Kami yakin yang bersangkutan memiliki peran penting dalam jaringan ini sehingga pengembangan terus dilakukan,” sebut Rafli.

Menurutnya, sindikat tersebut diduga telah berulang kali menjalankan bisnis narkotika dengan memanfaatkan rumah-rumah yang tampak seperti hunian biasa sebagai lokasi penyimpanan sementara. Modus itu dilakukan untuk menghindari kecurigaan masyarakat maupun aparat penegak hukum.

“Hingga saat ini pengembangan masih berlangsung. Kami akan terus mengejar seluruh pelaku yang terlibat dan membongkar jaringan ini sampai tuntas,” tegasnya.

Polrestabes Medan memastikan pengusutan kasus akan terus berlanjut guna mengungkap jaringan narkotika internasional yang diduga menjadikan Kota Medan sebagai salah satu jalur distribusi sabu di Sumatera Utara. (man/ila)

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan gudang penyimpanan narkotika di Jalan Antariksa, Gang Makruf Ujung, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (31/7).

Dalam operasi tersebut, polisi menyita lima kilogram sabu dan menangkap seorang pria berinisial EG (45) alias Gondrong yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional Cina-Malaysia-Indonesia.

Penggerebekan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif selama sekitar sepekan. Informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut menjadi titik awal pengungkapan kasus yang diduga melibatkan sindikat peredaran narkotika lintas negara.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, hasil penyelidikan mengarah pada rumah yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu sebelum diedarkan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.

“Saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan lima bungkus sabu dengan berat keseluruhan lima kilogram. Dalam perkara ini kami mengamankan EG alias Gondrong,” ujar Rafli.

Dari pemeriksaan awal, EG diduga tidak hanya berperan sebagai penyimpan barang haram tersebut. Polisi menduga tersangka merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional yang bertugas menyalurkan sabu sebelum diedarkan kepada para pengedar di berbagai daerah.

“Pelaku merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional. Kami masih terus mendalami peran masing-masing pelaku dalam jaringan ini,” katanya.

Rafli menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Baru yang melakukan surveillance dan pendalaman informasi hingga memastikan lokasi penyimpanan narkotika.

Polisi menduga lima kilogram sabu tersebut akan dipasarkan di Kota Medan serta sejumlah kabupaten dan kota di sekitarnya. Karena itu, penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jalur distribusi, penerima barang, hingga aktor lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Selain menangkap EG, polisi kini memburu seorang pria berinisial R yang diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada tersangka. Identitas R telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran.

“Tim masih melakukan pengejaran terhadap R. Kami yakin yang bersangkutan memiliki peran penting dalam jaringan ini sehingga pengembangan terus dilakukan,” sebut Rafli.

Menurutnya, sindikat tersebut diduga telah berulang kali menjalankan bisnis narkotika dengan memanfaatkan rumah-rumah yang tampak seperti hunian biasa sebagai lokasi penyimpanan sementara. Modus itu dilakukan untuk menghindari kecurigaan masyarakat maupun aparat penegak hukum.

“Hingga saat ini pengembangan masih berlangsung. Kami akan terus mengejar seluruh pelaku yang terlibat dan membongkar jaringan ini sampai tuntas,” tegasnya.

Polrestabes Medan memastikan pengusutan kasus akan terus berlanjut guna mengungkap jaringan narkotika internasional yang diduga menjadikan Kota Medan sebagai salah satu jalur distribusi sabu di Sumatera Utara. (man/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|