Harkitnas 2026, Hadi Suhendra Ajak Lawan Narkoba

10 hours ago 5

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra SH, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme, persatuan, dan kepedulian terhadap Kota Medan.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, peringatan Harkitnas tidak boleh hanya sebatas seremoni tahunan, tetapi harus mampu menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Harkitnas bukan sekadar kegiatan seremonial. Warga Kota Medan harus bisa menjadikan momentum ini untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Hadi Suhendra kepada Sumut Pos, Rabu (20/5/2026).

Hadi menilai, saat ini Kota Medan masih menghadapi sejumlah persoalan serius, mulai dari gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) hingga maraknya peredaran narkoba yang mengancam generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya membangun rasa cinta tanah air dan kepedulian sosial agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas kota.

“Dengan rasa nasionalisme yang tinggi, persoalan narkoba, trantibum, dan keamanan lingkungan tentu bisa lebih mudah diatasi secara bersama-sama,” katanya.

Lebih lanjut, Hadi Suhendra mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah mengorbankan banyak hal demi kemerdekaan Indonesia.

Ia menyebut semangat perjuangan yang pernah digelorakan tokoh-tokoh kebangkitan nasional harus menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan dan kontribusi nyata bagi daerah.

“Tugas kita hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan, tetapi mengisi kemerdekaan. Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi contoh bagi anak-anak muda untuk ikut serta membangun Kota Medan,” ujarnya.

Hadi juga menekankan pentingnya menghapus sekat-sekat perbedaan di tengah masyarakat demi terciptanya persatuan dan kekompakan dalam membangun kota. “Hapus sekat-sekat yang ada. Masyarakat harus bersatu dan bersama-sama membangun Kota Medan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (map/ila)

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra SH, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme, persatuan, dan kepedulian terhadap Kota Medan.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, peringatan Harkitnas tidak boleh hanya sebatas seremoni tahunan, tetapi harus mampu menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Harkitnas bukan sekadar kegiatan seremonial. Warga Kota Medan harus bisa menjadikan momentum ini untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Hadi Suhendra kepada Sumut Pos, Rabu (20/5/2026).

Hadi menilai, saat ini Kota Medan masih menghadapi sejumlah persoalan serius, mulai dari gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) hingga maraknya peredaran narkoba yang mengancam generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya membangun rasa cinta tanah air dan kepedulian sosial agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas kota.

“Dengan rasa nasionalisme yang tinggi, persoalan narkoba, trantibum, dan keamanan lingkungan tentu bisa lebih mudah diatasi secara bersama-sama,” katanya.

Lebih lanjut, Hadi Suhendra mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah mengorbankan banyak hal demi kemerdekaan Indonesia.

Ia menyebut semangat perjuangan yang pernah digelorakan tokoh-tokoh kebangkitan nasional harus menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan dan kontribusi nyata bagi daerah.

“Tugas kita hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan, tetapi mengisi kemerdekaan. Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi contoh bagi anak-anak muda untuk ikut serta membangun Kota Medan,” ujarnya.

Hadi juga menekankan pentingnya menghapus sekat-sekat perbedaan di tengah masyarakat demi terciptanya persatuan dan kekompakan dalam membangun kota. “Hapus sekat-sekat yang ada. Masyarakat harus bersatu dan bersama-sama membangun Kota Medan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|