WAMENA – Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik Walaik yang mengalam musibah tanah longsor.
Akibat bencana longsor ini mengakibatkan lahan perkebunan hipere milik warga dan dua rumah tertimbun. Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ketika dikonfirmasi membenarkan jika adanya bencana longsor yang terjadi di Distrik Walaik.
“Kita sudah meyiapkan tim dan sembako yang akan dibawah ke Distrik Walaik guna membantu masyarakat yang terdampak bencana disana, sekaligus melihat kondisi bencana disana agar kami bisa mengambil langkah,”ungkapnya Rabu (29/4) di Kantor Bupati Jayawijaya.
Menurutnya, setelah tim ini melihat kondisi dari bencana tersebut nantinya akan diberikan laporan kepada Pemerintah Daerah untuk nantinya bisa mengambil langkah penanganan untuk membantu masyarakat yang ada disana sehingga memang perlu memastikan terlebih dulu berapa jumlah warga yang terdampak, rumahnya seperti apa.
“Jadi kalau kita sudah mendapatkan gambaran terkait dengan bencana tersebut, maka apa yang bisa dilakukan, pasti akan diupayakan pemerintah,”ujar Bupati Murib.
Kata mantan Dandim 1702/ Jayawijaya, langkah yang diambil pemerintah nantinya perlu didasari dengan data dan kondisi yang rill di lapangan, sehingga bantuan dan kebijakan yang dikeluarkan juga bisa langsung menyentuh kepada sasaran kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Ia juga memastikan untuk bencana longsor di Distrik Walaik hingga saat ini tidak ada laporan terkait adanya korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian materil karena kehilangan sumber pangan bagi masyarakat disana. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
WAMENA – Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik Walaik yang mengalam musibah tanah longsor.
Akibat bencana longsor ini mengakibatkan lahan perkebunan hipere milik warga dan dua rumah tertimbun. Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ketika dikonfirmasi membenarkan jika adanya bencana longsor yang terjadi di Distrik Walaik.
“Kita sudah meyiapkan tim dan sembako yang akan dibawah ke Distrik Walaik guna membantu masyarakat yang terdampak bencana disana, sekaligus melihat kondisi bencana disana agar kami bisa mengambil langkah,”ungkapnya Rabu (29/4) di Kantor Bupati Jayawijaya.
Menurutnya, setelah tim ini melihat kondisi dari bencana tersebut nantinya akan diberikan laporan kepada Pemerintah Daerah untuk nantinya bisa mengambil langkah penanganan untuk membantu masyarakat yang ada disana sehingga memang perlu memastikan terlebih dulu berapa jumlah warga yang terdampak, rumahnya seperti apa.
“Jadi kalau kita sudah mendapatkan gambaran terkait dengan bencana tersebut, maka apa yang bisa dilakukan, pasti akan diupayakan pemerintah,”ujar Bupati Murib.
Kata mantan Dandim 1702/ Jayawijaya, langkah yang diambil pemerintah nantinya perlu didasari dengan data dan kondisi yang rill di lapangan, sehingga bantuan dan kebijakan yang dikeluarkan juga bisa langsung menyentuh kepada sasaran kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Ia juga memastikan untuk bencana longsor di Distrik Walaik hingga saat ini tidak ada laporan terkait adanya korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian materil karena kehilangan sumber pangan bagi masyarakat disana. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































