Wamenkes Tinjau RSU Dr Pirngadi Medan, CT Scan & Cath Lab Siap Beroperasi

14 hours ago 8

Pemerintah pusat terus mempercepat penguatan layanan kesehatan daerah sebagai bagian dari upaya menekan angka tuberkulosis (TB) yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Salah satu langkahnya dilakukan melalui peninjauan langsung kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Benjamin Paulus Octavianus, SpP, FISR, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien TB, tetapi juga memastikan pengembangan fasilitas kesehatan, modernisasi alat medis, hingga rencana revitalisasi RSUD dr. Pirngadi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, serta Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Mardohar Tambunan.

Benjamin menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari percepatan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam menekan penyebaran tuberkulosis yang hingga kini masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

“Kita datang untuk meninjau sarana dan prasarana rumah sakit yang menangani kasus-kasus TB. Hari ini tugas khusus kami bersama Pak Wamendagri adalah bagaimana pemberantasan TB di Indonesia, karena kasus TB kita masih nomor dua di dunia,” kata Benjamin.

Menurutnya, strategi pemerintah saat ini telah bergeser dari sekadar mengobati pasien menjadi memperkuat deteksi dini agar penularan dapat diputus secepat mungkin.

Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), seluruh anggota keluarga maupun kontak erat pasien TB akan menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray portable sehingga penderita dapat ditemukan lebih cepat sebelum menularkan penyakit kepada orang lain.

“Yang kita lakukan sekarang adalah pemeriksaan seluruh anggota keluarga pasien melalui CKG dengan X-ray portable. Karena itu kami ingin memastikan rumah sakit di daerah siap mendukung program tersebut,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wamenkes melihat langsung sejumlah fasilitas pelayanan di RSUD dr Pirngadi. Hasilnya, ia menilai rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan itu telah memiliki fasilitas yang cukup baik untuk mendukung program nasional penanggulangan TB.

“Ternyata setelah kita tinjau, fasilitasnya sudah cukup baik. Kami datang untuk melihat langsung kesiapan fasilitas kesehatan di daerah dan apa saja yang masih perlu diperkuat,” katanya.

Benjamin mengungkapkan Kementerian Kesehatan terus memperkuat rumah sakit-rumah sakit daerah melalui bantuan alat kesehatan sesuai kelas dan kebutuhan masing-masing.

Khusus untuk RSUD dr Pirngadi Medan, dua alat kesehatan berteknologi tinggi telah disalurkan dan kini sudah terpasang, yakni CT Scan dan Cath Lab. “Semua bantuan sudah dirancang dengan anggaran yang jelas. Setiap rumah sakit mendapat bantuan sesuai kelas dan kebutuhannya. Di RSUD dr. Pirngadi sudah terpasang CT Scan dan Cath Lab,” jelasnya.

Selain CT Scan dan Cath Lab, RSUD dr. Pirngadi juga akan menerima tambahan satu unit X-ray portable dari Kementerian Kesehatan.

Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr. Mardohar Tambunan, mengatakan alat tersebut merupakan bagian dari distribusi puluhan unit X-ray portable ke berbagai daerah sebagai upaya mempercepat skrining TB. “Kami mendapat informasi akan menerima satu unit X-ray portable. Alat ini sangat praktis karena bisa dibawa ke lapangan untuk mendukung skrining TB,” ujarnya.

Menurut Mardohar, alat tersebut telah dilengkapi teknologi artificial intelligence (AI) sehingga hasil pemeriksaan dapat diketahui hanya dalam hitungan menit. “Ini tentu sangat membantu dibandingkan harus menunggu pemeriksaan lanjutan seperti sputum atau tes molekuler,” katanya.

Selain meninjau kesiapan penanganan TB, kunjungan Wamenkes juga membahas rencana revitalisasi RSUD dr. Pirngadi yang selama ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Waas yang mendampingi menegaskan revitalisasi tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Namun pembenahan sistem pelayanan, tata kelola, hingga manajemen rumah sakit harus dilakukan bersamaan agar kualitas layanan benar-benar meningkat.

“Perencanaannya sudah ada. Selanjutnya akan kami koordinasikan kembali dengan Kementerian Kesehatan agar desain dan penataan ruang rumah sakit disupervisi sehingga lebih efektif dan efisien,” kata Rico.

Ia mengungkapkan Kementerian Kesehatan telah memberikan sinyal positif terhadap rencana pengembangan RSUD dr. Pirngadi. Namun, keberhasilan revitalisasi sangat bergantung pada pembenahan sistem kerja di dalam rumah sakit.

“Yang terpenting bukan sekadar membangun gedung baru, tetapi juga memperbaiki sistem dan manajemennya agar lebih profesional. Minggu depan tim kami akan kembali berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menindaklanjuti supervisi teknis,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr. Mardohar Tambunan mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan pembangunan gedung baru kepada pemerintah pusat melalui skema pendanaan multiyears.

Saat ini, usulan tersebut masih dalam tahap penyempurnaan dokumen administrasi. “Kami sudah mengusulkan pembangunan rumah sakit dan saat ini prosesnya terus berjalan. Beberapa dokumen pendukung masih diminta untuk dilengkapi. Mudah-mudahan jika tidak ada kendala, tahun depan pembangunan sudah bisa dimulai,” ujarnya.

Gedung baru nantinya akan dibangun dengan memanfaatkan kawasan gedung lama di sisi Jalan Thamrin hingga area perpustakaan.

Fasilitas tersebut dirancang menjadi pusat pelayanan utama RSUD dr. Pirngadi dengan kapasitas yang lebih besar, termasuk ruang rawat inap khusus, ruang VIP, layanan penunjang medis, serta berbagai fasilitas modern lainnya.

“Kami berharap seluruh pelayanan nantinya terpusat di gedung baru, termasuk penyediaan ruang-ruang khusus agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kata Mardohar. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|