Dikaitkan dengan Mahluk Halus Hingga Muncul Sayembara Berhadiah
JAYAPURA – Seorang bocah berusia 3.5 tahun bernama Nur Alisa Aulia dilaporkan hilang saat bermain di depan sebuah kios. Kejadian ini sontak membuat warga di Koya Distrik Muara Tami heboh. Pasalnya, dengan usia seperti itu rasanya sulit bermain jauh. Namun hingga hari keempat akhirnya korban ditemukan hanya dalam kondisi telah meninggal dunia.
Balita ini ditemukan di kolam di belakang rumahnya. Wargapun berbondong-bondong mengawal penemuan jenasah balita tersebut hingga ke dalam sebuah rumah. Tak lama polisi datang ke lokasi untuk melakukan penyidikan. Tak sedikit warga yang ikut mencari sehingga tak heran saat ditemukan ada banyak sekali orang yang datang dan mendoakan kepergian balita tersebut.
Nur Alisa dilaporkan hilang sejak Minggu, 30 Maret 2025 saat bermain di depan Kios Alisah Jl Protokol Koya Barat Distrik Muara Tami. Diceritakan bahwa saat itu orang tua korban Sudirman (38) masuk kedalam kios untuk belanja, setelah orang tua keluar dari dalam kios dan mengecek sang anak tiba – tiba tidak terlihat lagi.
“Pada Minggu, 30 maret 2025, sekitar jam 17.30 WIT, di Jalan Protokol Koya Barat Distrik Muara Tami tepatnya di Kios Alisah, yang bersangkutan bermain-main di depan kios kemudian pada saat pelapor keluar mengecek yang bersangkutan sudah tidak ada sampai saat dilaporkan nya yang bersangkutan tidak pulang ke rumahnya sampai hari ini,” jelas orang tua korban, Sudirman saat dimintai keterangan oleh Polsek Muara Tami usai melapor.
Banyak dugaan muncul penyebab hilangnya bocah malang tersebut. Mulai dari terjatuh ke terjun kedalam sumur, penculikan, termasuk dikaitkan dengan diculik makhluk halus. Tak lama setelah dinyatakan hilang, Tim Opsnal Polsek Muara Tami langsung melakukan olah TKP sekaligus mengambil keterangan dari orang tua saksi dan juga keterangan dari saksi-saksi lainnya.
Dikaitkan dengan Mahluk Halus Hingga Muncul Sayembara Berhadiah
JAYAPURA – Seorang bocah berusia 3.5 tahun bernama Nur Alisa Aulia dilaporkan hilang saat bermain di depan sebuah kios. Kejadian ini sontak membuat warga di Koya Distrik Muara Tami heboh. Pasalnya, dengan usia seperti itu rasanya sulit bermain jauh. Namun hingga hari keempat akhirnya korban ditemukan hanya dalam kondisi telah meninggal dunia.
Balita ini ditemukan di kolam di belakang rumahnya. Wargapun berbondong-bondong mengawal penemuan jenasah balita tersebut hingga ke dalam sebuah rumah. Tak lama polisi datang ke lokasi untuk melakukan penyidikan. Tak sedikit warga yang ikut mencari sehingga tak heran saat ditemukan ada banyak sekali orang yang datang dan mendoakan kepergian balita tersebut.
Nur Alisa dilaporkan hilang sejak Minggu, 30 Maret 2025 saat bermain di depan Kios Alisah Jl Protokol Koya Barat Distrik Muara Tami. Diceritakan bahwa saat itu orang tua korban Sudirman (38) masuk kedalam kios untuk belanja, setelah orang tua keluar dari dalam kios dan mengecek sang anak tiba – tiba tidak terlihat lagi.
“Pada Minggu, 30 maret 2025, sekitar jam 17.30 WIT, di Jalan Protokol Koya Barat Distrik Muara Tami tepatnya di Kios Alisah, yang bersangkutan bermain-main di depan kios kemudian pada saat pelapor keluar mengecek yang bersangkutan sudah tidak ada sampai saat dilaporkan nya yang bersangkutan tidak pulang ke rumahnya sampai hari ini,” jelas orang tua korban, Sudirman saat dimintai keterangan oleh Polsek Muara Tami usai melapor.
Banyak dugaan muncul penyebab hilangnya bocah malang tersebut. Mulai dari terjatuh ke terjun kedalam sumur, penculikan, termasuk dikaitkan dengan diculik makhluk halus. Tak lama setelah dinyatakan hilang, Tim Opsnal Polsek Muara Tami langsung melakukan olah TKP sekaligus mengambil keterangan dari orang tua saksi dan juga keterangan dari saksi-saksi lainnya.