Biaya Operasional OPM Disinyalir dari Hasil Jualan Ganja

18 hours ago 4

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Yonif 512/QY berhasil mengamankan dan memusnahkan ladang ganja seluas setengah hektare di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Jumat (28/3) lalu.

Ladang ganja tersebut diduga milik Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang digunakan untuk mendukung operasional pergerakan. Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menjelaskan bahwa operasi pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai pendanaan OPM.

“Diduga, ganja ini menjadi sumber pendanaan kelompok dalam melakukan aksinya selama ini,” tegasnya dalam keterangan tertulis.

Tak hanya diamankan, ladang ganja tersebut juga dimusnahkan dengan mencabut seluruh tanaman yang ada. “Sebanyak 204 pohon ganja telah kami cabut untuk disita dan dimusnahkan,” jelas Letkol Galih.

Ia menegaskan bahwa pemusnahan ladang ini menjadi pukulan telak bagi jaringan OPM yang mengandalkan hasil ilegal tersebut.

Kurang dari 24 jam setelah pengamanan, Satgas Yonif 512/QY menyerahkan ganja yang berhasil diamankan kepada Wakapolres Pegunungan Bintang, Kompol Micha Toding.

“Kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” tegas Kompol Micha Tak hanya itu, aparat juga menemukan pondok yang disinyalir milik OPM. Penemuan pondok ini bermula dari informasi intelijen mengenai aktivitas kelompok bersenjata di daerah tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, ditemukan sebuah gubuk yang digunakan sebagai tempat persembunyian OPM. Saat penggeledahan, tim menemukan berbagai barang yang mengindikasikan aktivitas kelompok tersebut, antara lain tiga panel surya dan satu bendera Bintang Kejora.

Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumpas kelompok bersenjata yang meresahkan serta menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Papua. “Kami akan terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan ketegasan demi menjaga kedaulatan negara,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pemusnahan ladang ganja ini merupakan pukulan telak bagi jaringan OPM yang mengandalkan hasil dari bisnis ilegal tersebut. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Yonif 512/QY berhasil mengamankan dan memusnahkan ladang ganja seluas setengah hektare di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Jumat (28/3) lalu.

Ladang ganja tersebut diduga milik Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang digunakan untuk mendukung operasional pergerakan. Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menjelaskan bahwa operasi pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai pendanaan OPM.

“Diduga, ganja ini menjadi sumber pendanaan kelompok dalam melakukan aksinya selama ini,” tegasnya dalam keterangan tertulis.

Tak hanya diamankan, ladang ganja tersebut juga dimusnahkan dengan mencabut seluruh tanaman yang ada. “Sebanyak 204 pohon ganja telah kami cabut untuk disita dan dimusnahkan,” jelas Letkol Galih.

Ia menegaskan bahwa pemusnahan ladang ini menjadi pukulan telak bagi jaringan OPM yang mengandalkan hasil ilegal tersebut.

Kurang dari 24 jam setelah pengamanan, Satgas Yonif 512/QY menyerahkan ganja yang berhasil diamankan kepada Wakapolres Pegunungan Bintang, Kompol Micha Toding.

“Kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” tegas Kompol Micha Tak hanya itu, aparat juga menemukan pondok yang disinyalir milik OPM. Penemuan pondok ini bermula dari informasi intelijen mengenai aktivitas kelompok bersenjata di daerah tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, ditemukan sebuah gubuk yang digunakan sebagai tempat persembunyian OPM. Saat penggeledahan, tim menemukan berbagai barang yang mengindikasikan aktivitas kelompok tersebut, antara lain tiga panel surya dan satu bendera Bintang Kejora.

Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumpas kelompok bersenjata yang meresahkan serta menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Papua. “Kami akan terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan ketegasan demi menjaga kedaulatan negara,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pemusnahan ladang ganja ini merupakan pukulan telak bagi jaringan OPM yang mengandalkan hasil dari bisnis ilegal tersebut. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|