Disayangkan, Perlakuan Oknum Taksi Bandara Cek Ponsel Penumpang

18 hours ago 14

GM Bandara Sentani Ingatkan Pengemudi Transportasi Kedepankan Pelayanan yang Humanis

SENTANI – Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara Sentani setelah tiba dari Wamena. Ia mengaku sempat ditawari menggunakan taksi bandara, namun menolak karena telah menunggu jemputan.  Menurutnya, beberapa pengemudi kemudian meminta untuk memeriksa telepon genggam miliknya guna memastikan dirinya tidak memesan transportasi online.

“Saya diminta memperlihatkan handphone untuk dicek apakah memesan taksi online atau tidak,” katanya.

Dia juga mengaku diarahkan menunggu di luar area bandara dan kembali mengalami perlakuan serupa dari ojek pangkalan yang menuduh dirinya sedang menunggu ojek online hingga sempat terjadi adu mulut.

Menurutnya, tindakan tersebut merugikan masyarakat karena penumpang seharusnya bebas memilih jasa transportasi yang diinginkan tanpa intimidasi maupun larangan tertentu.

“Saya harap, pemerintah daerah, pihak bandara, dan aparat kepolisian dapat lebih tegas menertibkan pengemudi transportasi di kawasan bandara agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik dan profesional,” pungkasnya.

Sementara itu General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim, menegaskan kondisi operasional bandara saat ini tetap berjalan normal, aman, nyaman, kondusif, dan terkendali bagi seluruh pengguna jasa.

Menurut manajemen bandara, informasi yang berkembang tidak mencerminkan kondisi umum di lapangan. Secara keseluruhan, layanan transportasi dan aktivitas penjemputan penumpang masih berlangsung tertib dengan dukungan seluruh pihak terkait.

“Sebagai bentuk kolaborasi pelayanan kepada masyarakat, aparat Polsek KP3U Bandara Internasional Sentani rutin melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada para pengemudi transportasi bandara agar mengedepankan pelayanan yang baik dan humanis,” katanya.

GM Bandara Sentani Ingatkan Pengemudi Transportasi Kedepankan Pelayanan yang Humanis

SENTANI – Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara Sentani setelah tiba dari Wamena. Ia mengaku sempat ditawari menggunakan taksi bandara, namun menolak karena telah menunggu jemputan.  Menurutnya, beberapa pengemudi kemudian meminta untuk memeriksa telepon genggam miliknya guna memastikan dirinya tidak memesan transportasi online.

“Saya diminta memperlihatkan handphone untuk dicek apakah memesan taksi online atau tidak,” katanya.

Dia juga mengaku diarahkan menunggu di luar area bandara dan kembali mengalami perlakuan serupa dari ojek pangkalan yang menuduh dirinya sedang menunggu ojek online hingga sempat terjadi adu mulut.

Menurutnya, tindakan tersebut merugikan masyarakat karena penumpang seharusnya bebas memilih jasa transportasi yang diinginkan tanpa intimidasi maupun larangan tertentu.

“Saya harap, pemerintah daerah, pihak bandara, dan aparat kepolisian dapat lebih tegas menertibkan pengemudi transportasi di kawasan bandara agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik dan profesional,” pungkasnya.

Sementara itu General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim, menegaskan kondisi operasional bandara saat ini tetap berjalan normal, aman, nyaman, kondusif, dan terkendali bagi seluruh pengguna jasa.

Menurut manajemen bandara, informasi yang berkembang tidak mencerminkan kondisi umum di lapangan. Secara keseluruhan, layanan transportasi dan aktivitas penjemputan penumpang masih berlangsung tertib dengan dukungan seluruh pihak terkait.

“Sebagai bentuk kolaborasi pelayanan kepada masyarakat, aparat Polsek KP3U Bandara Internasional Sentani rutin melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada para pengemudi transportasi bandara agar mengedepankan pelayanan yang baik dan humanis,” katanya.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|