MEDAN, sumutpos.co— Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan program edukasi terpadu di Yayasan Al-Yahdi, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia. Program skema Pengabdian Perintis ini secara inovatif menggabungkan kesiapsiagaan bencana banjir dengan penguatan literasi keuangan darurat bagi siswa, orang tua, dan guru.
Ketua Tim Pengabdian, Lailan Syafrina Hasibuan, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa kawasan Tanjung Gusta merupakan daerah rawan banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar. Selain faktor alam, timnya juga menyoroti kerentanan ekonomi warga sekitar, terutama maraknya ketergantungan pada pinjaman online (pinjol).
“Masyarakat di wilayah ini menghadapi kerentanan ganda, yaitu risiko bencana alam sekaligus kerentanan ekonomi. Oleh karena itu, kami menawarkan solusi komprehensif, mulai dari edukasi teknis keselamatan banjir hingga strategi pengelolaan keuangan keluarga agar mereka lebih resilien,” ujar Lailan di Medan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Reza Taqyuddin, M.Kom., membekali peserta dengan materi teknis mitigasi banjir. Melalui simulasi tanggap darurat, para siswa dan guru diajarkan prosedur pencegahan sebelum banjir, langkah evakuasi yang aman, hingga pemulihan sanitasi pascabencana.
Di sisi lain, anggota tim pengabdi Yunita Sarah Siregar, S.E., M.Si., memimpin sesi literasi keuangan yang menyasar para orang tua siswa. Ia menekankan pentingnya pencatatan kas rumah tangga, penyusunan skala prioritas, dan pembentukan dana darurat secara bertahap guna menghindari jeratan pinjol ilegal maupun perilaku konsumtif dalam menghadapi situasi krisis.
Pimpinan Yayasan Al-Yahdi, Dra. Supiana, S.Pd.I., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program tersebut memberikan perspektif dan kesadaran baru bagi warga sekolah dalam mengantisipasi bencana sekaligus mengelola finansial secara lebih bijak.
Sebagai bentuk keberlanjutan program yang didanai oleh Hibah Pengabdian Perintis Fakultas Vokasi USU T.A. 2026 ini, tim dosen membagikan buku saku panduan praktis mitigasi dan perencanaan keuangan digital. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan berkala di lokasi mitra guna mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, 8, dan 11. (adz)
MEDAN, sumutpos.co— Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan program edukasi terpadu di Yayasan Al-Yahdi, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia. Program skema Pengabdian Perintis ini secara inovatif menggabungkan kesiapsiagaan bencana banjir dengan penguatan literasi keuangan darurat bagi siswa, orang tua, dan guru.
Ketua Tim Pengabdian, Lailan Syafrina Hasibuan, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa kawasan Tanjung Gusta merupakan daerah rawan banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar. Selain faktor alam, timnya juga menyoroti kerentanan ekonomi warga sekitar, terutama maraknya ketergantungan pada pinjaman online (pinjol).
“Masyarakat di wilayah ini menghadapi kerentanan ganda, yaitu risiko bencana alam sekaligus kerentanan ekonomi. Oleh karena itu, kami menawarkan solusi komprehensif, mulai dari edukasi teknis keselamatan banjir hingga strategi pengelolaan keuangan keluarga agar mereka lebih resilien,” ujar Lailan di Medan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Reza Taqyuddin, M.Kom., membekali peserta dengan materi teknis mitigasi banjir. Melalui simulasi tanggap darurat, para siswa dan guru diajarkan prosedur pencegahan sebelum banjir, langkah evakuasi yang aman, hingga pemulihan sanitasi pascabencana.
Di sisi lain, anggota tim pengabdi Yunita Sarah Siregar, S.E., M.Si., memimpin sesi literasi keuangan yang menyasar para orang tua siswa. Ia menekankan pentingnya pencatatan kas rumah tangga, penyusunan skala prioritas, dan pembentukan dana darurat secara bertahap guna menghindari jeratan pinjol ilegal maupun perilaku konsumtif dalam menghadapi situasi krisis.
Pimpinan Yayasan Al-Yahdi, Dra. Supiana, S.Pd.I., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program tersebut memberikan perspektif dan kesadaran baru bagi warga sekolah dalam mengantisipasi bencana sekaligus mengelola finansial secara lebih bijak.
Sebagai bentuk keberlanjutan program yang didanai oleh Hibah Pengabdian Perintis Fakultas Vokasi USU T.A. 2026 ini, tim dosen membagikan buku saku panduan praktis mitigasi dan perencanaan keuangan digital. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan berkala di lokasi mitra guna mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, 8, dan 11. (adz)

19 hours ago
12

















































