Jemput Program Sekolah Rakyat,  Bupati Sambangi Kemensos

21 hours ago 2

Wabup Biak NUmfor Sebut Akan Berbasis Asrama dan Sepenuhnya Gratis dari SD – SMA

BIAK– Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Ferry Betay, mengunjungi Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (26/3). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dan kesiapan pemerintah daerah terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat kurang mampu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Markus disambut langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dan jajarannya. Bupati menyampaikan bahwa sejumlah persyaratan pembangunan telah dipenuhi, termasuk pelepasan tanah adat yang sudah tuntas. Pemkab Biak Numfor telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di kawasan Biak Timur, sekitar 15 kilometer dari pusat kota.

“Kami telah menyiapkan lokasi yang aman dan strategis, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti asrama, aula, dan dapur di kawasan BKPSDM Biak Timur. Tanahnya bersertifikat resmi dan tidak bermasalah,” ujar Bupati Markus.

Pemerintah Kabupaten juga mengusulkan skema revitalisasi gedung Badan Diklat di area BKPSDM untuk mendukung proses belajar-mengajar setingkat SMA dengan kapasitas hingga 50 siswa. Rencana tersebut telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gereja wilayah Saireri, TNI, Polri, dan MUI Papua. Keamanan lokasi pun dinilai kondusif karena dekat dengan Mapolsek Biak Timur.

Sementara itu, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Kapisa, yang ditemui di Biak, Kamis (27/3) menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari nawacita Presiden Prabowo, yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat tidak mampu. Sekolah ini akan berbasis asrama dan sepenuhnya gratis, termasuk fasilitas makan dan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.

“Kami akan menyeleksi dengan ketat agar hanya masyarakat kurang mampu yang bisa masuk. Tim independen juga akan dibentuk untuk memastikan program ini benar-benar tepat sasaran,” jelas Wabup Jimmy.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Biak Numfor, diharapkan akan tercipta pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Wabup Biak NUmfor Sebut Akan Berbasis Asrama dan Sepenuhnya Gratis dari SD – SMA

BIAK– Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Ferry Betay, mengunjungi Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (26/3). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dan kesiapan pemerintah daerah terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat kurang mampu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Markus disambut langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dan jajarannya. Bupati menyampaikan bahwa sejumlah persyaratan pembangunan telah dipenuhi, termasuk pelepasan tanah adat yang sudah tuntas. Pemkab Biak Numfor telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di kawasan Biak Timur, sekitar 15 kilometer dari pusat kota.

“Kami telah menyiapkan lokasi yang aman dan strategis, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti asrama, aula, dan dapur di kawasan BKPSDM Biak Timur. Tanahnya bersertifikat resmi dan tidak bermasalah,” ujar Bupati Markus.

Pemerintah Kabupaten juga mengusulkan skema revitalisasi gedung Badan Diklat di area BKPSDM untuk mendukung proses belajar-mengajar setingkat SMA dengan kapasitas hingga 50 siswa. Rencana tersebut telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gereja wilayah Saireri, TNI, Polri, dan MUI Papua. Keamanan lokasi pun dinilai kondusif karena dekat dengan Mapolsek Biak Timur.

Sementara itu, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Kapisa, yang ditemui di Biak, Kamis (27/3) menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari nawacita Presiden Prabowo, yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat tidak mampu. Sekolah ini akan berbasis asrama dan sepenuhnya gratis, termasuk fasilitas makan dan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.

“Kami akan menyeleksi dengan ketat agar hanya masyarakat kurang mampu yang bisa masuk. Tim independen juga akan dibentuk untuk memastikan program ini benar-benar tepat sasaran,” jelas Wabup Jimmy.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Biak Numfor, diharapkan akan tercipta pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|