Netizen: Beto, Tolong Bantu Persipura
JAYAPURA – Laga krusial dalam partai pamungkas fase Grup B (timur) Liga 2 atau Championship musim 2025/2026 bakal dilakoni Persipura Jayapura Minggu (3/5). Tim berjuluk Mutiara Hitam akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe dan laga ini menjadi laga pamungkas yang menentukan langkah Persipura untuk mengamankan posisi di puncat klasemen. Saat ini, Persipura menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan perolehan 53 poin. Ia memiliki poin sama dengan PSS Sleman namun beda head to head.
Persipura wajib meraih poin penuh dalam laga ini untuk menjaga peluang mengkudeta posisi puncak, sembari berharap PSS Sleman gagal meraih hasil maksimal saat menjamu PSIS Semarang. Meski terpaut jauh di papan klasemen, Persiku Kudus bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim tamu saat ini berada di peringkat tujuh dengan 27 poin dan sudah dipastikan aman dari zona degradasi untuk musim depan.
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena bermain tanpa beban.Persiku telah tiba di Jayapura sejak Jumat (1/5) dengan kekuatan penuh. Salah satu ancaman utama sang striker asing mereka, Igor Henrique yang sudah mengoleksi 21 gol juga ikut diboyong ke Jayapura. Meski demikian secara statistik, Persipura memiliki catatan positif dalam dua putaran terakhir melawan Persiku. Mutiara Hitam berhasil menyapu bersih dua kemenangan. Menang 1-0 pada putaran pertama dan unggul 2-1 saat bertandang ke markas Persiku.
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan, menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah mengamankan tiga poin di kandang sendiri tanpa memikirkan hasil pertandingan PSS. “Kuncinya kami harus fokus pada pertandingan lawan Persiku Kudus dan berusaha memenangkan itu terlebih dahulu. Masalah apakah nanti kami langsung promosi sebagai juara grup atau harus melalui jalur play-off, itu masih bergantung pada hasil pertandingan antara PSS Sleman dan PSIS,” ungkap Rahmad Darmawan kepada Cenderawasih Pos di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (30/4).
Mantan pelatih Barito Putera dan Persis Solo itu menilai laga kontra Persiku merupakan momentum besar bagi Persipura untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain kesiapan taktik di lapangan, ia mengakui pentingnya faktor mental dan dukungan suporter di Stadion Lukas Enembe. Ia juga menambahkan bahwa status Persiku yang sudah aman dari degradasi justru perlu diwaspadai karena mereka bisa bermain lebih lepas.
Netizen: Beto, Tolong Bantu Persipura
JAYAPURA – Laga krusial dalam partai pamungkas fase Grup B (timur) Liga 2 atau Championship musim 2025/2026 bakal dilakoni Persipura Jayapura Minggu (3/5). Tim berjuluk Mutiara Hitam akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe dan laga ini menjadi laga pamungkas yang menentukan langkah Persipura untuk mengamankan posisi di puncat klasemen. Saat ini, Persipura menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan perolehan 53 poin. Ia memiliki poin sama dengan PSS Sleman namun beda head to head.
Persipura wajib meraih poin penuh dalam laga ini untuk menjaga peluang mengkudeta posisi puncak, sembari berharap PSS Sleman gagal meraih hasil maksimal saat menjamu PSIS Semarang. Meski terpaut jauh di papan klasemen, Persiku Kudus bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim tamu saat ini berada di peringkat tujuh dengan 27 poin dan sudah dipastikan aman dari zona degradasi untuk musim depan.
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena bermain tanpa beban.Persiku telah tiba di Jayapura sejak Jumat (1/5) dengan kekuatan penuh. Salah satu ancaman utama sang striker asing mereka, Igor Henrique yang sudah mengoleksi 21 gol juga ikut diboyong ke Jayapura. Meski demikian secara statistik, Persipura memiliki catatan positif dalam dua putaran terakhir melawan Persiku. Mutiara Hitam berhasil menyapu bersih dua kemenangan. Menang 1-0 pada putaran pertama dan unggul 2-1 saat bertandang ke markas Persiku.
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan, menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah mengamankan tiga poin di kandang sendiri tanpa memikirkan hasil pertandingan PSS. “Kuncinya kami harus fokus pada pertandingan lawan Persiku Kudus dan berusaha memenangkan itu terlebih dahulu. Masalah apakah nanti kami langsung promosi sebagai juara grup atau harus melalui jalur play-off, itu masih bergantung pada hasil pertandingan antara PSS Sleman dan PSIS,” ungkap Rahmad Darmawan kepada Cenderawasih Pos di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (30/4).
Mantan pelatih Barito Putera dan Persis Solo itu menilai laga kontra Persiku merupakan momentum besar bagi Persipura untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain kesiapan taktik di lapangan, ia mengakui pentingnya faktor mental dan dukungan suporter di Stadion Lukas Enembe. Ia juga menambahkan bahwa status Persiku yang sudah aman dari degradasi justru perlu diwaspadai karena mereka bisa bermain lebih lepas.


















































