Pedagang Pasar Potikelek Keluhkan Drainase yang Tersumbat

16 hours ago 5

WAMENA – Hujan deras yang mengguyur kota Wamena dan sekitarnya sejak sore hingga pagi hari membuat pedagang pasar potikelek Wamena terkendala untuk memasarkan hasil kebunnya, sebab los pasar yang ditempati tergenang oleh air air hujan lantaran drainasenya tersumbat karena sampah  dan air tak keluar.

Dengan kondisi seperti ini membawa dampak yang kurang mengenakan bagi pedagang pasar Potikelek Wamena, karena tak ada pembeli yang masuk ke los pasar tersebut untuk membeli dagangan dari mama-mama seperti saturan, alpokat, bawang merah dan beberapa komiditi pertanian lainnya.

Genangan air setinggi mata kaki dari orang dewasa membuat tak ada pembeli yang masuk ke lokasi los pasar tersebut dan membuat pedagang yang ada disitu mengaluh dan meminta kepada pemerintah untuk menindak memperbaiki drainase yang ada dalam pasar Potikekek Wamena.

Salah satu pedagang pasar Potikelek Wamena Mama Keisa Kogoya menyatakan aktifitas untuk jual beli di pasar potikelek terhambat karena hujan yang deras dan drainase yang tersebumbat membuat genangan air di los pasar sebelah kanan (dari arah depan), sehingga tak ada pembeli yang masuk kesana.

Menurutnya, ketinggian air di los Pasar Potikelek mencapai sekitar 10-15 sentimeter. Banyak pedagang terpaksa memindahkan barang dagangannya ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan karena genangan air tersebut.

Keisa berharap banjir ini segera surut sehingga dirinya bisa kembali berjualan seperti biasa dan warga yang berbelanja bisa masuk ke los pasar tersebut kalau kondisi ini terus berlanjut maka pedagang yang ada dilos pasar tersebut mengalami kerugian.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya bernama Waina Tabuni. Dia bersama rekan pedagang lain mengalami kesulitan untuk berjualan karena genangan air di lorong pasar akibat dari sempitnya drainase dan juga tersumbat sampah  “Saya berharap agar semua yang beraktivitas di pasar dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan tempat,” ujarnya. (jo/wen))

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

WAMENA – Hujan deras yang mengguyur kota Wamena dan sekitarnya sejak sore hingga pagi hari membuat pedagang pasar potikelek Wamena terkendala untuk memasarkan hasil kebunnya, sebab los pasar yang ditempati tergenang oleh air air hujan lantaran drainasenya tersumbat karena sampah  dan air tak keluar.

Dengan kondisi seperti ini membawa dampak yang kurang mengenakan bagi pedagang pasar Potikelek Wamena, karena tak ada pembeli yang masuk ke los pasar tersebut untuk membeli dagangan dari mama-mama seperti saturan, alpokat, bawang merah dan beberapa komiditi pertanian lainnya.

Genangan air setinggi mata kaki dari orang dewasa membuat tak ada pembeli yang masuk ke lokasi los pasar tersebut dan membuat pedagang yang ada disitu mengaluh dan meminta kepada pemerintah untuk menindak memperbaiki drainase yang ada dalam pasar Potikekek Wamena.

Salah satu pedagang pasar Potikelek Wamena Mama Keisa Kogoya menyatakan aktifitas untuk jual beli di pasar potikelek terhambat karena hujan yang deras dan drainase yang tersebumbat membuat genangan air di los pasar sebelah kanan (dari arah depan), sehingga tak ada pembeli yang masuk kesana.

Menurutnya, ketinggian air di los Pasar Potikelek mencapai sekitar 10-15 sentimeter. Banyak pedagang terpaksa memindahkan barang dagangannya ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan karena genangan air tersebut.

Keisa berharap banjir ini segera surut sehingga dirinya bisa kembali berjualan seperti biasa dan warga yang berbelanja bisa masuk ke los pasar tersebut kalau kondisi ini terus berlanjut maka pedagang yang ada dilos pasar tersebut mengalami kerugian.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya bernama Waina Tabuni. Dia bersama rekan pedagang lain mengalami kesulitan untuk berjualan karena genangan air di lorong pasar akibat dari sempitnya drainase dan juga tersumbat sampah  “Saya berharap agar semua yang beraktivitas di pasar dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan tempat,” ujarnya. (jo/wen))

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|