WAMENA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya mengalokasikan dana Rp 4,3 miliar untuk meningkatkan kualitas penanganan sampah di Kota Wamena dan sekitarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya Amos Asso, S.Sos mengatakan untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan lingkungan kota yang bersih, DLH telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,3 miliar.
“Kami akan memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah yang ada dalam Kota Wamena dalam 100 hari kerja ini,” ungkapnya Kamis (3/4) di Kantor Otonom Pemkab Jayawijaya.
Amos mengakui adanya keterbatasan anggaran karena kebijakan efesiensi. Namun pihaknya berkomitmen memaksimalkan penggunaan dana sebesar Rp 4,3 miliar untuk penanganan sampah artinya dengan anggaran yang ada saat ini penanganan kebersihan dalam kota Wamena.
“Kami mengakui bahwa anggaran ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sebenarnya, yang seharusnya mencapai Rp 7 miliar. Namun, kami tidak ingin membiarkan keterbatasan anggaran ini menjadi hambatan bagi kami untuk melakukan yang terbaik kebersihan kota Wamena.” katanya.
Ia berharap dengan peningkatan kualitas penanganan sampah, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. DLH telah merencanakan beberapa strategi untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah salah satunya mendaur ulang sampah plastik.
“Saya juga berharap untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Dengan kerja sama dari semua pihak, kita dapat mencapai tujuan kita untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tuturnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
WAMENA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya mengalokasikan dana Rp 4,3 miliar untuk meningkatkan kualitas penanganan sampah di Kota Wamena dan sekitarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya Amos Asso, S.Sos mengatakan untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan lingkungan kota yang bersih, DLH telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,3 miliar.
“Kami akan memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah yang ada dalam Kota Wamena dalam 100 hari kerja ini,” ungkapnya Kamis (3/4) di Kantor Otonom Pemkab Jayawijaya.
Amos mengakui adanya keterbatasan anggaran karena kebijakan efesiensi. Namun pihaknya berkomitmen memaksimalkan penggunaan dana sebesar Rp 4,3 miliar untuk penanganan sampah artinya dengan anggaran yang ada saat ini penanganan kebersihan dalam kota Wamena.
“Kami mengakui bahwa anggaran ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sebenarnya, yang seharusnya mencapai Rp 7 miliar. Namun, kami tidak ingin membiarkan keterbatasan anggaran ini menjadi hambatan bagi kami untuk melakukan yang terbaik kebersihan kota Wamena.” katanya.
Ia berharap dengan peningkatan kualitas penanganan sampah, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. DLH telah merencanakan beberapa strategi untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah salah satunya mendaur ulang sampah plastik.
“Saya juga berharap untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Dengan kerja sama dari semua pihak, kita dapat mencapai tujuan kita untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tuturnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos