Peziarah Diingatkan Jangan Kotori Makam

19 hours ago 5

JAYAPURA– Meski terbilang menjadi lokasi makam baru, namun TPU Buper Waena ternyata menyimpan banyak sampah plastik. Sampah-sampah ini dibawa oleh para peziarah kemudian ditinggal begitu saja hingga mengotori lokasi makam. Ada yang dibiarkan di antara makam, namun ada juga yang dibuang di bagian luar area makam.

   Kebanyakan adalah sampah botol plastik sekali pakai. Ini terungkap ketik dilakukan grebek sampah oleh sejumlah volunteer Rumah Bakau Jayapura pada akhir Ramadan kemarin.

“Kami waktu datang pikirnya sampah hanya sedikit, karena hanya terlihat tumpukan – tumpukan botol yang jumlahnya tak seberapa. Namun setelah berkeliling ternyata banyak sekali. Bahkan kantong sampah kami sampai tidak cukup sanking banyaknya,” ujar Deo, salah satu volunteer Rumah Bakau usai kegiatan, Senin (31/3).

  Kegiatan ini diakhiri dengan buka puasa bersama yang juga dilakukan dilokasi pemakaman. Deo menjelaskan sampah banyak menumpuk disekitar ilalang. Dibuang dan ditumpuk diantara rerumputan sehingga tidak terlihat. Dirinya berharap dari kegiatan peduli ini bisa menjadi informasi bagi peziarah untuk tidak meninggalkan sampahnya di lokasi makam.

  “Bawa pulang sampahnya atau buang di tempat sampah. Jangan di lokasi makam, mari berikan penghargaan yang tulus bagi mereka yang sudah tiada,” beber Deo.

   Namun pria yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik ini melihat bahwa selain mengingatkan masyarakat untuk tertib, pemerintah juga perlu menyiapkan bak atau kotak sampah agar bisa dikumpulkan disatu tempat dan tidak berceceran.

  “Kita perlu bijak, ini tempat istirahat dan sama seperti jika tempat tidur kita penuh sampah pastinya tidak nyaman. Kami juga berharap pemerintah bisa menyiapkan tong atau kotak sampah disekitar lokasi makam agar tidak berserakan,” tutup Deo. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA– Meski terbilang menjadi lokasi makam baru, namun TPU Buper Waena ternyata menyimpan banyak sampah plastik. Sampah-sampah ini dibawa oleh para peziarah kemudian ditinggal begitu saja hingga mengotori lokasi makam. Ada yang dibiarkan di antara makam, namun ada juga yang dibuang di bagian luar area makam.

   Kebanyakan adalah sampah botol plastik sekali pakai. Ini terungkap ketik dilakukan grebek sampah oleh sejumlah volunteer Rumah Bakau Jayapura pada akhir Ramadan kemarin.

“Kami waktu datang pikirnya sampah hanya sedikit, karena hanya terlihat tumpukan – tumpukan botol yang jumlahnya tak seberapa. Namun setelah berkeliling ternyata banyak sekali. Bahkan kantong sampah kami sampai tidak cukup sanking banyaknya,” ujar Deo, salah satu volunteer Rumah Bakau usai kegiatan, Senin (31/3).

  Kegiatan ini diakhiri dengan buka puasa bersama yang juga dilakukan dilokasi pemakaman. Deo menjelaskan sampah banyak menumpuk disekitar ilalang. Dibuang dan ditumpuk diantara rerumputan sehingga tidak terlihat. Dirinya berharap dari kegiatan peduli ini bisa menjadi informasi bagi peziarah untuk tidak meninggalkan sampahnya di lokasi makam.

  “Bawa pulang sampahnya atau buang di tempat sampah. Jangan di lokasi makam, mari berikan penghargaan yang tulus bagi mereka yang sudah tiada,” beber Deo.

   Namun pria yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik ini melihat bahwa selain mengingatkan masyarakat untuk tertib, pemerintah juga perlu menyiapkan bak atau kotak sampah agar bisa dikumpulkan disatu tempat dan tidak berceceran.

  “Kita perlu bijak, ini tempat istirahat dan sama seperti jika tempat tidur kita penuh sampah pastinya tidak nyaman. Kami juga berharap pemerintah bisa menyiapkan tong atau kotak sampah disekitar lokasi makam agar tidak berserakan,” tutup Deo. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|