Bangun Masjid Lafran Pane, Badko HMI Sumut Apresiasi Ijeck

12 hours ago 9

Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Anggota DPR RI, Musa Rajekshah, atas pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Masjid tersebut dinilai menjadi simbol penghormatan terhadap jasa pendiri HMI sekaligus Pahlawan Nasional, Lafran Pane.

Ketua Badko HMI Sumut Yusril Mahendra Butarbutar, mengatakan pembangunan masjid yang berada di kampung halaman Lafran Pane merupakan bentuk kepedulian terhadap sejarah perjuangan HMI sekaligus upaya mengabadikan nama besar tokoh pendiri organisasi tersebut.

“Kami sebagai kader HMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Musa Rajekshah. Beliau adalah salah satu tokoh yang sangat peduli terhadap HMI. Pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh kader HMI terhadap jasa pendiri organisasi ini,” ujar Yusril, Minggu (28/6/2026).

Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif merupakan bagian dari program pembangunan 99 masjid yang diinisiasi Yayasan Haji Anif (YHA). Kehadiran rumah ibadah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi simbol penghargaan terhadap perjuangan Lafran Pane dalam mendirikan HMI.

Menurut Yusril, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck selama ini dikenal sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan Sumatera Utara, termasuk dalam mendukung berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.

“Bagi saya, Bang Ijeck adalah sosok yang menginspirasi. Kepeduliannya tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok saja, tetapi oleh banyak kalangan. Banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari berbagai bantuan dan program sosial yang beliau lakukan,” katanya.

Ia menilai, berdirinya Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di tanah kelahiran Lafran Pane akan menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya kader HMI, terhadap nilai-nilai perjuangan sang pendiri.

“Dengan berdirinya masjid ini, nama besar Lafran Pane akan terus dikenang. Saya yakin seluruh kader HMI di Indonesia akan menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bang Ijeck karena telah menghadirkan sebuah monumen ibadah yang juga menjadi simbol penghormatan kepada pendiri HMI,” ungkapnya.

Yusril juga menilai kontribusi Musa Rajekshah bagi Sumatera Utara telah dirasakan oleh banyak kalangan melalui berbagai program sosial dan pembangunan yang dijalankan.

“Kalau berbicara tentang kontribusi Bang Ijeck untuk Sumatera Utara, menurut saya sudah tidak perlu diragukan lagi. Beliau terus menunjukkan kepedulian melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Atas nama Badko HMI Sumut, Yusril turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Haji Anif yang telah menginisiasi pembangunan masjid tersebut.

“Saya mewakili Badko HMI Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Bang Ijeck dan Yayasan Haji Anif. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan yang telah beliau lakukan dan pembangunan masjid ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Lafran Pane memprakarsai berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI). Dalam Kongres XI HMI tahun 1974, Lafran Pane ditetapkan sebagai pemrakarsa sekaligus pendiri utama HMI. Atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane.

Melalui pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di kampung halamannya, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan Lafran Pane terus hidup dan menginspirasi generasi muda, khususnya kader HMI di seluruh Indonesia. (san/ila)

Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Anggota DPR RI, Musa Rajekshah, atas pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Masjid tersebut dinilai menjadi simbol penghormatan terhadap jasa pendiri HMI sekaligus Pahlawan Nasional, Lafran Pane.

Ketua Badko HMI Sumut Yusril Mahendra Butarbutar, mengatakan pembangunan masjid yang berada di kampung halaman Lafran Pane merupakan bentuk kepedulian terhadap sejarah perjuangan HMI sekaligus upaya mengabadikan nama besar tokoh pendiri organisasi tersebut.

“Kami sebagai kader HMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Musa Rajekshah. Beliau adalah salah satu tokoh yang sangat peduli terhadap HMI. Pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh kader HMI terhadap jasa pendiri organisasi ini,” ujar Yusril, Minggu (28/6/2026).

Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif merupakan bagian dari program pembangunan 99 masjid yang diinisiasi Yayasan Haji Anif (YHA). Kehadiran rumah ibadah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi simbol penghargaan terhadap perjuangan Lafran Pane dalam mendirikan HMI.

Menurut Yusril, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck selama ini dikenal sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan Sumatera Utara, termasuk dalam mendukung berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.

“Bagi saya, Bang Ijeck adalah sosok yang menginspirasi. Kepeduliannya tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok saja, tetapi oleh banyak kalangan. Banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari berbagai bantuan dan program sosial yang beliau lakukan,” katanya.

Ia menilai, berdirinya Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di tanah kelahiran Lafran Pane akan menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya kader HMI, terhadap nilai-nilai perjuangan sang pendiri.

“Dengan berdirinya masjid ini, nama besar Lafran Pane akan terus dikenang. Saya yakin seluruh kader HMI di Indonesia akan menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bang Ijeck karena telah menghadirkan sebuah monumen ibadah yang juga menjadi simbol penghormatan kepada pendiri HMI,” ungkapnya.

Yusril juga menilai kontribusi Musa Rajekshah bagi Sumatera Utara telah dirasakan oleh banyak kalangan melalui berbagai program sosial dan pembangunan yang dijalankan.

“Kalau berbicara tentang kontribusi Bang Ijeck untuk Sumatera Utara, menurut saya sudah tidak perlu diragukan lagi. Beliau terus menunjukkan kepedulian melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Atas nama Badko HMI Sumut, Yusril turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Haji Anif yang telah menginisiasi pembangunan masjid tersebut.

“Saya mewakili Badko HMI Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Bang Ijeck dan Yayasan Haji Anif. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan yang telah beliau lakukan dan pembangunan masjid ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Lafran Pane memprakarsai berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI). Dalam Kongres XI HMI tahun 1974, Lafran Pane ditetapkan sebagai pemrakarsa sekaligus pendiri utama HMI. Atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane.

Melalui pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di kampung halamannya, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan Lafran Pane terus hidup dan menginspirasi generasi muda, khususnya kader HMI di seluruh Indonesia. (san/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|