Fraksi Golkar DPRD Sumut, Kolaborasi Ironman Group Diyakini Tarik Wisatawan Mancanegara

8 hours ago 4

MEDAN-Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumatera Utara, Aswin Parinduri, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution yang menjalin kolaborasi dengan Ironman Group untuk mendorong sektor pariwisata daerah ke level internasional.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi terobosan penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Sumut, khususnya kawasan Danau Toba sebagai destinasi super-prioritas nasional.

“Kami melihat ini sebagai langkah maju. Dengan bermitra dengan pihak internasional, Danau Toba berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan mancanegara,” ujarnya pada wartawan, Kamis (7/5).

Ia menilai, keberhasilan pengembangan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan even, tetapi juga dari dampak ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.

“Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Kita berharap kegiatan-kegiatan internasional ini benar-benar memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Ia optimistis kolaborasi internasional itu akan menjadi pintu masuk bagi Sumatera Utara untuk semakin dikenal dunia, sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Mistar, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara telah menyiapkan berbagai agenda besar sepanjang tahun 2026. Sejumlah kegiatan tersebut tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan total anggaran miliaran rupiah untuk mendukung promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Beberapa agenda yang telah disiapkan di antaranya Jasa Penyelenggara Acara Drag Race Sumatera Utara dengan anggaran Rp300 juta, Festival Seni Sumatera Utara Rp1 miliar, Festival Budaya Sumatera Utara Rp2,5 miliar, serta Geo Festival 2026 sebesar Rp2,5 miliar.

Selain itu, terdapat pula anggaran Rp2 miliar untuk berbagai kegiatan pendukung lainnya, termasuk Festival Seni dan Budaya Daerah di lima lokasi yakni Tatabuse, Sibandan, Sipuan, Kardapak, dan Bahlike sebesar Rp500 juta, serta Festival Seni dan Budaya Huta Na Martua sebesar Rp200 juta.

Pemprov Sumut juga mengalokasikan anggaran untuk sejumlah event olahraga dan hiburan, seperti Drag Race Sumatera Utara 2 di Simalungun Rp300 juta, Drag Race Sumatera Utara 3 di Deliserdang Rp300 juta, acara Berkarya Sumatera Utara Rp800 juta, hingga Pawai Mobil Hias Rp200 juta.

Tak hanya itu, dukungan terhadap event internasional juga terlihat dari pengalokasian anggaran pendukung Acara Aquabike sebesar Rp1 miliar dan Trail of the Kings by UTMB sebesar Rp1 miliar.

Di sektor digital dan generasi muda, Pemprov Sumut turut menyiapkan Kejuaraan E-Sports 2026 dengan anggaran Rp400 juta, serta kegiatan perjalanan pengenalan atau famtrip senilai Rp714,8 juta guna memperkuat promosi destinasi wisata Sumatera Utara.

Rangkaian agenda tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi, sekaligus menjadikan Sumut sebagai salah satu pusat destinasi wisata dan sport tourism terbesar di Indonesia. (map/azw)

MEDAN-Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumatera Utara, Aswin Parinduri, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution yang menjalin kolaborasi dengan Ironman Group untuk mendorong sektor pariwisata daerah ke level internasional.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi terobosan penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Sumut, khususnya kawasan Danau Toba sebagai destinasi super-prioritas nasional.

“Kami melihat ini sebagai langkah maju. Dengan bermitra dengan pihak internasional, Danau Toba berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan mancanegara,” ujarnya pada wartawan, Kamis (7/5).

Ia menilai, keberhasilan pengembangan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan even, tetapi juga dari dampak ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.

“Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Kita berharap kegiatan-kegiatan internasional ini benar-benar memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Ia optimistis kolaborasi internasional itu akan menjadi pintu masuk bagi Sumatera Utara untuk semakin dikenal dunia, sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Mistar, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara telah menyiapkan berbagai agenda besar sepanjang tahun 2026. Sejumlah kegiatan tersebut tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan total anggaran miliaran rupiah untuk mendukung promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Beberapa agenda yang telah disiapkan di antaranya Jasa Penyelenggara Acara Drag Race Sumatera Utara dengan anggaran Rp300 juta, Festival Seni Sumatera Utara Rp1 miliar, Festival Budaya Sumatera Utara Rp2,5 miliar, serta Geo Festival 2026 sebesar Rp2,5 miliar.

Selain itu, terdapat pula anggaran Rp2 miliar untuk berbagai kegiatan pendukung lainnya, termasuk Festival Seni dan Budaya Daerah di lima lokasi yakni Tatabuse, Sibandan, Sipuan, Kardapak, dan Bahlike sebesar Rp500 juta, serta Festival Seni dan Budaya Huta Na Martua sebesar Rp200 juta.

Pemprov Sumut juga mengalokasikan anggaran untuk sejumlah event olahraga dan hiburan, seperti Drag Race Sumatera Utara 2 di Simalungun Rp300 juta, Drag Race Sumatera Utara 3 di Deliserdang Rp300 juta, acara Berkarya Sumatera Utara Rp800 juta, hingga Pawai Mobil Hias Rp200 juta.

Tak hanya itu, dukungan terhadap event internasional juga terlihat dari pengalokasian anggaran pendukung Acara Aquabike sebesar Rp1 miliar dan Trail of the Kings by UTMB sebesar Rp1 miliar.

Di sektor digital dan generasi muda, Pemprov Sumut turut menyiapkan Kejuaraan E-Sports 2026 dengan anggaran Rp400 juta, serta kegiatan perjalanan pengenalan atau famtrip senilai Rp714,8 juta guna memperkuat promosi destinasi wisata Sumatera Utara.

Rangkaian agenda tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi, sekaligus menjadikan Sumut sebagai salah satu pusat destinasi wisata dan sport tourism terbesar di Indonesia. (map/azw)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|