Kebakaran Kandang Ayam Jenggruk Temon Baturetno, 12 Ribu Anak Ayam Terjebak Kobaran Api, Separuh Tak Terselamatkan!

18 hours ago 8
KebakaranKebakaran kandang ayam di Jenggruk Temon Baturetno Wonogiri. Dok. Damkar Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat melanda kandang ayam milik Nurhadi di Dusun Mojoroto, Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, pada Kamis (30/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu menghanguskan sekitar 6.000 ekor anak ayam berusia satu minggu dari total 12.000 ekor yang berada di dalam kandang wilayah perbukitan Jenggruk tersebut.

Api diketahui muncul sekitar pukul 02.56 WIB dan dengan cepat membesar karena bangunan kandang yang sebagian besar menggunakan material bambu. Kondisi tersebut membuat kobaran api mudah merambat ke berbagai sisi bangunan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.

Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kepala Bidang Damkar Wonogiri Joko Prayitno serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Wonogiri Joko Susilo, menjelaskan kebakaran diduga dipicu oleh kabel listrik yang sudah usang.

Berdasarkan laporan petugas, api bermula dari kabel yang terkelupas di area gudang penyimpanan peralatan sekaligus stok pakan ayam. Percikan api kemudian menyambar material bangunan yang mudah terbakar hingga merembet ke bagian barat kandang.

“Berawal dari adanya terkelupasnya kabel bagian gudang alat dan stok pakan yang usang dan menyebar ke bagian barat kandang ayam karena bangunan semi permanen sebagian besar dari bambu maka api cepat membesar,” jelas Sriyanto Kembo.

Sebanyak 9 personel Damkar Wonogiri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area di sekitar lokasi kejadian.

Dalam operasi tersebut, petugas melaksanakan pemadaman sekaligus proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran susulan.

Meski api berhasil dijinakkan, kerugian yang dialami pemilik kandang diperkirakan cukup besar. Dari total sekitar 12.000 ekor ayam yang baru berusia satu minggu, sekitar 6.000 ekor dilaporkan mati akibat terjebak kobaran api.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pemilik usaha peternakan maupun masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang telah lama digunakan. Kabel yang sudah aus atau terkelupas berpotensi memicu korsleting dan kebakaran, terlebih jika berada di bangunan semi permanen yang didominasi material mudah terbakar seperti bambu.

Operasi pemadaman dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Adapun personel Damkar Wonogiri yang bertugas dalam penanganan kebakaran tersebut antara lain:

🔹 Pipit Ary Wibowo
🔹 Andri Saputro
🔹 Ardika Saputra
🔹 Heri Suprapto
🔹 Ervin
🔹 Roni
🔹 Suswanto
🔹 Havid
🔹 Anjar

Petugas memastikan api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan telah selesai dilakukan sehingga situasi di lokasi kembali aman. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|