JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pertemuan sejumlah sekretaris jenderal partai pendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di tengah perjalanan pemerintahan yang memasuki tahun kedua memunculkan sinyal penting: komunikasi politik koalisi tampaknya mulai perlu dirapikan dan diperkuat.
Para sekjen partai koalisi berkumpul di rumah dinas Sekjen Partai Gerindra sekaligus Menteri Luar Negeri Sugiono di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026) malam. Pertemuan tersebut disebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membicarakan pola koordinasi antarpatai pendukung pemerintah.
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, salah satu peserta pertemuan, mengatakan forum tersebut memang diarahkan untuk memperkuat komunikasi di antara partai-partai yang berada dalam barisan pendukung pemerintah.
“Silaturahmi dan tentu bahas bagaimana koordinasi yang lebih baik ke depan,” kata Herman di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Herman, forum antarsekjen tersebut tidak berhenti pada satu pertemuan. Agenda serupa kemungkinan akan digelar secara berkala, meski pelaksanaannya tetap menyesuaikan arahan para ketua umum partai dan Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi kan banyak hal yang strategis. Tentu juga Pak Prabowo kan masih fokus terhadap pemerintahan dan lain sebagainya,” ucap dia.
Komposisi peserta menunjukkan bahwa forum tersebut melibatkan partai-partai yang menjadi bagian dari pendukung pemerintahan, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen.
Dari partai parlemen hadir Sekjen Partai Gerindra Sugiono, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa Hasanuddin Wahid, Sekjen Partai Amanat Nasional Eko Hendro Purnomo, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid, serta Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim.
Sementara dari partai nonparlemen hadir Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Gelora Mahfudz Sidiq, Sekjen Partai Bulan Bintang Ruksamin, Sekjen Partai Garuda Ihsan Jauhari, dan Sekjen Partai Rakyat Adil Makmur Gautama Wiranegara.
Sugiono mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi politik dalam mendukung jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono melalui keterangan tertulis, Kamis.
Namun, di balik agenda silaturahmi, Sugiono menegaskan pentingnya dukungan sekaligus masukan dari kekuatan politik yang berada di sekitar pemerintah. Menurut dia, pemerintah membutuhkan dukungan, masukan, dan pengawasan agar berbagai program pembangunan dapat terus berjalan.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menjaga agar perbedaan sikap dan pandangan antarpartai tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu stabilitas politik pemerintahan.
“Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan setiap perbedaan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara,” kata Sugiono.
Dengan demikian, pertemuan para sekjen tersebut tidak sekadar menjadi agenda makan malam menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ada kebutuhan untuk memastikan komunikasi antarkekuatan politik pendukung pemerintah tetap terjaga, terutama ketika pemerintahan Prabowo-Gibran memasuki fase konsolidasi program dan menghadapi berbagai persoalan strategis ke depan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

10 hours ago
11

















































