Angin Puting Beliung Sapu Sukodono Sragen, 6 Rumah Rusak dan Kerugian Tembus Rp 44,5 Juta

6 hours ago 5

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Terjangan angin membuat sejumlah rumah warga porak-poranda dan pohon-pohon besar tumbang di sepanjang ruas jalan raya Sukodono.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa terjadi di beberapa titik di Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono. Dampak paling parah berada di Dukuh Genengsari dan Dukuh Karanganom. Sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari genteng pecah, teras ambruk hingga bangunan tertimpa pohon jati yang tumbang akibat terpaan angin kencang.

Di Dukuh Genengsari RT 3, tujuh rumah dilaporkan rusak pada bagian teras. Empat pohon jati roboh di lokasi tersebut dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 38,5 juta.

Sementara di RT 1, satu rumah mengalami kerusakan sekitar 100 genteng pecah dengan kerugian ditaksir Rp 500 ribu.

Kerusakan juga melanda Dukuh Karanganom RT 06. Dua rumah tertimpa pohon dan sekitar 400 genteng pecah dengan estimasi kerugian Rp 4,4 juta.

Di RT 07, pohon jati tumbang menimpa kabel PLN sehingga sempat memicu gangguan jaringan listrik dengan taksiran kerugian sekitar Rp 1,5 juta. Sedangkan di RT 08, tiga rumah mengalami kerusakan ringan dengan total kerugian sekitar Rp 600 ribu.

Secara keseluruhan, total kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 44,5 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Meski demikian, warga sempat diliputi kepanikan ketika angin berputar kencang disertai suara gemuruh yang mengguncang atap rumah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyassari menegaskan bahwa kejadian tersebut murni akibat cuaca ekstrem dan tidak berkaitan dengan unsur tindak pidana.

“Begitu menerima laporan, jajaran Polsek Sukodono bergerak cepat menuju lokasi. Tanpa menunggu lama, personel kepolisian berjibaku bersama tim BPBD Kabupaten Sragen dan warga setempat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan serta menimpa rumah warga,” kata Kapolres Sragen.

Petugas menggunakan peralatan seadanya dan mesin pemotong kayu untuk menyingkirkan batang pohon jati berdiameter besar yang melintang di jalan raya. Di tengah hujan yang masih turun dan angin yang belum sepenuhnya reda, aparat kepolisian bersama BPBD dan warga bahu-membahu membersihkan ranting serta puing-puing genteng yang berserakan.

Sejumlah anggota kepolisian juga terlihat membantu warga mengevakuasi barang-barang dari rumah terdampak. Sementara petugas lainnya mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di ruas jalan Sukodono.

Koordinasi lintas instansi dilakukan cepat untuk memastikan gangguan jaringan listrik segera tertangani. Kerja sigap tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Dalam hitungan jam, akses jalan yang sempat lumpuh berhasil dibuka kembali dan aktivitas warga berangsur normal.

“Hingga malam situasi di wilayah terdampak dinyatakan aman dan kondusif. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa datang sewaktu-waktu, terutama di masa peralihan musim yang kerap disertai hujan lebat dan angin kencang,” ujarnya.

Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|