WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Persiwi Wonogiri U-13 mengirim sinyal serius kepada para pesaing menjelang bergulirnya Piala Soeratin 2026. Tampil penuh percaya diri dalam ajang Fourfeo Match Pra Piala Soeratin U-13 di Lapangan Tulung, Klaten, Selasa (23/6/2026), skuad muda Laskar Jateng Tenggara sukses menyapu bersih seluruh pertandingan dan keluar sebagai juara pertama dengan performa yang mencuri perhatian.
Keberhasilan ini bukan datang secara kebetulan. Persiwi U-13 menunjukkan kualitas permainan yang terus berkembang dari laga ke laga. Tiga kemenangan beruntun menjadi bukti bahwa tim asal Wonogiri tersebut memiliki modal yang sangat menjanjikan untuk menghadapi persaingan sesungguhnya di Piala Soeratin U-13 tahun 2026.
Pada pertandingan pembuka, Persiwi langsung tancap gas dengan menghajar AA Boyolali melalui skor telak 4-1. Kemenangan tersebut menjadi awal sempurna yang membangkitkan kepercayaan diri para pemain muda. Tidak berhenti di situ, pada laga kedua Persiwi kembali menunjukkan dominasinya saat menaklukkan Jupiter United FC dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa balas.
Puncaknya terjadi pada pertandingan terakhir. Menghadapi JF School yang juga tampil cukup kompetitif sepanjang turnamen, Persiwi mampu menjaga ketenangan dan mengunci kemenangan 2-1. Hasil itu memastikan Persiwi Wonogiri U-13 berdiri di podium tertinggi dengan raihan poin sempurna.
Empat tim ambil bagian dalam Fourfeo Match kali ini, yakni Persiwi Wonogiri, Jupiter United FC, JF School, dan AA Boyolali. Dari seluruh peserta, Persiwi tampil sebagai tim paling konsisten, paling produktif, sekaligus paling efektif dalam memanfaatkan peluang.
Manajer Persiwi U-13, Coach Dwi Gandok, mengaku bangga dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya selama mengikuti turnamen. Menurutnya, gelar juara memang membanggakan, namun proses pembelajaran yang diperoleh para pemain jauh lebih penting sebagai bekal menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Ajang ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat baik bagi anak-anak. Hasil juara tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mereka mendapatkan pengalaman bertanding, meningkatkan mental kompetisi, dan memahami strategi permainan sebagai bekal menghadapi Piala Soeratin 2026,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Coach Widodo. Ia menilai Fourfeo Match menjadi panggung yang tepat untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mengetahui sektor-sektor yang masih perlu diperbaiki sebelum turun di kompetisi resmi.
“Kami melihat semangat juang dan kerja sama tim semakin baik. Masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, namun secara umum perkembangan anak-anak cukup menggembirakan. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras menjelang kompetisi resmi,” katanya.
Sementara itu, Coach Irfan mengungkapkan bahwa salah satu pencapaian terbesar tim dalam turnamen ini adalah kemampuan para pemain mengendalikan permainan saat berada dalam tekanan lawan. Situasi yang sebelumnya menjadi perhatian tim pelatih kini mulai menunjukkan perkembangan sesuai harapan.
“Apa yang kami prediksikan sesuai dengan harapan. Bagaimana anak-anak pada saat mendapat serangan dan tekanan dari lawan, mereka dapat dengan tenang menguasai jalannya pertandingan,” imbuhnya.
Keberhasilan meraih gelar juara Fourfeo Match menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi Persiwi Wonogiri U-13. Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, hasil ini juga memperlihatkan bahwa proses latihan yang dijalankan selama ini mulai menunjukkan hasil positif.
Coach Dwi berharap seluruh pemain tetap menjaga kekompakan, disiplin, serta mampu menjalankan instruksi pelatih sesuai skema permainan yang telah dipersiapkan. Menurutnya, kekuatan utama tim tidak hanya terletak pada kemampuan individu, tetapi juga kerja sama yang terbangun di dalam lapangan.
“Alhamdulillah itu semua berjalan,” tambahnya.
Kini perhatian Persiwi U-13 tertuju pada target yang lebih besar, yakni Piala Soeratin 2026. Dengan modal tiga kemenangan beruntun, mental bertanding yang semakin matang, serta kerja sama tim yang terus berkembang, skuad muda Wonogiri mulai menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar peserta, melainkan tim yang layak diperhitungkan dalam perebutan prestasi di ajang sepak bola usia muda paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Jika performa impresif ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin Persiwi Wonogiri U-13 akan menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian dan membawa harum nama Kabupaten Wonogiri di panggung Piala Soeratin 2026.
Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 hours ago
2


















































