Bidhumas Poldasu Asah Kemampuan Fotografi dan Video Sinematik

3 hours ago 3

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fotografer dan Pembuatan Video Sinematik tersebut digelar selama dua hari, 2-3 September 2026, di Aula Tribrata Polda Sumut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, khususnya dalam menghasilkan dokumentasi foto dan video yang profesional, informatif, kreatif, serta mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat secara efektif melalui berbagai platform digital.

Pada hari pertama, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Nanang Masbudi turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan profesionalisme personel untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri, termasuk dalam dokumentasi dan penyebarluasan informasi kepada publik.

Pelatihan menghadirkan Hendra Syamhari, jurnalis foto senior sekaligus Koordinator Wilayah Pewarta Foto Indonesia (PFI) Region Sumatera, sebagai narasumber dan pelatih.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga menjalani praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup teknik pengambilan gambar, komposisi, pencahayaan, pemilihan sudut pandang atau angle, hingga produksi video dengan pendekatan sinematik.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kemampuan personel Humas di tengah perubahan teknologi dan pola komunikasi publik yang semakin cepat.

“Di era digital saat ini, kemampuan menghasilkan foto dan video yang baik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kehumasan. Informasi tidak hanya harus cepat disampaikan, tetapi juga harus dikemas secara profesional, menarik, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Ferry, Kamis (3/9) malam.

Menurutnya, kekuatan dokumentasi visual memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik. Melalui foto dan video yang berkualitas, berbagai kegiatan, program hingga pelayanan Polri dapat disampaikan kepada masyarakat dengan cara yang lebih efektif.

Karena itu, personel Humas dituntut tidak berhenti meningkatkan kemampuan dan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, terutama dalam fotografi dan produksi konten digital.

“Kami ingin personel Humas, baik di tingkat Polda maupun jajaran, memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mendokumentasikan setiap kegiatan dan mengemasnya menjadi informasi visual yang berkualitas. Dengan begitu, pesan-pesan Polri dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat,” katanya.

Ferry menambahkan, pelatihan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan meningkatkan standar kualitas dokumentasi di lingkungan Humas Polda Sumut dan jajaran.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya untuk mendukung publikasi kegiatan serta penyampaian informasi Polri yang cepat, akurat, kreatif dan terpercaya.

“Ke depan, kami berharap kemampuan ini terus dikembangkan dan diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Humas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, karena ruang komunikasi publik saat ini semakin terbuka dan dinamis,” pungkasnya. (dwi/ila)

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fotografer dan Pembuatan Video Sinematik tersebut digelar selama dua hari, 2-3 September 2026, di Aula Tribrata Polda Sumut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, khususnya dalam menghasilkan dokumentasi foto dan video yang profesional, informatif, kreatif, serta mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat secara efektif melalui berbagai platform digital.

Pada hari pertama, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Nanang Masbudi turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan profesionalisme personel untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri, termasuk dalam dokumentasi dan penyebarluasan informasi kepada publik.

Pelatihan menghadirkan Hendra Syamhari, jurnalis foto senior sekaligus Koordinator Wilayah Pewarta Foto Indonesia (PFI) Region Sumatera, sebagai narasumber dan pelatih.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga menjalani praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup teknik pengambilan gambar, komposisi, pencahayaan, pemilihan sudut pandang atau angle, hingga produksi video dengan pendekatan sinematik.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kemampuan personel Humas di tengah perubahan teknologi dan pola komunikasi publik yang semakin cepat.

“Di era digital saat ini, kemampuan menghasilkan foto dan video yang baik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kehumasan. Informasi tidak hanya harus cepat disampaikan, tetapi juga harus dikemas secara profesional, menarik, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Ferry, Kamis (3/9) malam.

Menurutnya, kekuatan dokumentasi visual memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik. Melalui foto dan video yang berkualitas, berbagai kegiatan, program hingga pelayanan Polri dapat disampaikan kepada masyarakat dengan cara yang lebih efektif.

Karena itu, personel Humas dituntut tidak berhenti meningkatkan kemampuan dan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, terutama dalam fotografi dan produksi konten digital.

“Kami ingin personel Humas, baik di tingkat Polda maupun jajaran, memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mendokumentasikan setiap kegiatan dan mengemasnya menjadi informasi visual yang berkualitas. Dengan begitu, pesan-pesan Polri dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat,” katanya.

Ferry menambahkan, pelatihan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan meningkatkan standar kualitas dokumentasi di lingkungan Humas Polda Sumut dan jajaran.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya untuk mendukung publikasi kegiatan serta penyampaian informasi Polri yang cepat, akurat, kreatif dan terpercaya.

“Ke depan, kami berharap kemampuan ini terus dikembangkan dan diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Humas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, karena ruang komunikasi publik saat ini semakin terbuka dan dinamis,” pungkasnya. (dwi/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|