Bukan Sekadar Tempat Mancing! Gudang Green Island Wonogiri Siap Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru, Mahasiswa STAIMAS dan Warga Bergerak Bersama

21 hours ago 9
WisataPembahasan pengembangan Wisata Gudang Green Island. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah kawasan yang selama ini dikenal sebagai lokasi memancing dan ruang berkumpul warga di Desa Pokoh Kidul perlahan dipersiapkan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik. Semangat gotong royong pun mulai terlihat ketika mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri bergandengan tangan dengan masyarakat untuk ikut mengembangkan Wisata Gudang Green Island, potensi wisata yang berada di perbatasan Dusun Gudang dan Dusun Blembem, Kecamatan Wonogiri.

Kolaborasi tersebut mulai dibangun dalam pertemuan warga RT 03 RW 06 Blembem yang digelar, Kamis (9/7/2026). Pertemuan yang awalnya membahas keamanan lingkungan berkembang menjadi forum penuh gagasan tentang masa depan kawasan wisata yang diyakini memiliki peluang besar menjadi destinasi favorit masyarakat Wonogiri.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusias. Hadir dalam pertemuan itu Kepala Dusun Blembem, Nugroho Eko, Ketua RT 03 RW 06 Blembem Supardi, para tokoh masyarakat, serta mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri yang baru memulai masa pengabdian di Desa Pokoh Kidul.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan selama berada di desa. Mereka menegaskan siap menjadi mitra masyarakat dalam mendukung berbagai program pemberdayaan yang telah direncanakan.

Perwakilan mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri, Abdul Latif, menjelaskan bahwa posko KPM berada di rumah Gunarto dan akan menjadi pusat koordinasi seluruh kegiatan pengabdian masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung.

Menurut Abdul Latif, mahasiswa tidak hanya hadir menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata melalui ide, pendampingan, dan inovasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satu fokus utama yang langsung mendapat perhatian adalah pengembangan Wisata Gudang Green Island. Destinasi yang berada di kawasan perbatasan Dusun Gudang dan Dusun Blembem ini dinilai memiliki potensi besar karena menawarkan suasana alam yang masih asri dan cocok dikembangkan sebagai lokasi rekreasi keluarga maupun wisata memancing.

Menariknya, konsep pengembangannya juga melibatkan potensi ekonomi masyarakat. Area parkir dan lokasi wisata memancing berada di wilayah Blembem, sedangkan pelaku UMKM yang nantinya dapat melayani kebutuhan pengunjung berada di Dusun Gudang. Pola ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat di kedua wilayah.

Ketua RT 03 RW 06 Blembem, Supardi, mengungkapkan bahwa sejumlah persiapan awal sebenarnya sudah mulai dilakukan. Salah satunya dengan membersihkan lahan di sebelah utara jembatan yang direncanakan menjadi area parkir bagi para pengunjung.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kawasan wisata masih membutuhkan pembahasan lanjutan bersama berbagai pihak agar pengelolaannya dapat berjalan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Persiapan awal sudah kami lakukan, salah satunya membersihkan lahan di sebelah utara jembatan yang nantinya direncanakan menjadi area parkir. Untuk skema kerja sama pengelolaan wisata masih akan dibahas bersama berbagai pihak,” ujar Supardi.

Warga pun menyambut positif kehadiran mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri. Mereka berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan ide-ide kreatif, strategi promosi, hingga inovasi yang dapat membuat Gudang Green Island semakin dikenal masyarakat luas.

Keterlibatan generasi muda juga dianggap menjadi energi baru dalam mempercepat pengembangan wisata berbasis masyarakat. Dengan dukungan warga dan mahasiswa, Gudang Green Island diharapkan tidak hanya menjadi lokasi rekreasi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat UMKM desa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Selain membahas pengembangan wisata, forum warga juga tetap memberikan perhatian terhadap keamanan lingkungan. Ketua RT Supardi mengajak masyarakat kembali mengaktifkan ronda malam sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dusun Nugroho Eko mengingatkan warga agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah maupun membersihkan kebun menggunakan api terbuka.

“Saat kondisi cuaca sedang kering seperti sekarang, masyarakat diharapkan menggunakan tempat pembakaran yang aman agar tidak memicu kebakaran lahan maupun kebakaran yang tidak diinginkan,” kata Nugroho Eko.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi terbangunnya sinergi antara mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri dengan masyarakat Desa Pokoh Kidul. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga, mulai dari pengembangan potensi wisata, penguatan UMKM, pemberdayaan pemuda, hingga peningkatan kepedulian terhadap keamanan serta kelestarian lingkungan.

Apabila pengembangan Gudang Green Island berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin destinasi ini akan menjadi salah satu tujuan wisata baru di Kabupaten Wonogiri yang mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas generasi. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|