Grand Final Temon Cup 4, Perang Bintang Pecah! Rivan Nurmulki vs Fahry Septian Bentrok di Santiago Berdebu Arena Wonogiri

7 hours ago 4
VoliGrand Final Temon Cup 4. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pecinta bola voli dipastikan bakal disuguhi pertandingan yang sulit dilupakan. Grand Final Temon Cup 4 bukan sekadar laga penentu juara, tetapi telah berubah menjadi panggung perang para bintang Proliga yang siap mengguncang Santiago Berdebu Arena, Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (4/7/2026).

Pertandingan puncak yang mempertemukan Trisula Sidoharjo melawan Tabarruk Kudus diprediksi menjadi salah satu duel paling panas di turnamen tahun ini. Dua tim sama-sama datang dengan skuad bertabur pemain nasional, pemain Proliga hingga atlet yang baru saja mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

Tak heran jika ribuan pasang mata diperkirakan memadati arena pertandingan sejak jauh sebelum laga dimulai. Antusiasme masyarakat begitu tinggi karena final kali ini menghadirkan duel pemain-pemain yang selama ini hanya bisa disaksikan di kompetisi profesional.

Tabarruk Kudus datang dengan kekuatan luar biasa. Tim asal Kudus tersebut dipenuhi pemain-pemain yang sudah memiliki nama besar di dunia voli nasional.

Di lini serang, perhatian tertuju kepada Fahry Septian yang dikenal sebagai opposite dengan smash keras dan akurasi tinggi. Kehadirannya menjadi salah satu senjata utama yang siap membongkar pertahanan lawan.

Tabarruk juga diperkuat dua bintang muda Timnas Indonesia, Jasen Natanael dan Putra Bagus Hidayatullah, yang baru saja ikut membawa Merah Putih meraih gelar juara AVC Men’s Cup 2026. Penampilan keduanya menjadi daya tarik tersendiri karena dikenal memiliki permainan cepat, agresif, dan penuh determinasi.

Belum cukup sampai di situ, tim ini juga menghadirkan pemain asing Tim Sokolov, mantan penggawa Jakarta Garuda Jaya, yang siap menunjukkan kualitas permainan kelas internasional di hadapan masyarakat Wonogiri.

Deretan pemain elite lainnya juga ikut mempertebal kekuatan Tabarruk Kudus. Ada Sigit Ardian dari Jakarta LavAni, kemudian Rendy Tamamilang dan Hendry Ade Novian yang selama ini menjadi bagian dari Jakarta Bhayangkara Presisi. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat Tabarruk menjadi lawan yang sangat sulit ditaklukkan.

Namun, Trisula Sidoharjo sama sekali bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Tim ini justru datang membawa deretan pemain jenderal voli yang tak kalah mengerikan. Nama besar seperti Rivan Nurmulki dipastikan menjadi pusat perhatian. Opposite andalan Timnas Indonesia tersebut dikenal memiliki servis keras serta serangan yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan detik.

Di sekeliling Rivan, Trisula juga diperkuat sederet pemain berpengalaman seperti Boy Arnes, Hendra Kurniawan, Dio Zulfikri, hingga Luvi yang siap menghadirkan permainan cepat, solid, dan penuh variasi.

Bentroknya dua tim bertabur bintang inilah yang membuat Grand Final Temon Cup 4 disebut banyak pecinta voli sebagai laga rasa Proliga. Atmosfer pertandingan dipastikan berbeda karena hampir di setiap posisi dihuni pemain-pemain yang telah malang melintang di level tertinggi bola voli Indonesia.

Temon Cup sendiri telah berkembang menjadi salah satu turnamen bola voli paling bergengsi di kawasan Jawa Tengah bagian selatan. Memasuki penyelenggaraan edisi keempat, ajang ini kembali sukses menarik perhatian pencinta olahraga dari Wonogiri, Solo Raya, DIY hingga Jawa Timur.

Turnamen berlangsung mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan persaingan yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan.

Ketua Panitia, Arif Mustofa alias Mas Arif Mbelink, menjelaskan bahwa Temon Cup 4 diikuti delapan tim putra terbaik yang memiliki reputasi kuat di dunia bola voli nasional.

✓ Pervoc Jaban Sukoharjo
✓ Ganeksa Bhumikarta
Tabarruk Kudus
✓ UNS Bank Jateng Solo
✓ Minang Permai
✓ DPUPR Grobogan
✓ Eka Mandiri Salatiga
Trisula Sidoharjo

Sementara sektor putri juga menghadirkan persaingan yang tak kalah menarik dengan diikuti empat tim berkualitas.

✓ Padmanaba Kulonprogo
✓ Baja 78 Bantul
✓ Ivom Mamura Kismantoro
✓ Metro Bluzy Pacitan

Selama beberapa hari pelaksanaan, setiap pertandingan berhasil menyedot perhatian masyarakat. Tribun dipenuhi penonton yang rela datang dari berbagai daerah demi menyaksikan aksi para pemain idolanya secara langsung.

Selain memperebutkan gengsi sebagai juara, seluruh peserta juga bersaing memperebutkan total hadiah sebesar Rp65 juta. Panitia turut menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi penonton, ditambah fasilitas parkir gratis sehingga masyarakat bisa menikmati pertandingan dengan lebih nyaman.

Tak hanya menghadirkan hiburan olahraga berkualitas, Temon Cup juga memberikan dampak ekonomi yang terasa bagi warga sekitar. Kehadiran ribuan penonton membuat para pedagang makanan, minuman, UMKM hingga pelaku usaha kecil di sekitar Santiago Berdebu Arena kebanjiran pembeli selama turnamen berlangsung.

Dengan kualitas pemain yang tampil di partai puncak, Grand Final Temon Cup 4 diyakini menjadi salah satu pertandingan voli paling bergengsi yang pernah digelar di Wonogiri tahun ini. Adu kekuatan antara Trisula Sidoharjo dan Tabarruk Kudus dipastikan menghadirkan rally-rally panjang, smash keras, blok spektakuler, hingga atmosfer pertandingan yang membuat penonton sulit beranjak dari Stadion Santiago Berdebu Arena.

Kini seluruh mata tertuju ke Santiago Berdebu Arena. Siapakah yang akhirnya mengangkat Piala Bupati Wonogiri dan mengukuhkan diri sebagai penguasa Temon Cup 4? Jawabannya akan ditentukan dalam duel perang bintang yang siap menggetarkan Wonogiri. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|