Kurator Kebut Lelang Aset Sritex, Pesangon Tunggu Dana Masuk

20 hours ago 9
Foto ilustrasi. Ribuan mantan karyawan PT Sritex menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik Sritex, Sukoharjo, pada Senin (10/11/2025) silam | Ando

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Proses pemberesan harta pailit PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) bersama tiga perusahaan anaknya terus bergulir. Tim Kurator menegaskan bahwa pelelangan aset menjadi satu-satunya jalan untuk memenuhi hak para kreditur, termasuk kewajiban pembayaran pesangon bagi ribuan mantan karyawan yang terdampak.

Sejak Juli 2025, kepailitan Sritex bersama PT Primayudha Mandirijaya, PT Bitratex Industries, dan PT Sinar Pantja Djaja telah memasuki fase lelang. Tahap awal difokuskan pada aset bergerak, seperti kendaraan dan alat berat. Lelang perdana dilakukan pada November 2025 dengan objek kendaraan milik PT Primayudha Mandirijaya.

Kurator Nurma Candra Yani Sadikin menjelaskan, proses serupa juga berjalan di entitas lainnya. Kendaraan milik PT Sri Rejeki Isman Tbk dan PT Bitratex Industries telah dilelang secara paralel. Selain itu, stok dan persediaan berupa benang, bahan baku, serta material produksi lainnya juga mulai dilepas melalui mekanisme lelang di beberapa anak usaha.

“Untuk stok dan persediaan di PT Primayudha Mandirijaya sudah dilelang pada 22 Januari 2026. Sementara untuk Bitratex dan Sinar Pantja Djaja saat ini masih menunggu proses verifikasi dari KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) Semarang,” kata Nurma kepada wartawan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia menambahkan, lelang tahap kedua untuk kendaraan PT Primayudha Mandirijaya telah dilaksanakan melalui KPKNL Surakarta. Sementara itu, pengajuan lelang lanjutan atas kendaraan milik PT Sri Rejeki Isman Tbk dan PT Bitratex Industries masih menunggu rampungnya proses verifikasi dari KPKNL Surakarta dan Semarang.

Menurut Nurma, rangkaian lelang tidak bisa dilakukan secara instan karena harus mengikuti tahapan administratif yang ketat, termasuk kewajiban pengumuman resmi di media cetak. Di sisi lain, Tim Kurator kini juga tengah mempersiapkan lelang aset bernilai besar berupa tanah, bangunan, mesin produksi, serta inventaris kantor di keempat perusahaan.

Namun, upaya tersebut dihadapkan pada sejumlah kendala. Banyaknya aset, termasuk ribuan unit mesin, mengharuskan Tim Kurator mengunggah data satu per satu ke sistem KPKNL. Selain itu, sebagian lahan masih berstatus terikat hak tanggungan sehingga memerlukan penanganan hukum tambahan.

Kurator Fajar Romy Gumilar menegaskan, koordinasi intensif terus dilakukan demi mempercepat proses. Tim Kurator, kata dia, aktif berkomunikasi dengan KPKNL Surakarta dan Semarang, serta telah mengirimkan surat resmi ke Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

“Kepentingan lelang ini adalah untuk para kreditur, khususnya eks karyawan terkait pembayaran pesangon dan hak-hak lainnya,” ujar Romy.

Romy menekankan, dalam mekanisme kepailitan, pembayaran tidak dapat dilakukan sebelum aset terjual. Seluruh proses harus mengacu pada asas pari passu pro rata parte, yakni prinsip bahwa harta debitor menjadi jaminan bersama bagi para kreditur dan hasil penjualannya dibagikan secara proporsional sesuai besaran piutang.

Menanggapi aksi protes dan evaluasi kinerja yang disuarakan oleh eks karyawan, Kurator Denny Ardiansyah menyatakan bahwa Tim Kurator tetap membuka ruang dialog. Ia menyebut tudingan tertutupnya komunikasi telah dijawab dalam pertemuan resmi yang digelar pada 4 November 2025 bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan kuasa hukum perwakilan eks karyawan.

Sementara itu, Kurator Nur Hidayat mengungkapkan bahwa proses pemberesan semakin kompleks akibat minimnya data awal aset yang diserahkan oleh debitor pailit. Kondisi tersebut memaksa Tim Kurator melakukan pendataan ulang sejak awal. Meski demikian, seluruh perkembangan kepailitan dan agenda lelang, menurutnya, telah diumumkan secara terbuka melalui situs resmi Tim Kurator. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|