Lewat Pelatihan Perikanan dan Agribisnis, PT Dairi Prima Mineral Dorong Ekonomi Desa

7 hours ago 4

DAIRI – PT Dairi Prima Mineral memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbasis kemandirian ekonomi. Program ini difokuskan pada pengembangan sektor perikanan air tawar dan agribisnis di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PT Dairi Prima Mineral meluncurkan Demonstration Plot (Demplot) sebagai percontohan budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1, sekaligus menggelar pelatihan intensif di Desa Polling Anak-anak.

Program ini merupakan tindak lanjut dari permintaan pemerintah desa dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan penyuluh perikanan lapangan (PPL) setempat. Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan yang mencakup standar pembuatan kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, hingga teknik budidaya berkelanjutan.

Chief Legal and External Relation Officer PT DPM Radianto Arifin, mengatakan bahwa perusahaan hadir bukan hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai penggerak utama pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang,” ujarnya, Jumat (8/5).

Sebagai bentuk dukungan nyata, PT DPM juga menyalurkan fasilitas pendukung seperti pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya unit usaha mandiri berbasis perikanan yang berkelanjutan.

Selain sektor perikanan, PT DPM juga mengembangkan program agribisnis dengan memaksimalkan potensi lokal seperti kopi robusta, kakao, dan durian. Program ini dijalankan bersama Dinas Pertanian, pemerintah desa, PPL, serta kelompok tani setempat.

Di wilayah Sopogadong, sebanyak 47 petani terpilih dari 200 kandidat telah mengikuti pelatihan budidaya kopi, kakao, dan durian. Para petani juga mendapatkan pendampingan teknis, bantuan pupuk, serta pengendalian hama untuk meningkatkan hasil produksi.

“Melalui berbagai inisiatif terintegrasi ini, kami berharap desa-desa binaan dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” kata Radianto.

Dengan berbagai program tersebut, PT Dairi Prima Mineral menargetkan terciptanya pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih kuat dan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan. (rud/ila)

DAIRI – PT Dairi Prima Mineral memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbasis kemandirian ekonomi. Program ini difokuskan pada pengembangan sektor perikanan air tawar dan agribisnis di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PT Dairi Prima Mineral meluncurkan Demonstration Plot (Demplot) sebagai percontohan budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1, sekaligus menggelar pelatihan intensif di Desa Polling Anak-anak.

Program ini merupakan tindak lanjut dari permintaan pemerintah desa dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan penyuluh perikanan lapangan (PPL) setempat. Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan yang mencakup standar pembuatan kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, hingga teknik budidaya berkelanjutan.

Chief Legal and External Relation Officer PT DPM Radianto Arifin, mengatakan bahwa perusahaan hadir bukan hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai penggerak utama pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang,” ujarnya, Jumat (8/5).

Sebagai bentuk dukungan nyata, PT DPM juga menyalurkan fasilitas pendukung seperti pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya unit usaha mandiri berbasis perikanan yang berkelanjutan.

Selain sektor perikanan, PT DPM juga mengembangkan program agribisnis dengan memaksimalkan potensi lokal seperti kopi robusta, kakao, dan durian. Program ini dijalankan bersama Dinas Pertanian, pemerintah desa, PPL, serta kelompok tani setempat.

Di wilayah Sopogadong, sebanyak 47 petani terpilih dari 200 kandidat telah mengikuti pelatihan budidaya kopi, kakao, dan durian. Para petani juga mendapatkan pendampingan teknis, bantuan pupuk, serta pengendalian hama untuk meningkatkan hasil produksi.

“Melalui berbagai inisiatif terintegrasi ini, kami berharap desa-desa binaan dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” kata Radianto.

Dengan berbagai program tersebut, PT Dairi Prima Mineral menargetkan terciptanya pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih kuat dan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan. (rud/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|