OTT KPK Merambah Wonogiri! Logam Mulia dan Duit Miliaran Ikut Disita

10 hours ago 9
Logo KPK | Wikipedia

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana di kawasan eks karesidenan Surakarta alias Solo Raya mendadak menjadi pusat perhatian setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Yang membuat publik Wonogiri ikut menaruh perhatian, rangkaian operasi KPK ternyata tidak hanya berlangsung di Sukoharjo, tetapi juga menyentuh wilayah Wonogiri dan Kota Solo.

Fakta ini membuat nama Wonogiri ikut menjadi pembicaraan hangat karena menjadi salah satu lokasi yang didatangi tim penyidik KPK dalam operasi yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026). Meski demikian, hingga kini KPK belum menjelaskan secara rinci siapa saja pihak yang diamankan dari wilayah Wonogiri maupun lokasi spesifik yang menjadi sasaran operasi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, tim antirasuah lebih dulu melakukan pemeriksaan terhadap belasan orang di Polresta Surakarta sebelum menentukan siapa saja yang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Budi mengatakan mereka diamankan di tiga wilayah yang berbeda di Jawa Tengah, yakni Wonogiri, Solo dan Sukoharjo.

“Dalam perkembangan rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah 18 orang di Polresta Surakarta. Kemudian dari 18 orang tersebut hari ini rencana dibawa sembilan orang di antaranya,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal itu, sembilan orang dipilih untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan. Mereka terdiri dari kepala daerah, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Budi mengungkapkan, proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama membawa empat orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama tiga ASN Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

“Kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah empat orang, salah satunya adalah Bupati Sukoharjo dan tiga orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo,” ungkap Budi.

Selanjutnya, lima orang lainnya dijadwalkan menyusul menuju Jakarta. Mereka terdiri atas tiga ASN Pemkab Sukoharjo dan dua orang dari kalangan swasta.

“Kemudian untuk kloter berikutnya rencana siang ini akan tiba di Merah Putih KPK sejumlah lima orang lagi, tiga merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan dua lainnya adalah pihak swasta,” tutur Budi.

Tak hanya mengamankan sejumlah orang, KPK juga menyita barang bukti yang nilainya fantastis. Tim penyidik menemukan logam mulia serta uang tunai dalam jumlah besar yang terdiri atas mata uang rupiah maupun valuta asing.

Valuta asing yang diamankan antara lain dolar Singapura dan dolar Australia. Jika ditotal, nilai keseluruhan barang bukti tersebut mencapai miliaran rupiah. Temuan ini menjadi salah satu bagian penting yang akan didalami penyidik untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.

“Selain mengamankan sejumlah orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai baik rupiah maupun valas, ada Dolar Australia kemudian juga ada Dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah,” pungkas Budi.

Bagi masyarakat Wonogiri, keterkaitan daerah ini dalam rangkaian OTT tentu memunculkan banyak pertanyaan. Pasalnya, KPK secara resmi menyebut operasi dilakukan di tiga wilayah sekaligus, yakni Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo. Hingga berita ini ditulis, lembaga antirasuah tersebut belum mengungkap identitas pihak yang diamankan dari wilayah Wonogiri maupun peran mereka dalam perkara yang sedang diusut.

Publik kini menunggu perkembangan berikutnya setelah sembilan orang yang diamankan tiba di Jakarta. Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu untuk melakukan pemeriksaan intensif sebelum menentukan status hukum para pihak yang diamankan sekaligus mengumumkan konstruksi perkara secara resmi kepada masyarakat. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|