JAKARTA – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyaksikan langsung ajang balap mobil GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.
Ia menilai penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. “Ini artinya ada tren positif, mulai dari jumlah penonton, penyelenggaraan lebih mulus, dan testimoni peserta juga sangat bagus,” kata gubernur kepada wartawan, Minggu (3/5).
Iqbal mengatakan, kehadiran Sirkuit Internasional Mandalika membuka peluang lebih besar menghadirkan berbagai event otomotif internasional. Selain MotoGP, Mandalika kini rutin menggelar GT World Challenge Asia dan Asian Road Racing Championship (ARRC). “Kita harapkan keberhasilan ini bisa menarik lebih banyak event balap internasional lainnya,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara Pemprov NTB, ITDC, MGPA, dan stakeholder lainnya berjalan baik. Kehadiran Ketua Umum IMI yang baru juga diharapkan semakin mendorong perkembangan otomotif di daerah. “Kolaborasi semua stakeholder ini sangat bagus dan sejalan,” katanya.
Iqbal menegaskan, ajang GT World Challenge Asia tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi. Menurutnya, peserta balap dalam ajang ini merupakan pebisnis kelas dunia yang berpotensi menjadi investor.
“GT World Challenge Asia ini kan beda ya, pembalapnya adalah orang-orang pebisnis kelas dunia yang main individu. Sehingga berpotensi mendatangkan investasi dan kita telah promosikan itu,” terangnya.
Ia menyebut, salah satu peluang investasi yang didorong adalah pembangunan garasi mobil mewah di kawasan KEK Mandalika. “Supaya bisa menyimpan mobil di sini. Datang tinggal parkir, tidak lagi besar ongkos angkut bolak-balik,” ujarnya.
Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto mengatakan, dampak event balap internasional mulai terlihat. Sejumlah tim dan pembalap berencana membangun homebase di kawasan Mandalika.
“Mereka akan membawa teknologi dan mobilnya ke sini, artinya ke depan Mandalika akan menjadi hab atau pelabuhan motorsport di Asia,” katanya.
Advertisement
Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menambahkan, sinergi dengan Pemprov NTB semakin kuat. Bersama IMI, peluang menarik investor di sektor otomotif semakin terbuka. “Prospek investor tahun ini mulai banyak,” singkatnya. (JPC/TRI)
JAKARTA – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyaksikan langsung ajang balap mobil GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.
Ia menilai penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. “Ini artinya ada tren positif, mulai dari jumlah penonton, penyelenggaraan lebih mulus, dan testimoni peserta juga sangat bagus,” kata gubernur kepada wartawan, Minggu (3/5).
Iqbal mengatakan, kehadiran Sirkuit Internasional Mandalika membuka peluang lebih besar menghadirkan berbagai event otomotif internasional. Selain MotoGP, Mandalika kini rutin menggelar GT World Challenge Asia dan Asian Road Racing Championship (ARRC). “Kita harapkan keberhasilan ini bisa menarik lebih banyak event balap internasional lainnya,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara Pemprov NTB, ITDC, MGPA, dan stakeholder lainnya berjalan baik. Kehadiran Ketua Umum IMI yang baru juga diharapkan semakin mendorong perkembangan otomotif di daerah. “Kolaborasi semua stakeholder ini sangat bagus dan sejalan,” katanya.
Iqbal menegaskan, ajang GT World Challenge Asia tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi. Menurutnya, peserta balap dalam ajang ini merupakan pebisnis kelas dunia yang berpotensi menjadi investor.
“GT World Challenge Asia ini kan beda ya, pembalapnya adalah orang-orang pebisnis kelas dunia yang main individu. Sehingga berpotensi mendatangkan investasi dan kita telah promosikan itu,” terangnya.
Ia menyebut, salah satu peluang investasi yang didorong adalah pembangunan garasi mobil mewah di kawasan KEK Mandalika. “Supaya bisa menyimpan mobil di sini. Datang tinggal parkir, tidak lagi besar ongkos angkut bolak-balik,” ujarnya.
Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto mengatakan, dampak event balap internasional mulai terlihat. Sejumlah tim dan pembalap berencana membangun homebase di kawasan Mandalika.
“Mereka akan membawa teknologi dan mobilnya ke sini, artinya ke depan Mandalika akan menjadi hab atau pelabuhan motorsport di Asia,” katanya.
Advertisement
Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menambahkan, sinergi dengan Pemprov NTB semakin kuat. Bersama IMI, peluang menarik investor di sektor otomotif semakin terbuka. “Prospek investor tahun ini mulai banyak,” singkatnya. (JPC/TRI)

4 hours ago
6

















































