Pemkot Tetapkan Tanggap Darurat Selama 7 Hari
JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda kawasan Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/5) sore. Tak lama setelah menerima laporan kejadian, Abisai langsung turun ke lokasi untuk menemui para korban sekaligus memastikan proses penanganan darurat berjalan maksimal.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga. Akibatnya, sekitar 10 kepala keluarga (KK) terdampak langsung dan kehilangan tempat tinggal tanpa ada korban jiwa. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.
“Dari informasi warga tadi, sebelum terjadi kebakaran sempat ada pemadaman listrik dan petugas PLN melakukan perbaikan jaringan,” ujar Abisai Rollo saat berada di lokasi kejadian. Meski demikian, ABR menegaskan belum dapat dipastikan apakah kebakaran benar-benar dipicu korsleting listrik atau terdapat faktor lain yang menyebabkan api muncul dan cepat membesar.
Dalam kunjungannya, Abisai melihat langsung kondisi para korban serta mendengarkan kebutuhan mendesak warga yang kini harus mengungsi akibat rumah mereka dilalap si jago merah. Sebagai bentuk respons cepat pemerintah, Abisai Rollo langsung menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat penanganan dan pemulihan bagi para korban terdampak.
“Pemerintah Kota Jayapura hadir untuk masyarakat. Kita memastikan kebutuhan dasar para korban, mulai dari tempat penampungan sementara, makanan, hingga kebutuhan mendesak lainnya dapat terpenuhi,” tegasnya.
ABR juga langsung memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat, termasuk Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan hingga Dinas PUPR agar berkolaborasi dalam penanganan darurat.
“Nanti didirikan tenda darurat untuk menampung para korban dan menyiapkan dapur umum. Bantuan juga segera kita siapkan untuk diberikan kepada warga yang terkena dampak,” jelasnya.
Pemerintah Kota Jayapura memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian penuh, termasuk bantuan logistik dan layanan kesehatan selama masa tanggap darurat berlangsung.
“Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR, BPBD dan Dinas Sosial untuk segera membangun tenda pengungsian dan membuka dapur umum untuk melayani para korban,” tambah ABR.
Di tengah situasi duka dan kepanikan warga, terdapat peristiwa haru yang terjadi sebelum kebakaran berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterima wali kota dari warga sekitar, di lokasi tersebut sedang berlangsung suasana duka cita. Saat api mulai membesar dan melahap rumah-rumah warga, masyarakat bahu membahu menyelamatkan jenazah ke rumah warga lain yang lebih aman agar tidak ikut terdampak kebakaran. Usai meninjau lokasi kebakaran, Abisai Rollo juga menyempatkan diri melayat ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sebagai bentuk empati kepada keluarga yang sedang berduka.
Atas peristiwa tersebut, ABR mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan instalasi listrik maupun kondisi keamanan lingkungan guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Sementara itu, aparat keamanan bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemkot Tetapkan Tanggap Darurat Selama 7 Hari
JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda kawasan Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/5) sore. Tak lama setelah menerima laporan kejadian, Abisai langsung turun ke lokasi untuk menemui para korban sekaligus memastikan proses penanganan darurat berjalan maksimal.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga. Akibatnya, sekitar 10 kepala keluarga (KK) terdampak langsung dan kehilangan tempat tinggal tanpa ada korban jiwa. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.
“Dari informasi warga tadi, sebelum terjadi kebakaran sempat ada pemadaman listrik dan petugas PLN melakukan perbaikan jaringan,” ujar Abisai Rollo saat berada di lokasi kejadian. Meski demikian, ABR menegaskan belum dapat dipastikan apakah kebakaran benar-benar dipicu korsleting listrik atau terdapat faktor lain yang menyebabkan api muncul dan cepat membesar.
Dalam kunjungannya, Abisai melihat langsung kondisi para korban serta mendengarkan kebutuhan mendesak warga yang kini harus mengungsi akibat rumah mereka dilalap si jago merah. Sebagai bentuk respons cepat pemerintah, Abisai Rollo langsung menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat penanganan dan pemulihan bagi para korban terdampak.
“Pemerintah Kota Jayapura hadir untuk masyarakat. Kita memastikan kebutuhan dasar para korban, mulai dari tempat penampungan sementara, makanan, hingga kebutuhan mendesak lainnya dapat terpenuhi,” tegasnya.
ABR juga langsung memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat, termasuk Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan hingga Dinas PUPR agar berkolaborasi dalam penanganan darurat.
“Nanti didirikan tenda darurat untuk menampung para korban dan menyiapkan dapur umum. Bantuan juga segera kita siapkan untuk diberikan kepada warga yang terkena dampak,” jelasnya.
Pemerintah Kota Jayapura memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian penuh, termasuk bantuan logistik dan layanan kesehatan selama masa tanggap darurat berlangsung.
“Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR, BPBD dan Dinas Sosial untuk segera membangun tenda pengungsian dan membuka dapur umum untuk melayani para korban,” tambah ABR.
Di tengah situasi duka dan kepanikan warga, terdapat peristiwa haru yang terjadi sebelum kebakaran berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterima wali kota dari warga sekitar, di lokasi tersebut sedang berlangsung suasana duka cita. Saat api mulai membesar dan melahap rumah-rumah warga, masyarakat bahu membahu menyelamatkan jenazah ke rumah warga lain yang lebih aman agar tidak ikut terdampak kebakaran. Usai meninjau lokasi kebakaran, Abisai Rollo juga menyempatkan diri melayat ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sebagai bentuk empati kepada keluarga yang sedang berduka.
Atas peristiwa tersebut, ABR mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan instalasi listrik maupun kondisi keamanan lingkungan guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Sementara itu, aparat keamanan bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































