UNS Bantu Mesin Mixer Cilok Berbasis IoT kepada Industri Rumah Tangga di Sukoharjo

4 hours ago 4
Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Vokasi UNS bersama pemilik Industri Rumah Tangga (IRT) Cilok Mas Jambrong saat penyerahan dan pelatihan pengoperasian mesin mixer adonan aci berbasis Internet of Things (IoT) di Dukuh Dagas, Mranggen, Polokarto, Sukoharjo | Foto: Istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Teknologi Internet of Things (IoT) kini mulai diterapkan dalam proses produksi Industri Rumah Tangga (IRT) cilok di Kabupaten Sukoharjo. Tim pengabdian masyarakat Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) menyerahkan mesin mixer adonan aci berbasis IoT kepada Industri Rumah Tangga Cilok Mas Jambrong.

Industri Rumah Tangga tersebut  berada di Dukuh Dagas, RT 02/09, Kelurahan Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Mesin diserahkan oleh tim pengabdian yang dipimpin Eki Rovianto, M.T., bersama anggota tim dan dua mahasiswa.

Penyerahan mesin diterima langsung pemilik usaha, Faisal Anwar, bersama istrinya, Siti Muna Astuti.

Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Vokasi UNS memberikan pelatihan penggunaan mesin mixer adonan aci berbasis Internet of Things (IoT) kepada mitra Industri Rumah Tangga (IRT) Cilok Mas Jambrong di Sukoharjo | Foto: Istimewa

Tim pengabdian UNS juga memberikan pendampingan teknis dan pelatihan pengoperasian mesin di lokasi produksi mitra. Dalam pelatihan tersebut, dilakukan uji coba pembuatan cilok menggunakan mesin mixer. Hasilnya, penggunaan mesin membuat proses pengadukan adonan menjadi lebih mudah dan cepat hingga adonan mencapai kondisi kalis.

Penggunaan mesin juga membuat pembuat cilok tidak perlu lagi menguleni adonan secara manual dengan tangan. Kondisi tersebut membuat tangan tidak lagi merasakan panas yang berasal dari adonan aci saat proses pengulenan.

Yang menjadi keunggulan utama mesin tersebut adalah penerapan sistem IoT yang memungkinkan sejumlah parameter dalam proses pengadukan dipantau secara real-time.

Setidaknya ada lima parameter utama yang dapat dipantau, yakni konsumsi daya listrik, suhu mesin, waktu pengadukan, suhu adonan, dan tingkat kekentalan adonan.

Pemantauan tersebut membantu pengguna mengontrol proses produksi secara lebih terukur. Selain mendukung efisiensi penggunaan energi listrik, sistem tersebut juga membantu menjaga konsistensi tingkat kekentalan dan kualitas adonan.

Dalam proses pelatihan, mahasiswa yang tergabung dalam tim pengabdian UNS juga turut memberikan pendampingan terkait penggunaan sistem IoT pada mesin mixer.

Penerapan teknologi tepat guna tersebut diharapkan dapat membantu Cilok Mas Jambrong meningkatkan kapasitas sekaligus menjaga kualitas produksinya secara berkelanjutan.

Mahasiswa Sekolah Vokasi UNS memberikan penjelasan kepada mitra Industri Rumah Tangga (IRT) Cilok Mas Jambrong mengenai penggunaan sistem Internet of Things (IoT) pada mesin mixer adonan aci | Foto: Istimewa

Program tersebut juga sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kenyamanan serta efisiensi kerja.

Selain itu, penerapan mesin mixer berbasis IoT mendukung SDG 9 tentang industri, inovasi dan infrastruktur melalui modernisasi proses produksi Industri Rumah Tangga, serta SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui upaya efisiensi energi dan penggunaan bahan baku.

Kegiatan pengabdian tersebut terlaksana dengan dukungan pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2026.

Melalui penerapan teknologi tersebut, Tim Pengabdian Sekolah Vokasi UNS berharap Industri Rumah Tangga Cilok Mas Jambrong dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas, dan kualitas produksi sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|