WAMENA -Usai melakukan seleksi berkas dan asesment pada 25- 26 Februari lalu di Jayapura, kini seleksi terhadap Pejabat Tinggi Madya Sekda Pemprov Papua Pegunungan memasuki tahap akhir, dimana 3 calon harus mengikuti penulisan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara yang dipimpin timsel dari Kementrian dalam negeri.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Elyas Wenda mengakui jika untuk tahapan pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan ini menjadi tahap terakhir dari 3 calon yang mengikuti seleksi untuk menduduki jabatan ini.
Kepala BKPSDM Papua Pegunungan Elyas Wenda (foto:Denny/Cepos)“Untuk seleksi ini sudah masuk dalam tahapan penulisan makala, penelusuran rekam jejak dan juga wawancara yang dipimpin langsung oleh tim seleksi dari kementrian dalam negeri guna menindak lanjuti hasil dari seleksi berkas dan Asesment yang dilakukan BKN di Jayapura,”ungkapnya di hotel Grand Baliem Wamena Senin (30/1)
Menurutnya, usai melakukan seleksi ini, timsel akan melanjutkan merampungkan semuanya dalam pleno dan hasil itu menjadi bagian dari rekomendasi yang akan dilaporkan kepada Gubernur Papua Pegunungan yang akan meneruskan lagi kepada kementrian dalam negeri, dan dilanjutkan ke Presiden melalui Mensesneg.
“Sejak awal seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan, sesuai ketentuan itu peserta harus lebih dari 3 orang dan pada saat pendaftaran yang mendaftar itu 5 orang namun setelah seleksi administrasi 2 orang dinyatakan gugur dan 3 orang lolos,”jelas Elyas Wenda.
WAMENA -Usai melakukan seleksi berkas dan asesment pada 25- 26 Februari lalu di Jayapura, kini seleksi terhadap Pejabat Tinggi Madya Sekda Pemprov Papua Pegunungan memasuki tahap akhir, dimana 3 calon harus mengikuti penulisan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara yang dipimpin timsel dari Kementrian dalam negeri.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Elyas Wenda mengakui jika untuk tahapan pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan ini menjadi tahap terakhir dari 3 calon yang mengikuti seleksi untuk menduduki jabatan ini.
Kepala BKPSDM Papua Pegunungan Elyas Wenda (foto:Denny/Cepos)“Untuk seleksi ini sudah masuk dalam tahapan penulisan makala, penelusuran rekam jejak dan juga wawancara yang dipimpin langsung oleh tim seleksi dari kementrian dalam negeri guna menindak lanjuti hasil dari seleksi berkas dan Asesment yang dilakukan BKN di Jayapura,”ungkapnya di hotel Grand Baliem Wamena Senin (30/1)
Menurutnya, usai melakukan seleksi ini, timsel akan melanjutkan merampungkan semuanya dalam pleno dan hasil itu menjadi bagian dari rekomendasi yang akan dilaporkan kepada Gubernur Papua Pegunungan yang akan meneruskan lagi kepada kementrian dalam negeri, dan dilanjutkan ke Presiden melalui Mensesneg.
“Sejak awal seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan, sesuai ketentuan itu peserta harus lebih dari 3 orang dan pada saat pendaftaran yang mendaftar itu 5 orang namun setelah seleksi administrasi 2 orang dinyatakan gugur dan 3 orang lolos,”jelas Elyas Wenda.


















































