AMA Resmi Hentikan Penerbangan Perintis

13 hours ago 10

WAMENA – Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena memastikan telah mendapatkan surat pemberitahuan dari Associated Mission Aviation (AMA) yang menghentikan seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena Kabupaten Jayawijaya dan Dekai Kabupaten Yahukimo. Ini dampak dari insiden pembakaran dan pembunuhan.

Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional ini dilakukan untuk seluruhnya sampai dengan batas waktu yang belum dapat ditentukan, dan UPBU Kelas I Wamena juga sudah menerima surat pemberitahuan tersebut.

1-FITRAJAYAKepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu (FOTO:Denny/ Cepos)

Dijelaskan kebijakan penghentian seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai sebab AMA tak lepas dari aspek keselamatan dan keamanan penerbangan bagi awak pesawat, personil pendukung serta operasional perusahaan.

“Pengentian seluruh operasional AMA menjadi dampak dari pembakaran dan pembunuhan pilot asal Amerika, Nicholas F. Goselin di Lapangan Terbang Balinggama Kabupaten Yahukimo kemarin,”kata Fitrajaya. Kata Kepala UPBU Kelas I Wamena, dengan adanya surat pemberitahuan ini, maka untuk sementara penerbangan perintis penumpang tak tak ada layanan lagi dari AMA dan hal ini perlu di ketahui oleh masyarakat baik di Jayawijaya maupun Yahukimo.

“Kami belum tahu pasti kapan AMA akan kembali beroperasi lagi untuk penerbangan perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai, tentunya ini menjadi keputusan dari perusahaan tersebut,” jelasnya. Ia juga menambahkan, apabila penerbangan tersebut kembali aktif untuk melayani penerbangan perintis penumpang, maka pastinya akan kembali memberikan surat pemberitahuan lagi, namun untuk saat ini sangat dipahami untuk saat ini belum bisa dilakukan sebab insiden yang terjadi membuat aviasi tersebut harus menghentikan layanannya sementara waktu.

“Kami melihat informasi ini perlu disampaikan kepada masyarakat, sebab penerbangan AMA menjadi salah satu alternatif transportasi yang sering melayani warga untuk ke wilayah terpencil.” tutupnya. (jo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

WAMENA – Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena memastikan telah mendapatkan surat pemberitahuan dari Associated Mission Aviation (AMA) yang menghentikan seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena Kabupaten Jayawijaya dan Dekai Kabupaten Yahukimo. Ini dampak dari insiden pembakaran dan pembunuhan.

Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional ini dilakukan untuk seluruhnya sampai dengan batas waktu yang belum dapat ditentukan, dan UPBU Kelas I Wamena juga sudah menerima surat pemberitahuan tersebut.

1-FITRAJAYAKepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu (FOTO:Denny/ Cepos)

Dijelaskan kebijakan penghentian seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai sebab AMA tak lepas dari aspek keselamatan dan keamanan penerbangan bagi awak pesawat, personil pendukung serta operasional perusahaan.

“Pengentian seluruh operasional AMA menjadi dampak dari pembakaran dan pembunuhan pilot asal Amerika, Nicholas F. Goselin di Lapangan Terbang Balinggama Kabupaten Yahukimo kemarin,”kata Fitrajaya. Kata Kepala UPBU Kelas I Wamena, dengan adanya surat pemberitahuan ini, maka untuk sementara penerbangan perintis penumpang tak tak ada layanan lagi dari AMA dan hal ini perlu di ketahui oleh masyarakat baik di Jayawijaya maupun Yahukimo.

“Kami belum tahu pasti kapan AMA akan kembali beroperasi lagi untuk penerbangan perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai, tentunya ini menjadi keputusan dari perusahaan tersebut,” jelasnya. Ia juga menambahkan, apabila penerbangan tersebut kembali aktif untuk melayani penerbangan perintis penumpang, maka pastinya akan kembali memberikan surat pemberitahuan lagi, namun untuk saat ini sangat dipahami untuk saat ini belum bisa dilakukan sebab insiden yang terjadi membuat aviasi tersebut harus menghentikan layanannya sementara waktu.

“Kami melihat informasi ini perlu disampaikan kepada masyarakat, sebab penerbangan AMA menjadi salah satu alternatif transportasi yang sering melayani warga untuk ke wilayah terpencil.” tutupnya. (jo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|