Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

5 hours ago 7

JAYAPURA–Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak warga masih memilih mengungsi karena diliputi rasa takut. Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, dua warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat terkena tembakan, sehingga menambah trauma masyarakat yang terdampak konflik.

Untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga sekaligus meringankan beban para pengungsi, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan trauma healing serta menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa, pada Minggu (5/7). Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang masih terdampak konflik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan kegiatan trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang mengalami dampak langsung dari situasi keamanan. Menurutnya, keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.

“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujar Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik

. “Kami berharap kegiatan trauma healing dan bantuan kemanusiaan ini dapat mengurangi rasa trauma masyarakat sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal ketika situasi keamanan telah sepenuhnya pulih,” pungkasnya (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA–Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak warga masih memilih mengungsi karena diliputi rasa takut. Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, dua warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat terkena tembakan, sehingga menambah trauma masyarakat yang terdampak konflik.

Untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga sekaligus meringankan beban para pengungsi, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan trauma healing serta menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa, pada Minggu (5/7). Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang masih terdampak konflik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan kegiatan trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang mengalami dampak langsung dari situasi keamanan. Menurutnya, keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.

“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujar Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik

. “Kami berharap kegiatan trauma healing dan bantuan kemanusiaan ini dapat mengurangi rasa trauma masyarakat sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal ketika situasi keamanan telah sepenuhnya pulih,” pungkasnya (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|