Bahas Ketersediaan Migas, Gubernur Apolo Safanpo Undang Seluruh Stakeholder

11 hours ago 3

MERAUKE – Dalam rangka membahas ketersediaan minyak dan gas (Migas) di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo Safanpo mengundang seluruh stakeholder yang ada mulai dari Pertamina sebagai penanggung jawab, asosiasi suplayer dan distributor Migas, Kamis (2/4). Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze juga hadir dalam rapat yang berlangsung di Swiss Belhotel Merauke tersebut.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan, rapat koordinasi yang dilakukan ini dalam rangka mengantisipasi perubahan-perubahan geopolitik yang berdampak pada ekonomi secara khusus kelangkaan energi baik di tingkat nasional dan secara khusus di Papua Selatan.

FOTO AGubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Bupati Merauke Yoseph Bladiob Gebze dan Sales Area Manager Pertamina Papua Selatan-Pegunungan Andrew Ricky Tambunan membahas ketersediaan BBM dan LPG di Merauke, Kamis (2/4) (foto:Sulo/Cepos)

‘’Dari hasil presentasi yang disampaikan oleh Pertamina sebagai penanggung jawab utama, untuk ketersediaan BBM, tidak ada masalah. Stopk masih cukup dengan jadwal distribusi yang sudah masuk dan akan masuk lagi untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Papua Selatan,’’ katanya.

Namun yang menjadi masalah, lanjut Apolo Safanpo terkait ketersediaan gas elpiji. Jika selama ini, para suplayer dan distributor gas elpiji Pertamina tersebut bisa mendatangkan gas tabung dalam jumlah 2-4 kontainer maka saat ini, tinggal 1 kontainer sehingga distribusi tabung gas elpiji ke masyarakat tersebut berkurang.

Hal ini karena para suplayer tersebut pertama, mengaku kekurangan kontainer kosong di Surabaya. Keduanya, para suplayer gas elpiji non subsidi tersebut dikurangi 25 persen dari pengisian yang dilakukan selama ini.

MERAUKE – Dalam rangka membahas ketersediaan minyak dan gas (Migas) di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo Safanpo mengundang seluruh stakeholder yang ada mulai dari Pertamina sebagai penanggung jawab, asosiasi suplayer dan distributor Migas, Kamis (2/4). Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze juga hadir dalam rapat yang berlangsung di Swiss Belhotel Merauke tersebut.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan, rapat koordinasi yang dilakukan ini dalam rangka mengantisipasi perubahan-perubahan geopolitik yang berdampak pada ekonomi secara khusus kelangkaan energi baik di tingkat nasional dan secara khusus di Papua Selatan.

FOTO AGubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Bupati Merauke Yoseph Bladiob Gebze dan Sales Area Manager Pertamina Papua Selatan-Pegunungan Andrew Ricky Tambunan membahas ketersediaan BBM dan LPG di Merauke, Kamis (2/4) (foto:Sulo/Cepos)

‘’Dari hasil presentasi yang disampaikan oleh Pertamina sebagai penanggung jawab utama, untuk ketersediaan BBM, tidak ada masalah. Stopk masih cukup dengan jadwal distribusi yang sudah masuk dan akan masuk lagi untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Papua Selatan,’’ katanya.

Namun yang menjadi masalah, lanjut Apolo Safanpo terkait ketersediaan gas elpiji. Jika selama ini, para suplayer dan distributor gas elpiji Pertamina tersebut bisa mendatangkan gas tabung dalam jumlah 2-4 kontainer maka saat ini, tinggal 1 kontainer sehingga distribusi tabung gas elpiji ke masyarakat tersebut berkurang.

Hal ini karena para suplayer tersebut pertama, mengaku kekurangan kontainer kosong di Surabaya. Keduanya, para suplayer gas elpiji non subsidi tersebut dikurangi 25 persen dari pengisian yang dilakukan selama ini.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|