Pembersihan material sisa kebakaran di Desa Gedong Kecamatan Ngadirojo Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perjalanan pulang dari ladang berubah menjadi mimpi buruk bagi pasangan suami istri asal Dusun Pucungan RT 002/RW 001, Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Saat tiba di rumah, mereka mendapati kobaran api telah membesar dan melalap sebagian bangunan rumah, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Rumah yang terbakar merupakan milik Satimin, warga Desa Gedong. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar yang berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Respons cepat juga ditunjukkan jajaran Polsek Ngadirojo Polres Wonogiri. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak menuju lokasi dipimpin Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono.
Setibanya di lokasi, petugas kepolisian segera melakukan pengamanan area, membantu proses pemadaman bersama Damkar Kabupaten Wonogiri dan Damkar Kodim 0728/Wonogiri, sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada instalasi mesin pompa air yang berada di dekat sumur.
Percikan api kemudian menyambar tumpukan janggel atau tongkol jagung kering yang berada di samping kandang sapi. Karena material tersebut sangat mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat hingga menghanguskan bagian rumah.
Menurut keterangan saksi, saat kejadian Satimin bersama istrinya, Larmi, baru saja kembali dari ladang. Sesampainya di rumah, keduanya melihat api sudah membakar area sekitar mesin pompa air dan tempat penyimpanan janggel jagung.
Menyadari api terus membesar, Satimin segera berteriak meminta pertolongan kepada warga.
Teriakan tersebut mengundang warga sekitar berdatangan membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran.
Tidak lama kemudian, dua unit mobil Damkar Kabupaten Wonogiri dan satu unit mobil Damkar Kodim 0728/Wonogiri tiba di lokasi.
Petugas langsung melakukan penyemprotan pada titik api utama. Berkat koordinasi yang baik antara aparat, petugas damkar, TNI, kepolisian, dan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dimulai.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Selain membantu proses pemadaman, personel Polsek Ngadirojo juga melakukan serangkaian tindakan kepolisian di lokasi.
🟢 Langkah yang dilakukan petugas meliputi:
✓ Mengamankan lokasi kebakaran.
✓ Membantu proses pemadaman bersama tim gabungan.
✓ Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
✓ Mendata korban dan para saksi.
✓ Mengumpulkan keterangan untuk kepentingan penyelidikan.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kobaran api mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah beserta sejumlah fasilitas dan barang milik korban.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Secara terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun peralatan elektronik rumah tangga.
“Masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah. Segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

16 hours ago
7

















































